
HAPPY READING GUYS
________________________
"Ya aku tahu itu... tapi ini berjalan tidak sesuai dengan rencana awal, sepertinya kemampuannya meningkat dengan cepat sehingga ia bisa menghancurkan bisnis mereka dengan sangat cepat, bahkan lebih cepat dari batas waktu yang di tentukan... sehingga mereka yang menjadi target kita akan berusaha secepat mungkin untuk mengambil alih perusahaan lain, dan Gerald Corp adalah pilihan utama mereka... kau tetaplah awasi mereka bersama dengan Naw... aku Benz dan Vat akan mengurus masalah ini disini..." ujar KJ pada Tao
"apa yang ingin mereka lakukan pada perusahaan papaku KJ?" tanya Ana dari jok belakang
"mereka ingin merebut perusahaan nona... dengan cara yang kotor namun tetap bisa legal di mata hukum... dengan cara memaksa tuan Gerald untuk menandatangani kontrak pemindahan kekuasaan perusahaan Gerald Corp ke tangan mereka..." sahut KJ
"tapi kenapa mereka malah mengincarku? aku tidak punya kekuasaan apapun di perusahaan papa..." tanya Ana yang sudah merasa terancam setelah melihat beberapa mobil yang mengikuti mereka itu...
"nona tidak sadar? nona adalah kelemahan terbesar dari tuan Gerald... nona adalah putri satu-satunya, otomatis nona adalah pewaris utama dari seluruh harta dan aset yang dimiliki oleh tuan Gerald saat ini... jika mereka berhasil menangkap nona maka mereka akan dengan sangat mudah untuk memaksa tuan Gerald agar mau menandatangani kontrak itu..." jelas KJ sambil tetap fokus menyetir mobilnya...
"jadi itu alasan papa selalu menyewa bodyguard untuk menjagaku? dan apa yang aku lakukan... aku malah selalu mempersulit dirinya..." gumam Ana pada dirinya sendiri namun tetap bisa di dengar oleh KJ
"jangan menyalahkan dirimu sendiri... terkadang kita sebagai seorang anak memang tidak bisa paham apa yang sebenarnya orang tua kita inginkan... memang keputusan-keputusan yang mereka ambil terkadang sangat bertolak belakang dari apa yang kita inginkan... tapi yakinlah, sebagian besar orang tua pasti menginginkan anaknya bisa hidup dengan baik dan nyaman..." ujar KJ yang terdengar begitu bijaksana bagi Ana...
Saat melihat arah jalan pulang yang KJ lalui saat ini, Ana tersadar bahwa ini bukan arah menuju rumahnya... ini sudah jauh melewati distrik Long Hill... entah kemana KJ akan membawa Ana pergi saat ini...
"Kita mau kemana KJ? ini sudah sangat jauh dari Manhattan..." tanya Ana yang mulai merasa takut akan situasi yang ia hadapi saat ini...
"ke suatu tempat yang sekiranya bisa mengamankan kita sementara waktu nona... sambil menunggu bala bantuan tiba..." sahut KJ, lalu ia memacu mobilnya agar melaju lebih kencang lagi di jalan toll itu, hingga kecepatan mobilnya melebihi batas maksimum kecepatan yang diperbolehkan di jalan itu...
"KJ! kenapa kau melewati batas maksimum kecepatan mobil? pelankan mobilnya sebelum polisi datang menangkap kita..." ujar Ana khawatir karena sebentar lagi mereka akan melewati pos polisi yang ada di toll itu...
Pos-pos polisi di setiap jalan di Amerika serikat semuanya telah dilengkapi dengan alat canggih yang bernama speed gun yang bisa menembakkan laser untuk mengukur kecepatan suatu kendaraan yang sedang melintas hanya dengan menembakkannya kearah mobil yang melintas...
__ADS_1
Cahaya laser speed gun ini bergerak jauh lebih cepat dibandingkan dengan gelombang suara, sekitar 30 cm per nano detik. Selain itu, tingkat akurasinya juga sangat tinggi. Speed gun juga dapat mendeteksi atau mengukur kecepatan kendaraan dengan jarak maksimal 300 meter dari alatnya...
"itu memang yang aku inginkan nona..." sahut KJ dengan santainya
"tapi kenapa?...... ah, aku paham... kamu cerdik juga ya KJ" seru Ana tersenyum senang saat paham apa yang KJ maksud itu...
