Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Perasaan


__ADS_3

____________________


"Jangan bodoh Ana... dia tidak menyukaimu sedikitpun.... apalagi jatuh cinta padamu.... dia mencintaimu? mustahil Ana..." pikiran itu terus terngiang-ngiang di kepala Ana saat ini...


"Ana... kenapa kamu terlihat gelisah?" tanya Harry sambil mengelap keringat yang mengalir di kening Ana saat ini...


"tidak ada... mungkin karena disini sedikit panas..." sahut Ana asal


"panas? ruangan dingin ber-AC ini kamu merasa panas? apa kamu sakit sayang? lebih baik kita ke klinik dulu..." tawar Harry dengan penuh perhatian...


"tidak perlu Har... aku baik-baik saja... lagi pula sebentar lagi acara puncaknya, tidak mungkin kita kemana-mana..." sahut Ana


"yakin sayang?" tanya Harry lagi memastikan


"iya..." sahut Ana


***


Setelah selesai membawakan beberapa buah lagu yang membuat para penonton hanyut terbawa suasana... Akhirnya KJ dan temannya itu menyelesaikan perform-nya malam ini, panitia juga sudah memberikan kode bahwa waktunya hampir habis...


"ayolah pria misterius... ungkapkan sesuatu... jangan setengah-setengah seperti ini..." gerutu Davika dari ujung belakang tempat para panitia...


"maafkan kami karena tidak bisa melanjutkan menyanyikan request lagu dari kalian semua karena waktu perform kami sudah habis... sampai jumpa di kesempatan berikutnya..." ujar KJ sambil tersenyum manis


"Yaaaah.... kakak tampan satu lagu lagi saja..." seru salah seorang mahasiswi di kerumunan yang mulai riuh itu


"kakak tampan boleh aku minta sosial media kalian?" seru seseorang lainnya...


"tapi sebelum kami meninggalkan panggung ini, izinkan aku menyampaikan sesuatu kepada orang yang sangat berharga bagiku..." ujar KJ yang seketika membuat keriuhan itu mereda... tergantikan oleh rasa penasaran akan apa yang akan disampaikan oleh pria tampan ini... dan kepada siapa itu?....


"entah sejak kapan kau berhasil merebut hatiku ini... bahkan aku, tak dapat mengerti apa sebenarnya yang aku rasakan? apakah aku telah jatuh cinta? tapi untuk membawamu menjalani hidup bersamaku, aku ragu, aku ragu untuk membiarkan dirimu menjalani hidup yang penuh tekanan bersamaku... maafkan jika aku bukan laki-laki yang peka akan perasaanmu, tapi aku berusaha selalu membahagiakanmu..." ucap KJ sambil menatap mata Ana dengan begitu lekat lalu mengalihkan pandangannya kepada para penonton sebelum ia meninggal panggung...


"bahagiakan aku kakak..." seru para penonton yang mulai bergemuruh... terutamanya para penonton dari kalangan mahasiswi...


"aku rela kesusahan dan menghadapi tekanan yang berat bersamamu kakak tampan!!!" seru yang lainnya lagi...

__ADS_1


KJ dan teman-temannya sudah meninggalkan panggung itu...


Entah apa yang Ana rasakan saat ini, tapi matanya membendung air matanya cukup banyak... dadanya sesak, pikirannya kacau karena kata-kata yang diucapkan oleh KJ sebelum ia pergi...


***


Ana dan Harry saat ini tengah berdansa diatas panggung, hingga pada puncaknya ketika Harry hendak mencium bibir Ana untuk adegan kissing terakhir... tiba-tiba bayangan KJ muncul di benak Ana lagi... lalu Ana dengan refleks memalingkan wajahnya hingga Harry tidak berhasil mencium bibirnya, ia hanya mencium pipi Ana...


"Maafkan aku Harry... tapi aku tidak bisa... aku telah jatuh cinta pada lelaki lain..." ujar Ana sambil memeluk tubuh Harry...


