Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Ciuman itu


__ADS_3

 


HAPPY READING GUYS


 


________________________


Masih di ruang kerja tuan Gerald...


" pa? Boleh Ana bertanya sesuatu?" tanya Ana pada papanya


" tentu sayang tanyakan lah...." sahut tuan Gerald pada putri kesayangannya ini...


" sebenarnya apa latar belakang KJ pa?" tanya Ana dengan wajah yang begitu penasaran...


Pertanyaan Ana berhasil membuat tuan Gerald terdiam...


" apa yg membuatmu ingin tau?" Tanya tuan Gerald


" sudah 1 bulan lebih KJ menjadi bodyguard Ana dan Ana sama sekali tidak tau apapun tentang latar belakang KJ, apa pekerjaannya sebelum ini, siapa orang tuanya tempat tinggalnya semuanya, yang Ana tau hanya namanya itupun bukan nama aslinya... itu hanya kode namenya, Ana juga ingin mengenal KJ pa" sahut Ana


" tidak ada yang bisa ayah beritahu padamu sayang... karena papa juga sebenarnya tidak tau... dia adalah orang kepercayaan dari sahabat baik papa di Thailand... kau masih ingat paman Kim mu itu kan?" tanya tuan Gerald sambil tersenyum pada Ana


"tentu pa... paman tampan Kim Hans..." sahut Ana terkekeh pelah


"KJ adalah orang kepercayaan paman Kim tampanmu itu... KJ adalah orang yang paling kuat dan yang paling dipercaya oleh Kim... saat seorang Kim Hans begitu percaya padanya maka kita tidak perlu meragukan apapun tentang KJ sayang..." ujar tuan Gerald


"hmmmm... apa KJ memang serumit itu pa..." gumam Ana dan papanya hanya menanggapinya dengan senyuman...


***


Selama berhari-hari Ana hanya diam dirumah tanpa melakukan kegiatan apapun, namun karena selalu ditemani KJ Ana sama sekali tidak pernah merasa bosan, walau terkesan pendiam tapi KJ selalu mampu mencairkan suasana...


" hahaha kau kalah!" Ejek Ana saat KJ kalah bermain kartu UNO dengannya


" nona curang, aku hampir saja menang tadi" ujar KJ


" kalau kalah ya kalah saja jangan banyak alasan deh... cemen sekali" ledek Ana


" iya-iya aku mengaku kalah" ujar KJ mengalah oada Ana


" agar tambah seru bagaimana kalau yang kalah diberi hukuman?" Usul Ana tiba-tiba


" hukuman?? Boleh juga" ujar KJ tertantang


" kalau kau kalah kau harus menuruti semua keinginanku, setuju??" Ujar Ana


" kalau nona yang kalah??" Tanya balik KJ


" kalau aku kalah, aku akan membuatkan mu sarapan setiap pagi" ujar Ana, KJ tersenyum kecil

__ADS_1


" baik siapa takut" sahut KJ memasang wajah sombongnya


Ana segera mengocok kartu-kartu itu dengan cepat dan membagikannya, selama beberapa menit permainan berlangsung tegang dan sengit, dan pada akhirnya...


" yeayy!!! Aku menang!" Ana berteriak kegirangan sementara KJ berpura-pura memasang wajah kesal karena kalah


" ah lagi-lagi curang," ujar KJ tersenyum jahil pada Ana


" kau saja yang selalu kalah wlee!!" Ledek Ana pada KJ


" baiklah-baiklah... karena aku kalah aku siap diberi hukuman" sahut KJ pasrah


" hukumannya adalah, 'cium' aku" ujar Ana menatap KJ, membuat KJ menelan ludahnya


" a-apa??" KJ terbata mendengar hukuman yang ia dapatkan


"dia menjebakku atau bagaimana?" batin KJ panik


" haruskah aku mengulang kata-kataku KJ?" tanya Ana menyeringai


" aku akan melakukan hukuman apapun asal jangan itu nona..." KJ mencoba bernegosiasi dengan Ana


" tapi aku mau kau melakukan hukuman itu" Ana tetap bersikukuh pada pendiriannya


" kau laki-laki yang tidak bertanggung jawab ya?" Sindir Ana membuat KJ sedikit tersinggung


" baiklah nona, hanya di pipi kan??" Tanya KJ ragu-ragu dan terlihat sedikit gugup


" mati aku" batin KJ


" tidak bisa kah ditempat lain??" Tanya KJ


" kenapa?? Hanya 1 ciuman kecil," ujar Ana enteng


" nona, aku tidak bisa... ini terlalu..." sahut KJ ragu lalu ia menggaruk tengkuknya gugup


" pengecut" ejek Ana lagi, dipanggil pengecut membuat harga diri KJ memberontak..


