Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Penyampaian


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


___________________


Davika berjalan keluar rumah dan melihat KJ masih tetap duduk di bangku taman sambil mengawasi sekitar...


ia menghampiri KJ dan duduk di sampingnya, menatap KJ sekilas lalu berkata...


"aku ingin bertanya sesuatu padamu KJ... tapi bisakah kau menjawabnya dengan jujur?" tanya Davika sambil menatap KJ dengan wajah yang serius


"apa yang ingin nona Davika tanyakan?" tanya balik KJ


"apa kau punya perasaan terhadap sahabatku Ana? apa kau menyukai Ana?" tanya Davika lagi


"bagaimana mungkin aku menyukai seorang gadis yang sudah memiliki kekasih nona? aku tidak seburuk itu..." sahut KJ


"jawabanmu itu tidak langsung menjawab pertanyaanku KJ, kau hanya mengelak... jujurlah sekali ini saja padaku apa kau menyukainya?" tanya Davika lagi, ia tahu bahwa KJ memang menyembunyikan banyak hal... tapi menurutnya perasaan yang KJ miliki tidaklah tepat jika harus ia sembunyikan juga...


"...................." KJ diam dan memandang lurus kedepan...


"Kau bingung? atau sedang ragu? aku memang bukan seorang yang ahli dalam cinta dan hubungan... tapi satu hal yang bisa aku katakan padamu KJ... seorang wanita tidak bisa selalu menunggu pria yang tidak bisa memberikan kepastian... jika kau terus saja ragu-ragu maka orang kemungkinan besar orang yang kau cintai akan menjadi milik orang lain... dan kau hanya bisa menyesal setelahnya..." ujar Davika panjang lebar...


"Apa menurutmu orang sepertiku pantas untuk bersama dengannya?" tanya KJ tanpa menoleh kearah Davika

__ADS_1


"kenapa tidak? apa yang kau takutkan KJ? kau tampan, kuat, dan pintar... lalu apa yang membuatmu ragu? Ana sudah jatuh cinta padamu..." ujar Davika memberitahu KJ bahwa Ana memang menyukainya...


Tiba-tiba saja Davika merasa begitu bersemangat karena merasa bahwa KJ sudah mulai mau terbuka padanya dan kemungkinan besar dari kata-katanya ia juga mencintai Ana...


"Aku tahu dia mencintaiku... tapi itu tidak boleh terjadi..." ujar KJ dengan tatapan datarnya


"Apa? kau sudah tahu Ana mencintaimu lalu kenapa? kenapa kau tetap diam? kenapa Ana tidak boleh mencintaimu? apa kau sudah menikah?" tanya Davika yang terkejut mendengar bahwa sebenarnya KJ sudah tahu kalau Ana memang mencintainya...


"tidak... mana mungkin kalau aku sudah menikah nona... aku masih lajang hahaha..." sahut KJ sambil tertawa pelan


"lalu kenapa? beritahu padaku alasannya KJ" desak Davika yang mulai terpancing emosi karena KJ selalu membuatnya berasumsi sesuatu yang salah...


......


"..................." Davika terdiam, menatap seorang pria yang ada di hadapannya ini, pria yang menurutnya sangat misterius...


"saat kita mencintai seseorang dengan tulus, kita bisa tak memperdulikan apapun lagi... kita bisa saja memiliki orang yang kita cintai... membuatnya menghabiskan sisa hidupnya bersama dengan kita, tapi apa itu sebenarnya yang disebut cinta yang tulus? menurutku tidak, terserah kau akan menilai bahwa aku adalah orang yang bodoh... tapi menurutku, melihat orang yang kau cintai tersenyum penuh kebahagiaan maka aku juga ikut bahagia..." ujar KJ


"lalu kenapa kau tidak mau membuat Ana bahagia? dia terlihat sangat bahagia bersamamu" sahut Davika


"Aku bukan orang yang baik nona Davika... aku memanfaatkan nona Ana, aku menyimpan banyak rahasia, dan yang paling penting adalah jika nanti Ana hidup bersamaku maka hidupnya mungkin tidak akan pernah tenang... hidup bersamaku terlalu berbahaya baginya..." sahut KJ


"apa?! kau memanfaatkan Ana?! kau memanfaatkan apa darinya? katakan!" seru Davika sambil memegang kerah baju kemeja yang KJ pakai...

__ADS_1


"jika saatnya sudah tiba maka anda akan segera tahu nona... yang jelas ini tidak akan merugikan nona Ana ataupun papanya... malah ini menguntungkan bagi mereka karena bisa tetap aman dari serangan musuh-musuhnya..." sahut KJ sambil melepaskan cengkraman tangan Davika pada kerah bajunya itu...


"tapi nona, ini hanya bisa terjadi padaku saat ini saja... jika anda berani melakukan hal ini lagi lain kali maka aku yakin anda akan menyesalinya nona..." ujar KJ masih menggenggam kedua tangan Davika lalu perlahan-lahan menurunkannya, tatapan matanya tajam dan nada bicara yang dingin membuat Davika bergidik ngeri melihat KJ saat ini...


"aku tidak peduli! tapi aku beri tahu sekali lagi padamu, besok adalah kesempatan terakhir, jika besok kau tidak mengatakan tentang apa perasaan yang kau miliki maka jangan menyesal jika sampai kapanpun kau tidak akan pernah memiliki Ana!" seru Davika dengan segenap keberaniannya yang tersisa...


Kemudian ia berdiri dan melangkah pergi dengan sedikit terburu-buru masuk ke dalam rumahnya dan langsung menutup pintu rumahnya itu...


"siapa dia sebenarnya? dia bahkan membuatku takut sampai berkeringat dingin hanya karena ancamannya tadi itu... astaga..." ujar Davika sambil menyenderkan tubuhnya di balik pintu rumahnya itu...


"Dav... aku akan pulang dulu sekarang... sampai jumpa besok ya... aku harap semua acara besok berjalan dengan lancar..." ujar Ana yang baru saja turun dari kamar Davika yang berada di lantai 2 rumah itu...


"apa dirimu sudah merasa lebih baik sayangku? kau bisa menginap disini jika mau..." tawar Davika pada Ana


"tidak usah Dav... aku pulang saja... aku tidak akan memikirkan hal ini lagi... aku akan mengikuti alur yang telah tuhan berikan padaku saja, jika memang KJ bukan yang terbaik untukku maka biarlah... aku juga tidak bisa memaksakan sesuatu yang mustahil untuk aku miliki..." sahut Ana pasrah dan Davika hanya mengusap lembut punggung sahabat baiknya ini...


"seandainya kau tahu Ana kalau pria misterius itu juga mungkin menyukaimu... tapi dia terlalu sulit untuk ditebak..." batin Davika


_____________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2