
Hay para reader setianya author...
maaf untuk updatenya lama ya, dikarenakan author lagi sakit... jadi nggak bisa fokus nulis dan perlu istirahat yang cukup...
Semoga semuanya sehat selalu 🙏
HAPPY READING GUYS
________________________
Di lantai bawah tanah sebuah gedung besar yang merupakan salah satu anak perusahaan Hans Group yang ditangani oleh dua orang kepercayaan tuan Kim Hans yang bernama Jack dan Jhon...
JK Group adalah nama perusahaan itu, perusahaan yang bahkan jauh lebih muda dari usia-usia perusahaan pesaing-pesaingnya yang sudah memiliki nama besar di beberapa bidang bisnis yang mereka jalankan...
Di dalam ruangan itu, KJ nampak sangat fokus merakit senjata yang akan ia gunakan pada misi selanjutnya, sementara tuan muda Tan mereparasi beberapa buah mobil bersama Ben, dan Naw... sedangkan Tao dan Vat sedang berkutat dengan komputer mereka masing-masing...
Di sudut ruangan itu, tuan Kim terlihat sedang memperhatikan semua persiapan itu dengan sangat teliti dari sofanya itu...
Sementara di dalam sebuah ruangan Nyonya Aom dam Ace sedang membicarakan sesuatu hal dan beberapa kali terlihat membolak-balik sebuah peta dan blue print sebuah gedung yang entah itu adalah gedung apa...
Saat semuanya tengah fokus pada kegiatannya masing-masing, terlihat 4 orang pria lagi masuk kedalam ruang bawah tanah itu...
3 orang diantaranya seumuran dengan tuan Kim Hans yang tak lain adalah tangan kanan tuan Kim Hans... Mario, Zee dan Nan sedangkan 1 orang lagi tampak masih sangat muda, umurnya hampir sama dengan KJ...
"Selamat malam semuanya..." sapa pria muda itu sambil membungkuk memberikan hormat pada tuan Kim dengan sopan...
"Tuan muda Art sudah kembali..." ujar KJ sambil tersenyum ketika melihat siapa yang datang...
"Tuan muda..." ucap pria yang dipanggil Art itu yang tak lain adalah identitas dari putra tertua tuan Kim Hans sambil tersenyum penuh arti pada KJ...
"bisa hentikan panggilan itu? tidak mematuhi kesepakatan berarti melanggar peraturan KJ" ujar Art lagi pada KJ
"baiklah-baiklah Arthit Hans Suppanad... aku tidak akan menambahkan panggilan tuan muda lagi padamu... tidak akan lagi..." sahut KJ sambil tersenyum pada sahabatnya itu...
__ADS_1
tuan Kim tersenyum melihat tingkah laku kedua pria muda itu... ia seakan kembali melihat masa lalu ketika ia masih di umur yang sama dengan para pemuda itu...
di masa-masa penuh dengan tawa walaupun sedang menghadapi ancaman hidup dan mati sekalipun...
Tak lama kemudian seorang pria lagi datang dari arah kamar mandi...
"apa selanjutnya yang harus aku lakukan Kim?" tanya pria itu yang tak lain adalah Charles Geraldine
"sesuai dengan rencana, tidak ada yang berubah sedikitpun..." sahut tuan Kim
"lalu siapa yang akan berdiri di sampingku nanti saat konferensi pers dengan para awak media?" tanya tuan Gerald lagi
"Dia... Arthit Hans Suppanad..." sahut tuan Kim sambil menunjuk arah seorang pria muda yang berjalan kearahnya itu...
"dia putra tertuamu?" tanya tuan Gerald saat mendengar nama dan melihat sosok pemuda itu memberi hormat pada Kim...
"ya..." sahut Kim sambil mengelus kepala Art
"Sudah lama kita tidak bertemu nak... tapi kenapa kamu tampak berbeda?" ujar tuan Gerald sambil menepuk bahu Art dan sesekali memperhatikan pemuda yang sedang berdiri dihadapannya ini...
Arthit Hans Suppanad...
