
HAPPY READING GUYS
__________________
" aku sedang mengunjungi restaurant milik temanku dan kebetulan aku melihatmu dan KJ sedang dalam masalah jadi aku menolongmu" sahut Harry dengan senyuman yang tak pernah lepas dari wajahnya yang terbilang cukup tampan itu...
" aku sangat berterima kasih atas pertolonganmu Harry aku tidak tau harus dengan apa aku membayar hutang budi ku" ujar Ana
" bagaimana dengan makan bersamaku malam ini?" Tanya Harry,
" tuan tidak mengijinkan nona Ana untuk pergi kemana-mana saat ini," ujar KJ membuat Harry tersenyum kecil...
" dia aman bersamaku kawan, kau tenang saja" ujar Harry
" KJ benar Harry, papa pasti tidak akan mengijinkanku keluar rumah setelah kejadian kemarin" ujar Ana membuat KJ tersenyum penuh kemenangan
" tapi kalau kau mau aku bisa menjamu mu malam ini dirumah ku" ujar Ana kini giliran Harry yang tersenyum penuh kemenangan
" baiklah kalau begitu, aku begitu tersanjung atas tawaranmu kalau begitu aku permisi dulu Ana, sampai jumpa nanti malam" ujar Harry lalu beranjak dari sofa itu
" ayo aku antar ke depan" ujar Ana lalu mengantar Harry ke luar, KJ pun mengekori Ana dari belakang...
" kita bertemu nanti malam ya" ujar Harry lalu masuk ke dalam mobilnya
" hati-hati dijalan ya" ujar Ana sambil tersenyum manis pada Harry
" iya nona cantik" ujar Harry lalu melajukan mobilnya keluar dari halaman rumah Ana
" apa tidak apa-apa jika nona dekat dengan orang itu? Apakah dia teman nona?" Tanya KJ penasaran
" dia teman baruku, orang tuanya adalah rekan bisnis papa, jadi aku tidak terlalu khawatir dekat dengannya, kau juga harus berlaku baik padanya karena dia temanku mengerti?" Tanya Ana menoleh kearah KJ
" baik nona, saya mengerti" sahut KJ singkat
" yasudah, berhubung aku hari ini tidak akan kemana-mana, jadi kau boleh libur menjagaku nikmatilah hari liburmu ini" ujar Ana sambil menepuk dada KJ lalu berjalan masuk ke dalam rumah, KJ menyentuh dadanya yg dipegang Ana barusan dengan raut wajah yang sulit diartikan...
"Hmmm...." gumamnya pelan
Malam harinya Ana tengah bersiap di kamarnya untuk makan malam bersama dengan Harry
" nona Ana? Tuan Harry sudah datang" ujar Mark dari balik pintu kamar Ana
" iya sebentar Mark" ujar Ana sambil merapikan rambutnya lalu keluar dari kamarnya itu...
" mana KJ?" Tanya Ana
" KJ sedang keluar nona" ujar Mark
__ADS_1
" keluar? Kemana?" Tanya Ana
" saya juga tidak tau nona, dia hanya bilang akan keluar sebentar" sahut Mark
" yasudah, ayo turun" ujar Ana lalu mendahului Mark untuk turun dan menemui Harry
" selamat malam princessku" sambil mengecup punggung tangan Ana
" maaf membuatmu menunggu lama" ujar Ana
" tidak masalah, selama apapun itu aku akan menunggumu dengan sabar" ujar Harry dengan lembut, Mark yg mendengar gombalan Harry pun memasang mimik wajah ingin muntah
" nona, tuan Gerald sudah menunggu di meja makan" ujar Mark
" baiklah, ayo Harry kita langsung ke meja makan saja" ujar Ana, Harry pun mengikuti Ana yang berjalan menuju meja makan
" selamat malam tuan Gerald" ujar Harry sopan
" selamat malam, selamat datang di rumah kami nak... ayo silahkan duduk" ujar papa Ana menyambut Harry dengan ramah
" terima kasih atas sambutannya paman, oh iya bagaimana kabar paman?" Tanya Harry basa-basi
" baik, bagaimana kabar ayahmu?" Tanya Gerald
" papa baik paman" sahut Harry
" Ana ayo duduk sayang, mana KJ?" Tanya Gerald
" ya sudah biarkan dia berjalan-jalan sebentar, lagi pula dia belum libur semenjak jadi pengawalmu kan" ujar Gerald, dinner pun berjalan dengan tenang dan hangat, sesekali Harry bercerita tentang keluarganya... begitupun dengan tuan Gerald yg menceritakan tentang masa kecil Ana...
