Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Menjauh


__ADS_3

 


HAPPY READING GUYS


 


________________


" jadi nona Ana yang memintamu??" tanya Mark dan KJ mengangguk tanpa menjawab pertanyaan Mark itu


" sepertinya nona Ana menyukaimu KJ," kata-kata Mark membuat KJ memijat keningnya frustasi...


" dia tidak boleh menyukaiku, ini tidak boleh terjadi," batin KJ


" kau juga menyukai nona Ana??" Tanya Mark, KJ terdiam sejenak


" tidak, aku tidak akan berani mencintainya... dia akan selalu dalam bahaya jika bersamaku..." ujar KJ tanpa melihat kearah Mark, tanpa mereka sadari Ana mendengar semua yang mereka katakan sedari tadi dari samping teras kamar KJ, matanya berkaca-kaca dan bibirnya bergetar menahan tangisnya...


Ana langsung berlari menuju kamarnya sambil menghapus air mata yang hampir saja mengalir dari sudut matanya itu...


di dalam kamar ia menangis sejadi-jadinya...


" bodoh, kau pikir KJ menyukaimu? Kau seperti wanita murahan Ana!" Umpatnya pada dirinya sendiri


Selama berhari-hari Ana tidak bertatap muka dengan KJ, untuk sarapan pun Mark dan beberapa pelayan lainnya lah yang mengantarkannya ke kamar...


" sudah 3 hari kulihat nona Ana selalu di kamarnya, menurutmu apa terjadi sesuatu padanya?" Mark bertanya pada KJ yang sedang memainkan ponselnya


" entahlah," sahut KJ singkat


" atau jangan-jangan, dia marah padamu! Gara-gara ciuman itu" tebak Mark lalu KJ menatap Mark sejenak...


" menurutmu apa mungkin dia marah?" Tanya KJ


" mungkin saja, sebaiknya kau minta maaf padanya sebelum dia memecatmu seperti bodyguardnya yang sudah-sudah" ujar Mark pada KJ, tanpa pikir panjang KJ langsung naik menuju kamar Ana yang terletak di lantai 2 itu


" toktoktok"


" nona Ana ?ini aku KJ" ujar KJ dari luar, tak lama kemudian pintu kamar terbuka memperlihatkan Ana yang tampak begitu berantakan, kantung mata yang menghitam dan wajah yang pucat membuat KJ khawatir...


" nona baik-baik saja??" Tanya KJ khawatir


" ada apa?" Tanya Ana tanpa menjawab pertanyaan KJ


" aku ingin meminta maaf tentang kejadian beberapa hari yang lalu, maafkan aku nona" ujar KJ sambil membungkukkan tubuhnya


" hanya itu saja? Aku sudah melupakannya jangan khawatir" ujar Ana lalu menutup pintu dengan kasar di depan wajah KJ, KJ hanya menatap kosong kearah pintu kamar Ana itu,

__ADS_1


Sementara di dalam kamar, Ana tampak memasang wajah datarnya, dia berjalan pelan menuju meja rias, Ana menatap wajahnya yang terpantul dari kaca di depannya itu...


" kau menyukai pria yang sama sekali tidak menginginkanmu, kau bahkan memintanya mencium mu, kau benar-benar seperti wanita murahan Ana" umpatnya pada dirinya sendiri


Selama beberapa saat Ana hanya diam sampai suara ketukan pintu kembali menyadarkannya...


" nona Ana? Di depan ada nona Davika" ujar Mark dari luar pintu, Ana langsung keluar dan menyuruh Davika untuk langsung masuk ke kamarnya...


" nomer mu tidak aktif selama 3 hari, kau baik-baik saja kan Ana?" Tanya Davika saat dia sudah ada di dalam kamar Ana...


" aku sedang tidak ingin mengaktifkan ponselku" ujar Ana singkat


" ada apa? Kau terlihat tidak baik, kau sakit?" Tanya Davika beruntun


" aku butuh seseorang untuk mendengarkan ceritaku


mau kan kau mendengarkannya?" Tanya Ana pada Davika


" aku disini, ceritakan segalanya yg mengganggu pikiranmu, jangan tanggung bebanmu sendirian" ujar Davika perhatian,


Ana pun mulai bercerita pada sahabatnya itu, terkadang Davika mengelus punggung Ana untuk menenangkannya...