"tapi kita tidak boleh senang dulu nona... aku masih belum tahu seberapa nekat mereka ini... takutnya jika hanya 2 unit mobil polisi yang akan mengejar kita masih tetap bisa mereka 'bersihkan' tanpa hambatan" ujar KJ yang terdengar begitu serius
"apa? apa mereka berani membunuh polisi?" tanya Ana bergidik ngeri mendengar apa yang KJ katakan itu...
"nona bertanya apa mereka berani membunuh beberapa orang polisi? kenapa tidak? bahkan kelompok-kelompok mafia besar itu sanggup memusnahkan semua polisi yang bekerja di pusat kota..." sahut KJ yang lagi-lagi mengatakan hal-hal yang menakutkan seperti itu dengan sangat gampangnya... seperti obrolan ringan biasanya...
"lalu apa yang bisa kita lakukan sekarang? apa aku akan mati?" tanya Ana sekuat tenaga mengumpulkan keberaniannya lagi...
Tangannya bergetar hebat, ketakutan dan bayangan-bayangan akan terror yang sudah pernah ia alami kembali berputar di dalam kepalanya...
"jangan khawatir, aku ada disini bersamamu nona Ana... aku akan melakukan berbagai cara agar bisa menjamin keamanan dirimu... percayalah padaku..." ujar KJ sambil meraih tangan Ana...
"iya aku berjanji akan selalu menjagamu, sampai orang-orang yang berniat jahat pada nona Ana dan tuan Gerald bisa disingkirkan..." sahut KJ lalu saat ia ingin menarik tangannya lagi, Ana menahan tangannya...
"boleh aku duduk di depan bersamamu KJ?" tanya Ana dan disahuti dengan anggukan oleh KJ
Dengan bersusah payah Ana berpindah ke tempat duduk penumpang bagian depan... KJ tersenyum kecil melihat nona cantiknya ini kesusahan untuk berpindah dari belakang ke bagian depan dengan kecepatan mobil yang setinggi ini...
"lalu bagaimana dengan papa? bagaimana kalau mereka juga mengincar papa KJ?" tanya Ana setelah ia bisa duduk dengan nyaman... tampak raut kecemasan di wajah cantiknya itu...
"tenang saja, temanku dan beberapa anak buahnya sudah mengamankan tuan Gerald..." sahut KJ sambil melihat kaca spionnya...
__ADS_1
Terlihat dua buah mobil polisi mengejar mereka,
"Mobil BMW silver di depan cepat menepi sekarang!" suara speaker dari mobil polisi itu menggema...
KJ pun perlahan-lahan menepikan mobilnya, dan memperhatikan beberapa mobil yang masih terus mengejar sedari tadi itu...
"maafkan kami pak, kami tidak bermaksud melanggar peraturan, hanya saja ada begitu banyak mobil misterius yang terus mengejar kami sedari tadi... makanya kami sengaja meningkatkan kecepatan agar bisa cepat-cepat dilacak oleh polisi pak..." ujar Ana saat beberapa orang polisi itu menghampiri mereka...
"benarkah nona? baiklah, tapi ini tetap pelanggaran jadi bisa kami lihat surat-surat dan identitas kalian?" tanya petugas polisi itu dengan sopan
Ana menyerahkan surat-surat mobil dan beberapa kartu identitasnya, yang langsung di cek oleh petugas itu...
"ooo nona muda Geraldine ya..." ujarnya sambil tersenyum
"iya pak..." sahut Ana sambil membalas senyuman petugas itu
"baiklah nona... sekarang tolong berikan kartu identitas anda tuan..." ujar petugas itu meminta kartu identitas KJ, namun belum sempat KJ memberikannya tiba-tiba saja beberapa orang mengerumuni petugas-petugas itu sambil menodongkan senjata ke kepala para polisi lainnya yang ada di belakang...
Sementara polisi yang sedang memeriksa surat-surat itu terpaksa mengangkat kedua tangannya agar rekan-rekannya bisa selamat...
"tuan maafkan kami harus pergi sekarang, hati-hati, maafkan kami" ujar KJ sambil menginjak pedal gasnya dalam-dalam hingga mobil itu melaju dengan sangat kencang...
"tidak pernah kusangka hanya menindak pelanggaran batas kecepatan maksimum suatu hari akan membahayakan seperti ini... tuhan tolong kami..." batin petugas itu meratapi nasibnya saat ini...
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
__ADS_1
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