" oh iya paman, apa latar belakang KJ hingga dia bisa menjadi pengawal Ana, bukan kah harusnya paman mencari pengawal yg betul-betul handal dibidangnya?" Tanya Harry
" maaf Harry, tapi paman tidak bisa memberi tahu siapapun latar belakang KJ, tapi yg jelas KJ itu sangat handal dan terpercaya, dia orang yang paling dipercaya oleh sahabat paman... jadi paman sangat yakin pada kemampuannya" sahut Gerald
" Harry sarankan paman mencari pengawal di agent yg sudah jelas paman mereka orang-orang terpilih dan latar belakangnya jelas" ujar Harry pada Gerald
" terima kasih atas saranmu, tapi paman lebih percaya pada KJ karena ia adalah orang kepercayaan sahabat paman itu... jika dia saja bisa sangat percaya pada KJ paman tidak perlu menghawatirkan apapun..." ujar Gerald penuh keyakinan, Ana menatap papanya dengan tatapan penuh rasa penasaran, setelah mendengar penuturan tuan Gerald Harry hanya diam dan sibuk dengan makan malamnya...
"terima kasih atas makan malam ini paman, Ana, sepertinya Harry harus segera pulang karena sudah terlalu larut sekarang" ujar Harry
" biar aku antar ya" ujar Ana lalu beranjak dari kursinya lalu mengantar Harry ke depan
" Mark?" Panggil tuan Gerald
" iya tuan?" Ujar Mark
" apa KJ belum kembali?" Tanya tn Gerald
" belum tuan" ujar Mark
" yasudah" ujar tuan Gerald lalu beranjak dari kursinya dan berjalan menuju ruang kerjanya
__ADS_1
Diluar...
" aku senang bisa mengobrol dengan papamu" ujar Harry tersenyum senang
" aku juga senang bisa mengenalmu lebih jauh lagi" ujar Ana membalas senyumannya
" baiklah, aku pulang dulu ya cantikku .." ujar Harry lalu masuk kedalam mobilnya
" aku pulang ya, jangan rindu padaku" ujar Harry dengan PD'nya sambil mengedipkan matanya pada Ana..
" jangan bermimpi Harry" ujar Ana kesal
" bye" ujar Harry lalu melajukan mobilnya
Setelah melihat mobil Harry keluar Ana pun masuk kedalam rumah, dilihatnya jam sudah menunjukan pukul 12 malam tapi belum ada tanda-tanda kalau KJ sudah kembali ke rumah...
" kemana dia" gumam Ana, dia pun bergegas menuju kamar untuk mengambil ponselnya
" sudah malam belum kembali awas kalau pulang!" Gerutunya sambil menekan beberapa nomer lalu menelpon nomer itu dengan cepat
" halo?" Sapa KJ
" kau dimana?" Tanya Ana
" saya sedang diluar nona, apa terjadi sesuatu?" Tanya KJ
" cepat pulang!" Omel Ana lalu mematikan sambungan telponnya, tak lama kemudian KJ pun kembali, dan Ana telah menunggu di pintu
" nona?" Gumam KJ
" kau pikir ini rumahmu? Kau pikir kau bisa keluar masuk seenak hatimu?" Ujar Ana dengan nada tinggi dan terlihat kesal
" maaf nona saya tidak bermaksud kurang ajar" sahut KJ
" kalau kau tidak mau dipecat jangan melakukan sesuatu sesuka hatimu" ujar Ana lalu masuk kedalam rumah
" aku kuliah pagi besok, segera tidur dan jangan sampai terlambat bangun" ujar Ana tanpa menoleh kearah KJ
KJ hanya bisa menghela nafas berat melihat sifat arogan nonanya itu, sementara itu Ana membanting keras pintu kamarnya, entah apa yg membuatnya begitu terlihat kesal saat ini...
" ada apa denganku? Kenapa aku khawatir jika KJ tidak ada di dekatku" batin Ana
Keesokan harinya Ana turun dari kamarnya untuk segera sarapan sebelum pergi ke kampus, seperti biasa Mark selalu menyambut Ana di ujung tangga namun ada yg berbeda, pagi ini KJ juga terlihat menyambut Ana di ujung tangga...
________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys..
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1