Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Tantangan Dari Simmon


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


Di dalam ruang dosen,


Simmon dan Art langsung masuk ke ruangan khusus yang berisikan plang nama bertuliskan Prof. Simmon tepat di atas pintunya itu...


"hmmm... menyenangkan sekali... tak heran kak seniorku ini memilih menjadi seorang dosen ya... setiap hari dikelilingi oleh yang bening-bening seperti itu pasti sangat nikmat sebagai sarana cuci mata hahaha..." ujar Art menggoda kakak seniornya ini...


"diam kau, jangan bicara yang macam-macam... kau pikir aku seorang pria mata keranjang apa? yang hanya berfokus dan memikirkan tentang sex dan gadis cantik saja... astaga... aku tidak se-picik dan se-naif itu juniorku yang jenius..." sahut Simmon sambil menggelengkan kepalanya, namun seutas senyum perlahan muncul di wajahnya karena Art selalu berhasil membuat moodnya dalam keadaan baik sebaik-baiknya...


"astaga... kak Mia Olivia'ku yang cantik benar-benar tidak salah memilih ya... seandainya dia dulu tidak mendengarkan perkataan'ku dan mengejar keinginannya untuk memiliki kartu undangan pertunangan yang unik yang berisi cover tulisan M&M Mia & Miller... oh... manis dan polosnya dirinya... hahaha" ujar Art sambil tertawa puas saat melihat tatapan mata kakak seniornya yang tiba-tiba langsung menajam kearahnya saat ia menyebutkan nama Miller itu...


"jangan sebut pria itu dihadapanku!" ujar Simmon dengan tegas pada Art yang masih saja tertawa tak menghiraukan ucapannya...


"hahaha... sudahlah... kenapa selalu mengingat masa lalu kak? yang terpenting kan dia, si wanita cantik bernama Mia Olivia itu sudah resmi terikat dalam ikatan pertunangan denganmu... tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi... asalkan jangan terlalu lama mengambil keputusan untuk melamarnya dan secara resmi menjadikannya sebagai istrimu di depan altar pernikahan... dan jangan lupa undang aku... hehehe" sahut Art panjang lebar...


Plak...


Sebuah kartu undangan pernikahan mendarat dengan mulus di dada bidang Art, lalu tangannya dengan sangat sigap menangkap kartu undangan yang terkesan begitu elegan itu...


"Simmon & Mia... astaga... setelah sekian lama menunggu... akhirnya si penggila titel ini akhirnya memutuskan untuk segera menikah hahaha" ujar Art setelah melihat nama yang tertulis dengan tinta emas yang bertuliskan Simmon & Mia itu...

__ADS_1


"jangan datang seorang diri... aku tidak mau melihatmu seperti jones di hari bahagiaku..." sahut Simmon sambil tersenyum mengejek kearah Art...


"hahaha... oke aku kalah... ini pembahasan yang membuatku benar-benar kalah telak saat ini... tapi tidak untuk ke depannya... tunggulah beberapa waktu lagi maka aku juga akan memberikan sebuah undangan khusus berlapis emas asli khusus untuk diri saja hahaha..." sahut Art


"hahaha, jika benar maka buktikan padaku... bawa gadis itu datang ke pesta pernikahanku sebagai gandengan'mu... jangan buat aku malu sebagai seniormu karena harus memiliki junior yang payah dalam hal cinta sepertimu... hahaha" ujar Simmon lagi sambil tertawa puas...


"hey, aku tidak seburuk itu juga... hanya saja..." ujar Art sedikit ragu


"hanya saja apa?" tanya Simmon penasaran


"hanya saja karena latar belakang keluargaku dia berpikir untuk berhenti untuk mencintaiku... makanya sekarang aku masih terus berusaha keras untuk memenangkan hatinya lagi... paham kakak senior sombong? hahaha" sahut Art sambil tertawa


"benarkah? memangnya kenapa? apa dia gadis yang sangat takut menikahi pria kaya raya seperti dirimu? ah... mungkin saja dia terlalu banyak menonton serial drama di televisi... memangnya kau berasal dari keluarga mafia apa... sehingga kau bisa menjadi sangat kaya dan terkenal dimana-mana hahaha" ujar Simmon dengan asal kepada Art, dan tanpa disangka-sangka kalau Art akan menjawabnya dengan keseriusannya...


