Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Berhasil Jinak


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"Hah!!! harimaunya masih disini!" teriak Ana sambil kembali masuk kedalam areal yang sudah dibatasi itu dengan paniknya...


"Geeeerrrrr...." geram harimau itu saat melihat Ana


"jangan bersikap agresif lagi, kau sudah kalah jagoan hutan..." ujar KJ sambil mengelus kepala harimau itu dan sesekali menepuknya dengan lembut...


KJ lalu melanjutkan untuk makan setengah bagian ikan itu, sementara harimau itu mengendus-endus sebagian ikan bakar lainnya yang KJ letakan di hadapannya...


"makanlah... tidak beracun kok.." ujar KJ pada harimau itu lagi...


KJ benar-benar berbicara pada harimau itu selayaknya ia berbicara dengan teman-temannya... bukan seperti berbicara dengan seekor binatang...


"jangan pernah perlakukan hewan dengan kasar... mereka juga punya pola berpikir dan perasaan... jika kamu memiliki perasaan yang tulus dan niat yang tulus pada mereka, maka hampir 70% dari hewan-hewan itu akan memahamimu juga, karena kamu berusaha memahami mereka... bukan memaksakan kehendak kepada mereka hanya karena merasa menjadi manusia lebih baik daripada mereka semua... hewan-hewan itu memiliki intuisi yang lebih baik daripada manusia karena mereka tidak memiliki pemikiran untuk berbuat licik... mereka hanya selalu merespon segala hal dengan alamiah, saat mereka lapar mereka mencari makanan mereka... saat mereka merasa terancam mereka akan menyerang dengan kemampuan mereka apapun yang membuat mereka merasa terancam... saat kamu bisa memahami ini semua maka berada di hutan tidak akan berat untuk dijalani... kuncinya hanya memahami dengan benar..." ujar ayahnya ketika mengajari KJ bagaimana caranya menundukkan seekor singa yang sangat agresif kepada siapa saja selain ayahnya itu...


Setiap hari ayahnya selalu mengajari berbagai hal, hingga terbentuklah seorang KJ yang sekarang ini...


"aku memang belum sehebat ayah, tapi setidaknya aku sudah bisa sedikit demi sedikit membuat diriku layak menjadi anakmu ayah..." gumam KJ dalam hatinya saat melihat harimau itu melahap ikan itu dengan sekali kunyahan...


"ayo Ana... keluarlah... dia tidak akan membahayakan kita lagi..." ujar KJ namun tidak digubris oleh Ana...


KJ pun berdiri dan berjalan mendekati pembatas itu dan masuk ke dalam sana...


ia melihat Ana yang masih gemetar ketakutan... lalu ia mengelus kepala Ana dengan lembut...

__ADS_1


"percayalah padaku... harimau ini tidak berbahaya lagi... dia bisa menjadi teman kita..." ujar KJ dengan lembut


"bagaimana bisa binatang buas seperti itu menjadi teman KJ?" tanya Ana yang protes akan apa yang KJ katakan itu...


"asalkan kita bisa memahami mereka, mereka juga akan memahami kita Ana... sama halnya dengan anjing dan kucing... dia juga kucing namun dengan skala besar hehehe..." sahut KJ sambil terkekeh kecil saat melihat harimau itu ikut mendekat kearah Ana...


"KJ jauhkan dia! aku takut setengah mati!!!" seru Ana pada KJ, namun KJ hanya tersenyum padanya...


"kemarilah Ana... percaya padaku..." ujar KJ sambil menarik Ana mendekati harimau itu meski dengan sedikit paksaan...


" Grrooaaarrr.... " suara harimau itu terdengar namun tidak begitu keras seperti saat hendak menerkam KJ satu jam yang lalu...


Ana memejamkan matanya karena benar-benar ketakutan melihat harimau sebesar itu berada sangat dekat dengan dirinya saat ini... namun tangannya diarahkan oleh KJ hingga menyentuh kepala harimau itu...


