
HAPPY READING GUYS
_______________________
Di parkiran mobil...
Saat tengah berjalan menuju mobil mereka KJ melihat Ana menggosokkan telapak tangannya pada lengannya... tampaknya Ana tengah kedinginan karena hanya memakai gaun putih yang terlihat cantik tanpa lengan itu...
KJ membuka jas nya dan memakaikannya pada tubuh Ana...
melihat hal itu Ana berusaha untuk mengembalikan jas itu pada KJ, ia merasa gengsi untuk menerima perlakuan baik dari KJ setelah ia kembali berusaha bersikap arogan padanya...
"tidak usah KJ, kau pakai saja jasmu ini" ujar Ana sambil memberikan jasnya lagi pada KJ
"pakailah nona, jika nona menolaknya maka buang saja nona, itu tidak masalah... saya paham jika saya memang tidak pantas berada sejajar dengan nona, tapi sebagai seorang pria saya tidak bisa membiarkan nona kedinginan..." sahut KJ lalu berjalan kearah pintu penumpang dan membukakan pintunya untuk Ana...
Braaakkkk!!!
"Hentikan semua ini KJ!" teriak Ana pada KJ sambil membanting pintu itu sampai tertutup kembali dengan suara yang cukup keras...
"maksud nona? nona ingin saya berhenti menjadi bodyguard nona?" tanya KJ dengan tatapan datarnya pada Ana
"berhenti mempermainkan perasaanku! berhenti terus mengingatkan jika aku pernah berkata bahwa kau tak pantas untuk ku! kau... kau telah membuatku bingung, kau mengacaukan hidupku, membuatku bergantung padamu! membuatku jatuh cinta padamu! padahal kau sendiri tidak pernah menyukaiku sedikitpun !..." sahut Ana setengah berteriak pada KJ
"Lalu... Lalu tadi itu apa? apa maksudmu bernyanyi dengan begitu indah dan terus menatapku! mengatakan kata-kata yang begitu membingungkan dan ambigu bagiku? kau mengatakan pada Mark bahwa kau tak pernah sedikitpun menyukaiku, lalu kenapa kau melakukan semua ini? kenapa KJ?! apa kau sangat senang mempermainkan perasaanku huh?!" ujar Ana lagi, KJ hanya diam mendengarkan luapan emosi dari nona Ana nya itu...
__ADS_1
"ternyata Mark benar... dia mendengar ucapanku saat itu..." batin KJ
"nona... maafkan aku... aku tidak bermaksud untuk mempermainkan perasaanmu... aku hanya tidak lah pantas untuk bersama mu karena..." ucap KJ dipotong oleh Ana...
"berhenti mengatakan bahwa kau tak pantas untukku, aku paham kau sakit hati mendengar itu dariku, tapi tolong berhenti mengulang-ulangnya... aku mengatakan itu karena aku sedang marah padamu!" potong Ana
"tidak nona... bukan itu maksudku, ada alasan lain..." sahut KJ namun matanya menangkap sesuatu yang sangat mencurigakan dari arah kejauhan...
"KJ! berhenti berputar putar, katakan saja padaku kau menyukaiku juga atau tidak?! agar semua ini jelas, jangan menggantungkan dan menarik ulur perasaanku lagi dengan segala tingkah lakumu yang membingungkanku ini..." pinta Ana sambil memukul dada bidang KJ cukup keras lalu menatap wajah tampan bodyguardnya itu... wajah yang selama ini selalu membuatnya tersenyum, sedih, kecewa dan cemburu...
saat Ana menatap wajah KJ, ia dapat melihat ekspresi wajah KJ yang berubah menjadi sangat serius saat ini...
"nona, kita bicarakan ini nanti... cepat masuklah!" perintah KJ sambil menarik lengan Ana cukup keras lalu mendorongnya masuk kedalam mobil, hingga tubuh Ana sedikit membentur pintu yang ada di sebelahnya itu...
"nona berlindung lah di sela-sela jok belakang! membungkuk disana!" perintah KJ tegas saat ia tengah berusaha duduk di kursi kemudi akan tetapi ia malah masuk dari arah pintu kursi penumpang depan...
"ada apa ini? jelaskan padaku KJ" pinta Ana mulai merasa khawatir...
"tidak ada waktu lagi Ana... aku mohon jangan panik, dan tetap berlindung disana jangan biarkan dirimu terluka sedikitpun, jika kau terluka maka aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri Ana, biarkan aku fokus saat ini..." sahut KJ dan tanpa ia sadari ia memanggil Ana tanpa menggunakan embel-embel nona lagi...
"baiklah..." sahut Ana patuh dan ia meringkukkan badannya yang ramping itu di sela-sela jok kemudi dan jok belakang itu....
Bruuuummmmm!!!!!
Suara mobil yang mereka kendarai di bawa melaju dengan sangat kencang oleh KJ yang berusaha secepat mungkin meninggalkan tempat itu...
__ADS_1
Selang beberapa saat kemudian terdengar KJ sedang berbicara dengan seseorang melalui alat komunikasi pribadinya, bukan dari sebuah ponsel lain ataupun dari ponsel yang Ana berikan dulu... itu lebih mirip seperti handsfree yang terhubung ke sebuah alat yang berbentuk kotak hitam yang berukuran kecil di saku jasnya...
"ikuti aku, jangan biarkan mereka melakukan hal buruk... aku rasa karena di sekitar sini masih sangat ramai mereka tidak akan berani mengambil tindakan ekstrim, tapi itu tidak akan bertahan lama... setelah melewati jalan sepi mereka akan mulai bertindak..." ujar KJ pada seseorang di seberang sana...
"…............................"
"apa orang-orang yang dikirim ayahku belum sampai di distrik ini?" tanya KJ lagi pada orang itu
"..............................."
"sial!!! tidak ku sangka mereka akan bertindak secepat ini... aku terlalu meremehkan mereka..." umpat KJ setelah sambungannya terputus dengan orang itu, KJ tetap melajukan mobilnya dengan kencang menembus jalan kota New York yang terlihat begitu hingar bingar dengan jutaaan cahaya lampu warna-warni yang terpancar dari setiap gedung-gedung yang begitu tinggi itu...
Karena rasa penasaran yang sangat kuat akhirnya Ana memutuskan untuk melihat kebelakang mobil, ia sangat merasa penasaran kenapa KJ sangat terlihat panik saat ini...
Dan betapa terkejutnya Ana melihat banyak mobil berwarna hitam yang mengikuti mereka, Ana sekarang paham apa yang membuat KJ panik... ini pasti merupakan bagian dari siasat yang dirancang oleh musuh-musuh ayahnya yang selama ini selalu berusaha untuk membunuhnya....
"Tao cepat kirimkan navigasinya, ini akan lebih parah dari yang di rencanakan... nanti semua kendali akan berpindah pada ayah..." ujar KJ pada orang yang dipanggil Tao itu...
"tapi kak, bagaimana dengan rencana besar itu? waktunya sudah sangat dekat" tanya Tao yang sudah merasa khawatir pada kakaknya ini...
_______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
__ADS_1