Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Bermalam di Goa 3


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


Karena kata-kata yang begitu ambigu itu membuat suasana menjadi sangat canggung saat ini, maka KJ memutuskan untuk bergegas menuju goa...


mereka berdua sama-sama diam, tidak ada yang memulai pembicaraan karena situasi canggung itu...


Mereka sibuk dengan pemikirannya masing-masing... pikiran yang melayang-layang menafsirkan apa yang sebenarnya ingin mereka katakan satu sama lainnya... namun selalu terhalang karena keadaan dan kecemasan akan kebenaran yang masing-masing dari mereka belum ketahui...


"masuklah ke dalam goa Ana... aku akan mencari kayu di sekitar sini sebentar..." ujar KJ sambil menurunkan Ana dari gendongannya di depan goa itu...


"aku ikut saja KJ... aku tidak berani sendirian..." pinta Ana


"tidak... aku hanya di sekitar sini saja... kamu pasti masih bisa melihat keberadaanku... tenang saja ya... bawa ini kedalam..." sahut KJ sambil memberikan ransel dan bungkusan ikan itu pada Ana


"jangan lama-lama ya KJ..." ujar Ana lagi


"iya Ana... aku hanya 5 menit saja mencari kayu... lagi pula ini sudah hampir gelap, kita harus menyiapkan diri untuk malam hari..." ujar KJ lagi sambil memperhatikan sekitar


"baiklah..." sahut Ana kemudian ia masuk ke dalam goa dan menaruh ikan itu di dekat sisa-sisa api unggun yang mereka buat kemarin malam, sementara ransel itu ia letakkan sedikit lebih di dalam goa...


"tapi apa ikan bakar tanpa bumbu ini akan enak?" gumam Ana pada dirinya sendiri ketika membuka bungkusan ikan itu...


"Hanya 3 ekor... apa ini akan cukup untuk kami berdua... hmmm maksudku apa ini akan cukup untuk KJ? biasanya kan seorang laki-laki perlu makan yang banyak kan?" gumamnya lagi sambil memakan murbei yang tadi mereka petik di perjalanan menuju air terjun itu...


Kemudian karena benar-benar merasakan keheningan hutan, Ana hanya bisa mendengar hembusan angin dan kicauan burung yang sesekali terdengar itu entah mengapa bisa memberinya sebuah rasa nyaman dan tenang... jauh dari hingar bingar kota New York ternyata tidak buruk juga bukan? hidup seperti saat ini ternyata juga memiliki kenikmatan tersendiri...


"Kenapa sekarang aku berharap akan berada di hutan ini lebih lama lagi? aku merasa nyaman dan damai disini... apalagi ada KJ di dekatku membuatku merasa aman dan tenang... berdua dengannya disini.... ah... apa yang aku pikirkan sih..." gumam Ana dalam hatinya

__ADS_1


Selang beberapa menit kemudian KJ datang membawa kayu bakar yang cukup banyak di kedua tangannya... masing-masing ikatan kayu bakar itu terlihat sangat berat, KJ juga terlihat melepaskan jasnya, tentu saja akan sangat merepotkan mengerjakan pekerjaan seperti ini dengan pakaian formal itu kan hahahaa...


Setelah menaruh kayu-kayu itu KJ keluar goa lagi... belum sempat Ana berbicara padanya KJ sudah pergi lagi, entah apa yang ia cari lagi saat ini...


Ana keluar dari goa dan melihat KJ sedang membawa begitu banyak ranting kayu yang masih banyak daunnya itu di tangannya, ia bahkan terlihat seperti sedang membawa pepohonan di dalam dekapannya saat ini...


"untuk apa semua ini KJ?" tanya Ana yang penasaran dengan semua yang KJ bawa itu


"tolong bawa masuk sedikit demi sedikit ya Ana... taruh agak jauh lebih kedalam dari api unggun yang kemarin..." pinta KJ tanpa menjawab pertanyaan dari Ana itu...


"tapi untuk apa? tidak ada ulatnya kan ini KJ?" tanya Ana lagi memastikan tidak ada ulat di daun itu sambil terus memperhatikan setiap ujung daun itu...