Tangan Ana bergetar hebat, namun KJ telus menggerakkan tangan Ana untuk mengelus kepala harimau itu dengan lembut namun kaku...


"tetap saja aku masih takut KJ" sahut Ana sambil melirik harimau itu...


"menakutkan... tatapannya tajam, tubuhnya sangat besar, gigi runcingnya, cakar tajamnya... bagaimana laki-laki ini bilang hewan ini tidak berbahaya..." batin Ana melirik harimau yang sudah dengan santainya rebahan di samping KJ itu


"percayalah... karena ikatan kepercayaan antara setiap individu itu sangat penting Ana... baik kita sesama manusia ataupun dengan hewan... mungkin manusia bisa berhianat, namun kebanyakan hewan lebih setia saat kamu memperlakukan mereka dengan baik..." ujar KJ namun seketika itu juga ia kembali merasakan sakit di kepalanya yang terluka itu...


"Aaakkkhhh..." gumam KJ sambil memegang kepala yang luka itu


"kamu terluka KJ?" tanya Ana cemas


"iya sedikit... tadi saat bergulat mengalahkan si harimau ini, kepalaku tidak sengaja terbentur beberapa kali di batu dan dinding goa ini Ana..." sahut KJ dengan jujur

__ADS_1


"bagaimana ini? kita tidak punya p3k..." ujar Ana semakin cemas


"tidak apa... tapi bisa bantu aku ambilkan air di dalam ransel itu Ana?" tanya KJ lalu dengan cepat Ana beranjak dan mengambil air di dalam ransel KJ itu...


Namun ketika berjalan di dekat harimau itu, Ana berjinjit dan berjalan perlahan dengan langkah besar... seakan-akan ia tidak mau memancing reaksi dari si harimau itu sedikit pun... dan Ana pun segera berlari ketika harimau itu mengangkat kepalanya dan menoleh kearahnya...


"harimau ini begitu besar dan menakutkan... aku merinding hanya dengan melihatnya saja... bagaimana caramu menjinakkan hewan buas besar ini KJ?" tanya Ana penasaran namun ia masih sedikit paranoid melihat harimau besar itu di hadapannya sambil memberikan botol air itu pada KJ...


"beberapa tahun yang lalu ayah sempat mengajariku caranya menjinakkan hewan... ia bilang, sebagian besar dari mereka akan mudah dijinakkan jika kita memiliki hati dan niat yang tulus pada mereka semua.... kita hanya harus memahami pola pikir dan perilaku khusus mereka masing-masing... perlakuan mereka dengan baik maka kemungkinan untuk mendapatkan kepercayaan dari para hewan itu juga akan meningkat... saat kita tidak memberikan trigger pada mereka untuk bertindak dan bersikap agresif maka kita akan aman-aman saja..." sahut KJ sambil menjelaskannya secara singkat pada Ana


"dan jangan pernah tiba-tiba berlari seperti itu di hadapan hewan buas lagi Ana... itu bisa benar-benar membahayakan dirimu..." sambung KJ


"benarkah? hampir saja..." ujar Ana sambil bergidik ngeri namun ia sedikit bernafas lega karena harimau itu tidak memberikan respon negatif padanya...


"lalu bagaimana sekarang kita mengobati lukamu ini KJ? ini lumayan parah..." tanya Ana kembali cemas saat melihat luka di kepala KJ itu...


"tidak apa-apa Ana, yang penting saat ini cukup membuat pendarahannya berhenti saja..." ujar KJ sambil membuka kemejanya dengan cepat, lalu membuka kaos dalamannya itu hingga menunjukkan tubuh idealnya itu yang terlihat begitu seksi...


"KJ!!! kenapa kamu buka baju!!!" teriak Ana sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya karena ulah KJ yang benar-benar sangat mendadak itu membuka baju di hadapannya...


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2