
HAPPY READING GUYS
________________________
"Kita nyanyikan sebuah lagu terakhir malam ini... One only - Pamungkas" ujar Art kemudian yang lainnya langsung memainkan musiknya...
(Author sarankan kalian mendengarkan lagunya juga di YouTube agar feelnya dapat dirasakan lebih dalam lagi ya 😆)
Oo....
There you are...
Sittin' still all stripes and lonely...
Hidin', wishin', waitin'...
While I'm, Here I am...
Standin' still stare at you only...
Everythin' gets blurry...
All I want is just to stay...
You can't shake me...
I would never dare....
Let go...
Through the talkin' and the walkin'...
I will give you all my lovin'............
Start countin' all the days...
Forever I will stay with you...
With you one only you....
Go far and roam about...
Comeback and callin' out to me...
To me one only me.......
Oo, I'm in love...
What did I do To deserve you...
You tell me what did i do...
To be with you, love....
To be the one you runnin' into....
When the days do come through...
All I want is just to stay...
You can't shake me...
I would never dare...
Let go....
__ADS_1
Through the talkin' And the walkin'....
I will give you all my lovin'....
(All of my, all the good lovin')....
Start countin' all the days....
Forever I will stay with you....
With you one only you....
Go far and roam about....
Comeback and callin' out to me....
To me one only me...
Well I'm luckiest...
To be the one...
Be the one...
To get you, to get you, to get you...
Now....
Well I'm happiest...
To found the one...
Found the one...
Found the one only kinda love...
Yeah....
Start countin' all the days....
Forever I will stay with you....
With you one only you....
Go far and roam about.....
Comeback and callin' out to me...
To me one only me...
Oo... Uu....
(I wanna follow you forever) Yeah...
(With you, one only you)...
Oo, I'm in love....
What did I do to deserve you...
You tell me what did I do....
Hening sejenak....
Lalu semuanya bersorak sambil bertepuk tangan karena lagu terakhir ini benar-benar menyentuh... Lembut dan begitu menenangkan di akhir malam yang indah ini...
__ADS_1
"Kamu tidak harus melakukan apapun untuk bisa menjadi seorang pasangan yang pantas untukku kakak..."
"Ouuh yeah! Memangnya ada yang menganggap dirimu ini tidak pantas untuknya? Jika memang ada berarti dia bodoh!"
Seru para penonton dengan begitu bersemangat...
Sedangkan Ana yang berada di antara penonton itu hanya bisa terdiam...
Ia benar-benar terdiam bukan hanya karena mendengar ucapan dari para penonton itu yang benar-benar mengena di hatinya, dialah gadis itu...
Dialah gadis bodoh yang selalu berusaha untuk menyembunyikan hubungan yang seharusnya bisa selalu ia banggakan hanya karena alasan ingin menikmati hidup yang tenang di lingkungan kampus...
Selain itu, lagu yang dinyanyikan oleh Art sebagai penutup kegiatan malam ini juga seakan-akan dapat mewakili perasaannya yang ia pendam karena tindakan Ana...
Perasaan cinta yang teramat dalam...
Cinta yang ingin sekali diungkapkan, akan tetapi cinta itu seakan tak mungkin untuk di gapai... Terus berusaha menjadi pantas untuk dicintai namun seakan keberhasilan itu selalu bergerak menjauhi jarak yang mampu untuk digapai...
Dada Ana terasa sangat sesak sekali sekarang ini... Ingin rasanya ia segera memeluk tubuh Art untuk menghilangkan beban di hatinya ini...
"Kau bodoh Ana... Kenapa kau selalu berbuat sesuatu yang membuatnya kecewa?" Gumam Ana pada dirinya sendiri sambil menyeka setetes air mata yang hendak mengalir dari ujung matanya...
Perasaan Art yang terluka, rasa cemburunya, dan pengakuan hubungan mereka saat ini hanya dalam waktu singkat seakan telah berakumulasi menjadi suatu masalah yang rumit... Bagaimana cara menyelesaikannya dengan baik dan benar?
"Apa yang harus aku lakukan untuk membujuknya dan meminta maaf atas semua keegoisan yang telah aku lakukan ini?" Gumam Ana bertanya pada dirinya sendiri diantara gemuruh sorakan para penonton yang belum rela konser ini berakhir...
***
23.05 waktu setempat,
Acara itu benar-benar terselesaikan dengan luar biasa... Para dekan menyambut dengan sangat antusias dan juga memuji Simmon atas kerja kerasnya mempersiapkan semua ini...
Walaupun mereka ingin sekali bertemu dengan Art yang selama ini juga selalu membantu segala persiapan, dan bahkan juga ikut memberikan kontribusi di atas panggung dengan band-nya, tapi semua itu tidak dapat terwujud karena Art sudah pergi meninggalkan tempat itu, meninggalkan Simmon dan semua panitia yang bertugas yang sedang membersihkan lokasi dan juga semua peralatan...
Simmon juga tidak bisa melakukan apapun, karena hanya dengan melihat ekspresi wajah datar dan dingin itu saja ia tahu bahwa saat ini diam adalah emas... Jika ia ingin ikut campur dengan alasan apapun atau berusaha untuk mencegah Art pergi, entah apa yang akan terjadi pada dirinya jika ia sampai mengusik Art yang sedang dalam mode emosional tak terkendali ini...
~
Di parkiran,
Art membuka pintu mobilnya yang terparkir berdekatan dengan mobil yang Tan dan yang lainnya gunakan untuk kemari sore tadi...
"Tan, tolong antar Ana pulang ke rumahnya" ujar Art tak terbantahkan,
"Tapi kak,..." Ujar Tan ragu untuk mengatakan sesuatu yang lain lagi...
"Tidak mau!" Seru Ana dari belakang, lalu dengan sangat cepat masuk ke dalam mobil Art begitu saja tanpa permisi...
"Keluarlah, aku tidak bisa mengantarmu pulang sekarang... Aku sangat lelah Ana..." Ujar Art berusaha untuk tetap bersikap lembut pada Ana...
"Tidak mau! Kamu yang menjemputku, berarti kamu juga yang harus mengantar aku pulang ke rumah!" Ujar Ana dengan keras kepala seperti biasanya, walaupun sebenarnya saat ini ia sangat ingin menangis karena Art ingin mengabaikan dirinya dan meninggalkan dirinya disini untuk diantar oleh Tan dan yang lainnya ke rumahnya...
"Aku tidak bisa, turunlah" ujar Art lagi namun Ana tetap tidak bergeming sedikitpun...
"Hmmm... Kak... Antar saja sebentar, lagi pula rumah paman Gerald kan tidak terlalu jauh... Hehe..." Ujar Tan berusaha untuk sedikit mencairkan suasana yang begitu dingin saat ini karena perselisihan antara pasangan ini...
"Diam" ujar Art lalu ia langsung masuk ke dalam mobilnya sedangkan Tan hanya bisa mengusap tengkuknya sendiri melihat mood buruk kakaknya saat ini...
Tak berselang lama, Art pun melajukan mobilnya meninggalkan parkiran kampus itu dengan speed yang terbilang cukup cepat untuk melajukan mobilnya di lingkungan kampus...
______________________
Jangan lupa tinggalkan jejak ya...
vote like dan komentarnya guys...
__ADS_1
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