"benar paman... sudah lama sekali, bagaimana kabar paman? maafkan aku paman, walaupun aku selama 2 tahun kuliah di New York dan Los Angeles, aku sekalipun tidak pernah mengunjungi paman..." sahut Art sambil membungkukkan badannya memberikan hormat pada tuan Gerald juga...
"tidak apa-apa nak... kamu pasti sibuk dan sangat fokus kuliah... kurasa, buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya... maka kamu pasti sebelas dua belas dengan ayahmu ini, paman tahu kebiasaan ayahmu ini ketika kuliah... terkadang terlalu serius belajar itu menyebalkan kau tahu? hahaha" ujar tuan Gerald pada Art sambil diselingi sedikit tawanya...
"terima kasih atas pujiannya paman, semoga aku bisa menjadi sehebat ayahku juga..." sahut Art sebelum ia undur diri dari sana untuk melanjutkan beberapa pekerjaan yang harus segera diselesaikan untuk misinya besok...
"pasti nak... aku pasti akan selalu mendoakanmu juga..." sahut tuan Gerald mengusap rambut Art pelan seperti anaknya sendiri...
KJ yang melihat itu semua tersenyum kecil, lalu melanjutkan pekerjaannya merakit berbagai senjata dan juga beberapa alat canggih itu...
Saat sudah pukul 15.00 tuan Gerald dan Art sudah memulai konferensi pers itu, hampir setengah jam telah berlalu sampai para wartawan itu mulai mendapatkan banyak poin penting dari konferensi pers ini...
__ADS_1
Namun jiwa jurnalis mereka semakin menggelora karena kasus yang besar ini...
Putri tunggal pewaris dari keluarga Geraldine satu-satunya telah menghilangkan...
Pencarian besar-besaran telah dilakukan mulai detik ini...
Di setiap benak wartawan itu pasti terlintas hal yang sama...
Siapa yang berani menculik putri dari keluarga kaya sekelas keluarga Geraldine?
mungkinkah permusuhan yang sudah lama teredam kembali muncul ke permukaan?
apa yang mendalangi hilangnya putri tunggal keluarga Geraldine ini adalah orang yang sama dengan yang telah menyebabkan kecelakaan yang merenggut banyak nyawa dari keluarga Geraldine sebelumnya?
Hal ini masih menjadi misteri di setiap benak orang-orang...
bahkan pelaku yang menyebabkan kecelakaan naas yang dulu sengaja dibuat untuk menghabisi keluarga Geraldine pun masih belum ditangkap sampai saat ini...
Jadi kemungkinannya sangat besar jika orang dibalik layar dari semua hal buruk yang terjadi kepada keluarga Geraldine dulu dan sekarang adalah orang yang sama...
"hanya sekian yang dapat saya sampaikan kepada kawan-kawan media semuanya... saya mohon bantuan kalian semuanya, semoga dengan ini putri saya satu-satunya dapat ditemukan secepatnya... saya tidak akan keberatan memberikan imbalan apapun pada orang yang berhasil membawa putri saya pulang dengan selamat... mohon bantuan semuanya..." ujar tuan Gerald sambil membungkukkan badannya menghadap mereka semua...
"terima kasih..." ujar tuan Gerald lagi sebelum meninggal ruangan konferensi pers itu dilakukan...
"siapa tuan muda tampan yang berdiri dan membantu tuan Gerald tadi itu? apa dia salah satu asisten tuan Gerald atau bahkan dia adalah calon menantunya?" bisik seorang wartawan yang bertanya pada rekannya...
"aku juga tidak tahu... tapi dengar-dengar dari berita yang beredar belum lama ini, dia adalah putra pertama dari Presdir Hans Group, salah satu perusahaan besar yang tengah merajai pangsa pasar otomotif, konstruksi dan bahkan fashion di asia tenggara... jika kabar ini benar, maka kemungkinan besar memang ada hubungan baik yang sedang terjalin diantara kedua perusahaan besar itu... bukankah sudah sangat lumrah jika keluarga kaya dan berpengaruh seperti mereka itu ada pernikahan bisnisnya kan..." sahut rekannya itu...
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
__ADS_1
⭐⭐⭐⭐⭐