Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Protokoler Baru


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"hahaha... apa pamanmu ini sedingin dan segalak itu menurutmu Ana?" tanya Kim sambil tertawa mendengar ucapan Ana itu...


"ya... paman sangat mengintimidasi, keberadaanmu sangat ampuh merubah atmosfer disekitar lingkungan tempatmu berdiri... dan lihatlah wajahnya paman... dia, dia, dia dan dia bahkan tidak berani menatapmu dalam waktu lama..." sahut Ana sambil menunjuk Mark dan pelayan lainnya yang berdiri tidak jauh dari tempat mereka semua duduk ini...


"oh ya? paman baru tahu... " sahut Kim sambil tersenyum tipis kearah para pelayan yang menundukkan kepalanya itu...


"makanya... kenapa paman tidak bisa menurunkan sedikit saja parameter yang paman gunakan untuk mengintimidasi orang?" tanya Ana dengan begitu bebasnya bertanya sesuka hatinya pada Kim...


"apa kamu tahu apa pekerjaan paman nak? makanya paman sampai tidak sadar kalau paman sering tanpa sadar telah mengintimidasi orang lain hanya karena keberadaan paman?" tanya Kim yang sontak membuat KJ dan tuan Gerald menoleh dan berpikir...


"apa ia mau membuka semuanya sekarang di depan Ana?" pikir mereka berdua seketika itu juga...


"memangnya paman bekerja di bidang apa?" tanya Ana semakin antusias...


"rahasia... nanti juga kamu tahu..." sahut Kim dengan jahilnya, dan berhasil membuat Ana menunjukkan wajah masamnya...


Selalu seperti ini... bahkan setelah pemerintah telah menyatakan bahwa dirinya sudah dewasa secara hukum setelah melewati usia 18 tahun, kedua orang tua ini tidak pernah menganggapnya sebagai seorang gadis yang sudah bertumbuh dewasa... di mata kedua orang lelaki hebat yang Ana kenal dengan sangat baik ini, ia masihlah seorang putri kecil cantik kesayangan mereka, yang selamanya akan mereka jaga...


"menyebalkan...." gerutu Ana sambil menyilangkan tangannya di depan dadanya, setelah melihat papanya yang benar-benar berusaha keras menahan tawanya melihat kelakuan kedua orang di depannya ini...


"sudahlah... jangan menggodanya lagi sayang..." ujar Aom pada Kim yang terlihat senang menjahili keponakannya itu...


"entah kenapa aku sangat suka mengganggunya... sama halnya seperti Pim... mereka sama-sama sangat imut..." bisik Kim pada Aom


"ayah... langsung lanjutkan keintinya saja... jangan menggoda kak Anastasya lagi..." ujar Tan yang sudah mulai merasa matanya meredup karena rasa kantuk yang sudah mulai menyerangnya malam ini...


"baiklah, sekarang kita bahas... apa yang boleh dan apa yang tidak boleh kamu lakukan selama satu minggu ini nak..." ujar Kim sambil menatap Charles sekilas...

__ADS_1


"selama satu minggu kedepan dirimu dilarang untuk keluar rumah, berjalan-jalan bahkan walaupun hanya di taman belakang... kamu juga tidak boleh membuka jendela dan bahkan kamu sama sekali tidak boleh terlihat dari jendela kamarmu... tidak ada bermain sosial media apapun, tidak ada berkomunikasi dengan orang lain selain yang ada di dalam rumah ini, menelepon teman, sahabat, saudara itu juga dilarang... hanya boleh menonton video offline, tidak boleh menonton TV dan apapun yang berhubungan dengan dunia luar...." ujar Kim panjang lebar menjelaskan segala sesuatu yang tidak boleh Ana lakukan, dan yang terdengar sudah seperti tahanan rumah...


Tidak...


Bahkan lebih parah!!!


Ana yang mendengar semua perintah paman Kimnya itu sampai membuka mulutnya lebar-lebar... tidak percaya dengan perintah yang benar-benar terdengar sangat diktator itu keluar begitu saja dari mulut paman tampannya itu...


"paman... yang benar saja... papa... ini bercanda kan?" tanya Ana sambil menatap papanya lekat...