" hiks, sekarang untuk bertemu dengannya saja aku merasa begitu rendah dan malu Dav," ujar Ana menangis


" sudahlah, mulai sekarang lebih baik kau jaga jarak dengannya untuk memulihkan harga dirimu, lama-kelamaan KJ juga akan melupakannya,jangan terlalu dipikirkan kau bisa sakit" sahut Davika


" kabar apa??" Tanya Ana penasaran


" kau di tunjuk menjadi senior tercantik tahun ini dan kau akan di pasangkan dengan Harry sebagai king & queen di acara prom night nanti," ujar Davika


" dengan Harry?" Tanya Ana


" iya dengan Harry, kau tau kan Harry sangat menyukaimu, cobalah buka hatimu untuknya, siapa tau kau bisa melupakan perasaanmu pada KJ" ujar Davika, Ana terlihat berpikir sejenak, pernyataan Harry tempo hari kembali teringat di benaknya...


" mungkin ini saat yang tepat untuk ku membalas perasaan Harry" batinnya


" tapi sepertinya aku tidak bisa ikut prom night dav, papa tidak akan mengizinkan," ujar Ana


" kau tidak perlu khawatir, hanya orang-orang yang mendapatkan undangan yang bisa masuk ke gedung tempat prom night di laksanakan, panitia juga sudah menyiapkan petugas keamanan untuk menjaga acara" ujar Davika penuh keyakinan


" baiklah, aku akan bicara pada papa" sahut Ana


" yess kalau begitu aku akan memberitahu panitia kalau kau siap dan mau menjadi queennya nanti" ujar Davika, Ana tersenyum lalu mengangguk


" hari ini akan ada gladi kotor di gedung utama kampus, bersiaplah, kau harus hadir disana" ujar Davika


" baiklah, tunggu sebentar ya aku mandi dulu" sahut Ana

__ADS_1


1 jam kemudian Ana dan Davika pun turun dari kamarnya...


" nona mau kemana?" Tanya KJ


" ke kampus" ujar Ana singkat tanpa menoleh kearah KJ


"saya akan siapkan mobil nona..." ujar KJ namun dengan cepat ditolak oleh Ana


"aku akan pergi dengan Davika" sahutnya ketus


"tidak bisa nona... saya harus mengantar nona kemanapun nona mau pergi" sahut KJ tegas


"aku bilang aku akan pergi bersama Davika kau tidak dengar hah?!" bentak Ana pada KJ tanpa sedikitpun melirik padanya...


"tetap tidak bisa nona Ana... ini adalah kewajiban saya untuk melindungi nona... jika nona tetap bersikeras untuk pergi tanpa saya maka lebih baik nona tidak usah keluar dari rumah ini" sahut KJ tegas dengan sorot matanya yang tajam... sorot mata yang belum pernah Davika lihat sebelumnya, sedangkan Ana tetap tidak sedikitpun bergeming...


"sudah-sudah kau ikuti saja dari belabg ya KJ... Ana akan satu mobil denganku... itu tidak apa-apa kan?" tanya Davika yang sedikit bergidik ngeri menatap mata KJ yang menakutkan menurutnya sekarang ini...


Mendengar itu KJ pun menyetujuinya dan tatapan matanya mulai melembut lagi...


"siapa dia sebenarnya? auranya kuat sekali" batin Davika penasaran


Akhirnya merekapun menuju kampus dengan cepat....


di dalam mobil Davika...


"aku harus keras padanya, jika tidak aku tidak akan bisa melupakan perasaanku padanya Dav..." ujar Ana pelan


"aku tau... dan aku paham... tapi aku tidak setuju dengan caramu itu karena membahayakan dirimu sendiri... kau tau kan hanya KJ saja yang mampu melindungi dirimu sekarang?" sahut Davika


"ini sulit untukku Dav..." ujar Ana sambil menundukkan kepalanya


sesampainya di kampus, mereka langsung menuju aula latihan...


"Hay nona manisku..." sapa Harry pada Ana


"Hay juga Harry..." sahut Ana


"ayo semuanya latihan akan segera dimulai" teriak pelatih itu sesaat setelah Ana sampai


"Ayo Ana... kita harus segera berlatih dansa bersama..." ajak Harry sambil menarik tangan Ana menuju panggung yang sudah ada pelatih yang berdiri disana... sementara KJ menatap mereka dengan tatapan datarnya...


_________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2