"seorang KJ pengecut? lalu pria lain disebut apa? super pengecut?" batin KJ


" aku bukan pengecut" sahut KJ tertawa kecil


" PENGECUT!" ucap Ana menekankan suaranya saat mengatakan KJ pengecut


KJ yang tidak terima di panggil pengecut berkali-kali langsung menerkam Ana dan 'cup' bibirnya mengecup bibir Ana pelan...


mata Ana terbelalak seketika namun sejurus kemudian Ana melumat bibir tipis KJ dengan lembut, KJ yang terbawa suasana pun perlahan membalas lumatan Ana dengan mesra, keduanya hanyut dalam ciuman itu sampai..


" muahh, maaf, aku terbawa suasana nona" ujar KJ lalu beranjak bangun dari tempat tidur Ana


"lebih baik dihentikan sebelum benar-benar tidak bisa mundur lagi..." batin KJ

__ADS_1


" aku keluar sebentar nona" tanpa menunggu jawaban Ana KJ langsung bergegas keluar,


Sementara Ana hanya diam sambil menyentuh bibirnya yang sedikit basah akibat kegiatannya dengan KJ barusan...


" dia menciumku," batin Ana, seutas senyum terukir di bibir ranumnya itu... senyuman yang sangat manis...


Sementara itu di luar, KJ sibuk merutuki dirinya sendiri...


" bodoh! Apa yang sudah kau lakukan KJ!! Dasar bibir laknat! Berani-beraninya kau mencium nona Ana!" Rutuknya sambil memegang bibirnya sendiri


" KJ? Sedang apa kau disitu?" Suara Mark membuat KJ terperanjat


" ti-tidak ada" sahut KJ terbata


KJ langsung pergi menjauh dari Mark...


" ada apa dengan anak itu" Mark menatap punggung KJ yang telah menjauh dengan heran...


Ditempat lain...


" jadi dia berhasil lolos?" Tanya pria yg sedang menghisap sebatang rokok yang dipegangnya...


" sepertinya bodyguardnya benar-benar terlatih tuan, 10 orang kuat kita menghajarnya, ia sudah di hajar sampai babak belur pun tetap saja orang suruhan kita yang kalah dan akhirnya masuk ke penjara semuanya" sahut pria lain yang berdiri di belakang pria yang sedang merokok itu


" cari tau semuanya tentang bodyguard itu, latar belakangnya orang tuanya semuanya,aku ingin kau dapatkan informasi tentangnya besok" ujar pria itu lalu mematikan api di rokoknya


" baik tuan" sahut pria itu menerima perintah


Di Kediaman Gerald...


KJ terlihat begitu gusar berkali-kali ia mengacak rambutnya frustasi, dia duduk di teras di dekat kamarnya...


" ada apa denganku, kenapa aku bisa mencium nona Ana! Bodoh kau KJ!!" Rutuknya pada dirinya sendiri


" APA!!!KAU MENCIUM NONA ANA!" Teriak Mark yang tiba-tiba datang membawa kopi di tangannya


" bukan, bukan begitu maksudku Mark!" KJ mencoba meyakin kan Mark bahwa apa yang di dengarnya tidak sepenuhnya benar


" dasar pervert! Kemari kau, akan aku beru pelajaran bibirmu ini kemari!!" Umpat Mark yang langsung menarik kepala KJ dan hendak menyiramkan kopi panas kearah bibir KJ, namun dengan cepat KJ tepis hingga cangkir kopi itu terpental cukup jauh


"jangan berusaha membully'ku atau kau akan menyesalinya" ujar KJ menatap Mark tajam


Mark belum pernah melihat tatapan tajam yang mematikan ini dari KJ, hawa membunuhnya sangat pekat terasa...


"bercanda... maaf bercandaku keterlaluan..." ujar Mark


___________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2