"tidak ada... aku sudah mengeceknya tadi... aku akan mengambil beberapa lagi..." sahut KJ lalu melangkah pergi lagi dari sana...


"aku penasaran ini bisa dipake untuk apa..." gumam Ana sambil memindahkan semua itu sedikit demi sedikit ke dalam goa seperti yang KJ minta tadi...


Lalu saat hendak memindahkan ranting dan daun terakhir, Ana melihat KJ membawa daun sebanyak yang tadi lagi, lalu di tangan kirinya ia membawa seikat kayu bakar lagi...


"Harus banyak, ini untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan kita bermalam disini..." sahut KJ yang mendengar gumaman dari Ana...


"kenyamanan dan keamanan? maksudnya?" tanya Ana yang semakin bingung


"ini akan aku rubah menjadi alas untuk tidur... lalu unggun akan aku pastikan selalu menyala agar kita tidak kedinginan malam ini..." sahut KJ lagi sambil membawa semua itu kedalam goa


"apa dia sadar aku kedinginan kemarin setelah api unggun itu padam?" gumam Ana dalam hatinya


"aku juga khawatir jika malam ini adalah hari pertama musim dingin... jika itu benar maka kita harus ekstra berhati-hati pada dinginnya malam nanti..." ujar KJ lagi sambil memperhatikan langit dari luar goa itu...


"musim dingin sudah tiba? bagaimana ini KJ? kita bahkan tidak punya selimut..." ujar Ana khawatir karena biasanya akan mulai turun salju yang cukup lebat di awal dan di akhir musim dingin...

__ADS_1


"selama kita masih bisa membuat api unggun maka suhu dinginnya tidak akan terlalu ekstrim... aku berjanji tidak akan pernah membiarkanmu mengalami hipotermia Ana... aku tahu kamu pasti khawatir akan hal itu kan... tidak apa, besok pagi beberapa orang akan menjemput kita kemari..." sahut KJ sambil berusaha menurunkan sedikit kerisauan yang Ana rasakan...


Memang banyak warga dari negara yang memiliki musim dingin bersalju memang sangat takut akan mengalami hipotermia jika mereka tidak memiliki pemanas ruangan dan selimut tebal untuk melindungi diri mereka dari dinginnya udara saat musim dingin...


udara dingin yang kadangkala berubah menjadi ekstrim dan seakan bisa membekukan darah seseorang dengan begitu cepat...


"sudah lapar?" tanya KJ pada Ana dengan tatapan penuh perhatian


"sedikit... hehehe" sahut Ana malu-malu


"tunggu aku hidupkan api unggunnya dulu, setelah itu kita bisa membakar ikannya..." sahut KJ sambil tersenyum pada Ana


"ah iya... kamu bisa mengganjal rasa laparmu sedikit dengan makan murbei yang kita petik tadi itu... tapi jangan makan terlalu banyak ya, bisa-bisa sakit perut nanti kalau terlalu banyak... hehehe" ujar KJ lagi sambil berusaha membuat api lagi seperti kemarin malam...


Setelah cukup lama berusaha akhirnya api unggun itu sedikit demi sedikit mulai menyala... memberikan rasa hangat di dalam goa yang sedikit dingin itu...


"Ana tolong bakar ikan sebentar ya, aku mau buat alas tidur dan juga sedikit penghalang untuk berjaga-jaga..." pinta KJ


"bagaimana caranya?" tanya Ana dengan polosnya ketika KJ memberikan ikan yang sudah ia bersihkan dan tusuk dengan kayu itu kepadanya, saat itu KJ baru saja ingin melangkah mengerjakan pekerjaan lainnya...


"astaga aku lupa..." ucap KJ sambil menepuk keningnya


"aku lupa dia tuan putri cantikku... mana mungkin dia bisa memanggang ikan secara tradisional begini..." gumam KJ dalam hatinya sambil tersenyum pada Ana


"agar lebih mudah satu-satu saja di bakarnya oke? caranya seperti ini... dekatkan dengan api tapi jangan sampai menyentuh apinya... lalu putar-putar hingga ikannya matang... oke?" tanya KJ lalu Ana menjawabnya dengan anggukan penuh semangat...


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...

__ADS_1


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2