"ini benar Ana... kamu harus melakukan semua itu suka atau tidak suka... tidak boleh menolak... ini semua demi menyelesaikan semua masalah yang ada di luar, setelah semua ini selesai... kamu tidak perlu khawatir lagi untuk keluar rumah... tidak akan ada yang berani mencelakaimu lagi sayang... menurut ya..." ujar papanya mencoba memberikan pengertian pada putri kesayangannya ini...


"dan KJ akan ikut menyelesaikan semua urusan ini bersama paman di luar sana..." ujar Kim lagi dan,


Booommm!!!


Kena dan menusuk begitu dalam, Ana benar-benar kalah telak...


Tidak ada hiburan, pergerakan dibatasi, tidak boleh online streaming apapun, tidak boleh menonton TV dan masih sangat banyak lagi larangan yang berlaku... dan setelah semua itu, KJ juga akan pergi... meninggalkan dirinya menikmati setiap detik kebosanan yang akan sangat-sangat membosankan selama satu minggu ini...


Jika seandainya semua itu tidak dibolehkan, Ana masih bisa bertahan dalam kebosanan karena ada KJ yang akan selalu menghibur dan membuatnya tertawa hingga hari-hari akan berlalu tanpa terasa... namun sekarang, semuanya benar-benar sirna...


"aku benar-benar akan mati kebosanan..." ujar Ana sambil memerosotkan duduknya, menyandarkan punggungnya sepenuhnya di sofa itu seakan tak punya tenaga lagi untuk melawan segalanya...


Hanya bisa pasrah dan menerima semua perintah dari para orang tua yang maha benar yang sekarang ini tengah duduk di samping dan juga dihadapannya ini...


"ayolah kak... jangan terlalu di dramatisir... hanya seminggu" sahut Tan yang dengan cueknya berkata begitu sambil meminum jusnya tanpa sedikitpun menoleh kepada Ana...


"kau enak hanya bicara saja karena kau tidak akan mengalami semua ini Tan! jangan buat aku semakin kesal ya!" protes Ana tidak terima


"hey... aku juga ikut membereskan masalah di luar ya... justru tugas kak Ana yang paling mudah... tinggal rebahan, low profil sudah selesai..." sahut Tan masih dengan santainya

__ADS_1


"setidaknya bibi Aom akan menemaniku ya kan bi?" tanya Ana berusaha mencari teman


"maaf sayang... bibi juga ada tugas yang harus bibi selesaikan dari paman kesayanganmu ini... tapi yakinlah, 1 minggu itu tidak akan lama kok..." sahut Aom sambil tersenyum lembut pada Ana


"sebenarnya ini mau melakukan apa sampai benar-benar semuanya pergi?" tanya Ana lagi


"tidak sayang... papa tidak ikut kok," sahut papanya


"tetap saja akan membosankan pa..." rengek Ana yang masih terus berusaha untuk mencari celah kelonggaran yang bisa ia dapatkan...


"tuan putri keluarga Geraldine, tolonglah jangan manja saat ini kak..." sahut Tan sambil menaruh gelas jusnya kembali ke atas meja setelah semua isinya telah berpindah tempat ke dalam perutnya tentunya...


"hanya seminggu saja nona... tidak akan terasa..." timpal KJ juga


Setelah beberapa kali mencoba mencari kelonggaran lagi agar ia tak mati karena bosan nantinya, tapi tetap saja hasilnya sama... apapun perintah dari paman Kim nya yang bagaikan yang mulia raja ini harus dilakukan dan diikuti tanpa bantahan...


semua protokoler yang ada pasti akan diterapkan dengan ketat oleh para pelayan dan orang-orang yang menjaga rumah ini sekarang...


~Di mini bar dalam rumah kediaman Geraldine


"Mark... kau tidak akan ikut pergi menyelesaikan tugas juga bukan?" tanya Ana lesu


"jika yang nona maksud adalah menyelesaikan tugas seperti biasanya, maka jawaban saya adalah pasti saya akan pergi menyelesaikannya nona..." sahut Mark dengan polosnya yang membuat Ana mendesah pasrah...


"bukan itu maksudku Mark..." ujar Ana


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2