"apa dia bodyguardmu itu?" tanya Harry dengan dinginnya...


"....................." Ana diam ia tak mampu mengatakan apapun saat ini...


Saat acara Prom Night ini benar-benar telah selesai, Harry menarik tangan Ana dan membawanya ke belakang panggung dengan sedikit kasar...


"Harry lepas! tanganku sakit!" teriak Ana namun tak diindahkan oleh Harry


"Harry!!!" bentak Ana, lalu Harry berhenti dan menghempaskan tangan Ana dengan kasar


"maafkan aku... aku bilang aku akan mencobanya, tapi tidak bisa... aku tidak bisa membalas cintamu Harry maafkan aku... hiks... hiks..." sahut Ana disela-sela tangisnya...


"Kita baru saja menjalin hubungan Ana... bagaimana kau tahu kau tidak akan bisa mencintaiku! apa karena perkataan bodyguardmu tadi itu?! huh?!" tanya Harry sambil mencengkram kuat bahu Ana...


"Harry sakit!... aku minta maaf... aku memang salah padamu, aku salah telah memberikan harapan padamu... maafkan aku..." ujar Ana sambil meronta karena bahunya terasa sakit dicengkeram oleh Harry...


"tidak... kau sudah menjadi milikku Ana... kau tidak bisa pergi dariku!" ujar Harry sambil menarik tengkuk Ana dengan paksa dan mencoba untuk mencium bibir Ana, namun sebelum ia berhasil melakukannya ia sudah tersungkur karena pukulan dari seseorang yang baru saja datang...


"brengsek!!! beraninya kau berbuat seperti ini kepada Ana!" teriak KJ sambil memukul Harry lagi dan lagi...


"KJ hentikan! kau bisa membunuhnya!" teriak Davika yang baru saja datang


"Sial kau! aarrggghhh!!!" erang Harry sambil memegang kuat tangannya yang patah karena dihajar habis-habisan oleh KJ


Sementara Ana masih gemetar karena kejadian yang baru saja ia alami... ia syok karena Harry yang selama ini sangat baik padanya bisa berlaku kasar dan tidak pantas kepadanya...

__ADS_1


"Tenanglah aku ada disini nona... tidak akan terjadi apapun pada nona..." ujar KJ sambil mengusap lembut air mata yang mengalir di kedua pipi Ana itu...


Namun tatapan mata Ana masih terlihat kosong... ia tak merespon apapun... kemudian KJ memeluk tubuh Ana dengan lembut dan mengelus rambut Ana dengan sangat lembut berusaha menenangkannya...


kemudian perlahan-lahan Ana mulai merespon dan membalas pelukan KJ...


"jangan takut... ada aku disini, tenanglah..." ujar KJ lembut...


"kak apa kami perlu membawa laki-laki brengsek ini ke kantor polisi?" tanya kedua teman KJ itu


"nona bagaimana? mau dilaporkan?" tanya KJ pada Ana...


Ana menatap wajah Harry yang masih terlihat kesakitan, terduduk di lantai itu...


"aku tidak akan melaporkan semua ini... aku juga bersalah karena telah menyakiti hatimu Harry... maafkan aku... tapi mulai sekarang kita impas, jangan pernah menggangguku lagi..." ujar Ana lalu mengajak KJ pergi dari sana...


"Dav aku pulang duluan ya..." pamit Ana sambil menyeka sisa air matanya


"iya Ana... hati-hati pulangnya... KJ ingat jangan ngebut di jalan..." sahut Davika


"baik nona... kami permisi dulu..." ujar KJ lalu ia pergi bersama dengan Ana...


"kami juga pulang duluan ya... sampai jumpa..." ujar kedua teman pria KJ itu


"tapi bayaran untuk perform kalian..." ujar Davika yang langsung dipotong oleh salah seorang teman KJ itu


"tidak usah kakak cantik... kami hanya membantu kak KJ saja..." sahutnya langsung pergi meninggalkan tempat itu menyusul KJ


_____________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2