"hahaha.. ha.. ha... kau jangan bercanda Art..." ujar Simmon tertawa canggung..


"kau bercanda kan?" tanya Simmon lagi


"tidak sama sekali kak... aku serius, untuk tingkatanku sebagai seorang anak yang akan meneruskan langkah dari ayahku nantinya maka usahaku untuk menyelesaikan program magister ku dengan jangka waktu kurang dari 2 tahun itu hanyalah sebuah pelatihan kecil agar aku memiliki standar paling dasar untuk mengambil alih SDG nantinya..." sahut Art pada seniornya ini... ia sangat bisa mempercayai seniornya ini karena sudah sangat mengenal karakteristik dan juga semua sifat yang Simmon miliki, sehingga jikalau pun Art harus mengatakan latar belakang dari keluarganya maka ia pasti akan mengatakan dengan gamblang karena ia bisa memberikan kepercayaan penuh padanya...


"SDG? apa itu?" tanya Simmon dengan sangat berhati-hati


"Silver Dragon..." sahut Art singkat

__ADS_1


Hanya dengan mengatakan nama itu saja Simmon sudah dapat memahaminya, karena nama Silver Dragon yudah benar-benar terkenal hingga tidak heran jika banyak orang di dunia ini tahu apa itu Silver Dragon dan kekuasaan yang dimilikinya...


Karena pengaruh dan juga popularitasnya sudah setara dengan para Yakuza Jepang yang terkenal sampai seringkali disisipkan pada film-film layar lebar namun hanya disisipkan karakteristik mereka karena tidak ada satupun produsen film berani untuk menyebutkan nama asli dari organisasi yang coba mereka gambarkan dalam film demi untuk menjaga keamanan diri mereka sendiri tentunya...


"kau serius? kalau ini bercandaan ini benar-benar tidak lucu Art..." ujar Simmon memastikan lagi pada Art...


"aku percaya padamu makanya aku mau mengatakan ini kak... jadi jagalah kepercayaan dariku ini..." sahut Art dengan santai namun tetap saja terselip sebuah rasa mengintimidasi yang dapat dirasakan oleh Simmon saat ini....


"astaga... bagaimana aku bisa percaya ini... jadi selama beberapa tahun ini aku telah berteman dengan salah satu orang paling berbahaya di dunia ini? oh, tuhan... tapi tunggu... berarti dulu saat kau baru saja mulai kuliah, ada seseorang yang mencoba membully dirimu kemudian keesokan harinya beredar isu tentang dia yang dihajar habis-habisan oleh seorang pria tidak dikenal, hingga dirawat di UGD... jadi apa itu adalah ulahmu?" tanya Simmon yang kembali teringat akan salah satu kejadian aneh semasa kuliahnya dulu...


Dimana seorang pria kaya, anak dari salah satu donatur terbesar kampusnya yang tidak satupun orang akan mau terlibat masalah dengannya karena ia terkenal sewenang-wenang dan selalu semaunya sendiri... karena bagaimanapun juga, di seluruh belahan bumi ini masih berlaku satu aturan tak tertulis yaitu yang kaya dapat melakukan apapun semau mereka...


diterima atau tidak maka uang yang akan selalu berbicara...


Mendengar pertanyaan dari seniornya itu Art hanya tertawa tanpa menoleh kearah seniornya itu... ia malah asik membolak-balikkan beberapa makalah yang merupakan tugas-tugas dari mahasiswa yang belum diperiksa oleh Simmon...


______________________


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2