
Begitu pagar besi di buka oleh seseorang dari dalam mobil langsung masuk, ku pandangi rumah yang begitu besar dan megah, bersyukur kah aku memiliki mertua yang kaya raya dan begitu menyayangi ku tapi suami ku ndak perduli terhadap ku jawaban nya ntah lah, tetapi aku tetap bersyukur apa pun yang di berikan Tuhan ke pada ku.
"kamu kenapa? sentuhan tangan nya di punggung ku membuat ku terkejut
" anu.. ndak mi?
"ayuk turun? pintu mobil ku buka seorang wanita paruh baya sudah menyambut kami" bi surti ini menantu saya?
"selamat datang non? sambut nya dengan sedikit membungkuk kan badan nya
"Terima kasih bi? senyuman yang ramah mengingatkan ku pada bi munah
"semoga betah non?
"mudah mudahan? pak kardi menenteng tas ku dan di bawa langsung ke dalam
"pak kardi?
" iya nya?
"mana barang bawaan saya?
" ini nya? dengan menyerahkan tas toko ke mami
"Terima kasih pak?
" iya nya?
"ini buat kamu? kata mami dengan menyerahkan beberapa tas toko ke pada ku
" apa ini mi?
"buka aja? ku buka dan ku keluarkan beberapa stel baju model hamil dengan merk branded" ini untuk siapa mi?
"untuk kamu karena mami yakin baju kamu pada gak muat semua?
" tapi ini terlalu mahal mi?
"jangan kamu lihat mahal nya ga, itu belum cukup untuk untuk ucapan terima kasih mami ke kamu ga?
"Terima kasih apa mi?
"karena kamu memberi mami calon cucu?
" semua ini lebih dari cukup mi?
"mami ingin ketika cucu mami lahir dia gak akan kekurangan sedikit apa pun ga?
" Terima kasih mi, Terima kasih telah menerima ku dengan tangan terbuka meskipun aku terlahir dari keluarga ndak punya mami tetap menerima ku?
"sudah sudah? kata nya dengan mengusap pipi ku
" bi surti?
"iya nya?
" bawakan semua barang ini ke kamar utama?
"baik nya?
" rumah ini terlalu besar buat aku mi?
"kalau besar ya jangan kamu kelilingi?
" maksudnya bukan begitu mi?
"iya mami paham? bi surti berjalan ke arah kami
__ADS_1
" ada lagi nya?
"oya kamu masakin menu yang enak ya?
" baik nya?
"kamu istirahat aja dulu ya, mami mau nelpon papi kamu dulu? kata nya" bi surti?
"dalam nya?
" antarkan iga ke kamar nya bi? dengan memandang lembut ke arah ku
"baik nya, mari non? ajak nya
" mi duluan ya? mami menganggukkan kepala dan aku mengikuti langkah bi surti
"bi,,,? panggil ku ketika kami mulai menaiki anak tangga
" ada apa non?
"mesti ya saya tidur di atas?
" iya non?
"saya ndak terbiasa tidur di lantai atas bi karena saya ndak biasa turun naik anak tangga?
" lama lama non iga akan terbiasa, lagian ini kamar nyaman sekali non?
"saya sudah terbiasa tidur dimana saja bi? bi surti memandangku terheran heran
" ya gak mungkin dong non iga tidur di sofa?
"saya juga sudah terbiasa tidur di sofa, dilantai beralaskan tikar?
" serius non?
" bibi gak percaya non?
"kenapa?
" ya gak percaya aja? jawab nya aku hanya tersenyum"ini kamar nya non? dengan menunjuk pintu
"ini kamar nya ya bi?
" iya non?
"terima kasih bi?
" sama sama non, kalau begitu saya tinggal ya non? aku menganggukkan kepala, pintu kamar di tutup oleh nya kini tinggal aku sendiri di kamar yang begitu besar ku baringkan tubuhku begitu nyaman, tubuh ku yang terasa sakit hilang rasa nya, ku pejamkan mata ku dan aku pun tertidur dengan pulas.
"pi? telpon mami
" ada apa mi?
"mami sudah mengajak iga untuk tinggal di rumah kita yang di pondok indah?
" iga nya mau gak mi?
"mau pi? jawab nya dengan penuh semangat" mami udah gak sabar pi, nunggu cucu mami lahiran pi, oya pi mobil dan pak kardi mami tinggal untuk supir nya iga mi?
"maksud mami?
" mami gak tega pi lihat iga kemana mana jalan kaki pi?
"kalau itu mau mami ya udah, kapan mami pulang?
"mungkin besok pagi pi?
__ADS_1
" ya udah? telpon di matikan mami tersenyum senyum sendiri
waktu sudah menunjukan angka 18.50, aku masih tertidur pulas di kamar
"iga dimana bi? tanya mami
" masih di kamar nya?
"belum turun?
" belum nya?
"tolong panggilkan bi?
" baik nya?
"bilang sama dia kalau makan malam udah siap?
" baik nya?
bi surti meninggalkan mami di ruang TV, aku sudah selesai mandi dan aku sedang duduk dengan merapikan rambut ku yang panjang, "tok... tok..?
" masuk?
"maaf non makan malam sudah siap?
" iya bi, bibi duluan aja nanti saya nyusul?
"baik non? bi surti meninggalkan ku, rambut ku kepang satu benar benar kelihatan kalau aku adalah gadi kampung. mami melihat ku dari bawah dengan tersenyum, perut ku memang sudah kelihatan membesar.
" sini? panggil mami dari bawah
"ada apa mi?
" waktu nya makan malam, yuk bi surti sudah menyiapkan semuanya? aku mengikuti langkah mami menuju meja makan, begitu aku duduk mami langsung mengambilkan piring untuk ku dan di isi dengan semua menu yang tersedia di meja makan
"mi itu banyak sekali?
" biar cucu mami cepat besar? ha memang bisa ya bayi dalam perut cepat besar ketika kita makan dengan porsi banyak
"aku baru dengar mi?
" maka nya mami kasih tau?
"tapi makan ku juga sudah banyak mi?
" banyak tapi gak sehat? aku diam mendengar kata mami, sebenarnya aku juga ingin makan yang enak dan juga sehat setiap hari tapi terlalu banyak kebutuhan yang harus aku penuhi, suami ku ah benar kah dia suami ku, aku merasa memiliki suami tapi terasa janda, ketika aku di katakan janda tapi aku masih punya suami. tapi di mana tanggung jawab nya. makan malam telah selesai,
"mami mau tidur sama kamu? kata mami, aku tersenyum nyengir karena perut ku terasa keram, ku usap bawah perut ku yang terasa keram
" kamu kenapa ga?
"ndak ada mi? jawab ku dengan menahan sakit yang teramat, mami mendekati ku
" jangan bohong sama mami? kata nya dengan menuntunku di bawa ke kamar, sesampai di kamar ku duduk kan pantat ku dan ku badan ku tompa kan pada kedua tangan ku di belakang"sakit banget ya? tanya mami dengan nyengir, aku tersenyum dengan mengusap perutku dengan tangan kanan"mami takut ga?
"takut kenapa mi?
" kalau kamu ada apa apa siapa yang akan menemani kamu?
"bi surti dan pak kardi ada mi?
" tapi mami gak percaya ga?
"dengan mereka? mami memandangku dengan menggelengkan kepala
" percaya sama aku mi semua nya akan baik baik mi? ku baringkan badan ku dan tetap ku usap usap perut ku, mami membaringkan tubuh nya di sebelah ku kami saling pandang, tangan ku memainkan perut ku yang besar, dan kami pun ndak tau jam berapa kami tertidur.
__ADS_1