Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Kata 'Kau Tidak Pantas' dari Ana


__ADS_3

 


HAPPY READING GUYS


 


__________________


Di Parkiran kampus...


sebelum Ana dan Harry masuk kedalam mobil, KJ menghentikan mereka...


"tunggu... biar saya memeriksanya dulu..." ujar KJ lalu mengeluarkan sebuah benda kotak kecil dengan layar kecil dan lampu merah yang berkedip-kedip...


KJ berjongkok lalu berjalan memutari sekitar mobil itu... ia melakukan pengecekan menyeluruh...


"apa yang kau lakukan KJ?" tanya Harry penasaran


"saya mengecek keamanan mobil ini tuan Harry... dan semuanya aman sekarang..." sahut KJ lalu ia memundurkan langkahnya membiarkan mereka berdua masuk...


"terima kasih KJ, Tuan Putri Ana ku ini pasti akan aku antar dengan selamat sampai ke rumah... percayalah" ujar Harry dengan senyum penuh kemenangan, karena akhirnya Ana lebih memilih pulang bersamanya...


"....." KJ hanya diam dan masuk ke dalam mobil, setelah Harry melajukan mobilnya KJ mengikutinya dari belakang


"Apa KJ menyukai Ana?" tiba-tiba sebuah pertanyaan mengudara dari mulut Andeline pada Davika


"Huh? maksudmu Lin?" tanya Davika bingung


"Apa mungkin KJ telah jatuh cinta pada Ana?" tanya Andeline lagi dengan sedikit lesu


"kenapa kau berpikir begitu lin?" tanya Davika penasaran


"karena seberapa pun usahaku mendekatinya dia hanya menganggapku sebagai teman, sedangkan saat bersama dengan Ana dia terlihat sangat senang... dia mau melakukan apapun demi Ana..." ujar Andeline lagi


"ah paling itu hanya karena dia adalah bodyguardnya Ana... dia pasti akan melakukan apapun demi Ana kan..." sahut Davika, namun di dalam hatinya ia juga sangat penasaran...


"memangnya siapa yang tau isi hati dari pria misterius yang bernama KJ ini? bahkan namanya saja tidak ada yang tau..." batin Davika


"tidak Dav... aku sering melihat KJ sedikit emosional melihat kedekatan Ana dan Harry akhir-akhir ini... biasanya ia hanya akan memasang wajah datarnya dan fokus mengamati keadaan di sekitar Ana... tapi saat latihan dansa ini menjadi lebih intens dan lebih romantis aku melihat ia mengepalkan tangannya kuat-kuat... tatapan matanya berbeda mengamati Ana dan Harry yang sedang saling berpelukan saat latihan dansa... apa aku tidak punya kesempatan?" ujar Andeline panjang lebar... ia tampak sedikit putus asa untuk mendekati KJ karena tak kunjung mendapatkan respon positif darinya...

__ADS_1


"benarkah?" tanya Davika antusias


"perasaanku berkata demikian Dav... tapi aku tak tau pasti... aku sangat menyukainya..." sahut Andeline sambil memeluk tubuh Davika


"sudah-sudah... laki-laki kan bukan cuma KJ saja... lagi pula jika memang ia jatuh cinta pada Ana akan lebih bagus... KJ akan menjaga Ana dengan sepenuh hatinya..." sahut Davika


"tapi bagaimana dengan perasaanku Dav?" tanya Andeline sedih


"sudahlah... jangan dipikirkan... jangan galau hanya karena laki-laki misterius seperti KJ..." sahut Davika


"kedua sahabatku jadi patah hati tidak jelas begini hanya karena laki-laki misterius ini... betapa hebat pesonanya... untung aku sudah punya pacar jadi tidak ikut dalam kasus cinta rumit ini... hahaha..." batin Davika, ia tertawa dalam hatinya


***


Di depan pintu rumah kediaman keluarga Geraldine...


"Hallo selamat datang nak Harry... ayo masuk nak..." sapa Gerald dengan ramah pada Harry


"terima kasih paman... aku datang mengunjungi paman Gerald sekalian mengantar Ana pulang dari latihan tadi di kampus paman..." ujar Harry sambil berjalan masuk mengikuti Gerald


"apa acaranya masih lama? sepertinya kalian sudah 2 mingguan berlatihnya ya..." sahut Gerald sambil duduk di sofa ruang tamu


seorang pelayan wanita rumah itu datang membawakan minuman untuk mereka...


"silahkan diminum nak..." ujar tuan Gerald pada Harry


"terima kasih paman..." sahut Harry lalu mengambil gelas berisi minuman itu


"KJ duduklah... kau tidak perlu berdiri begitu..." ujar tuan Gerald saat melihat KJ hanya berdiri di belakang mereka


"tidak usah tuan... saya tidak pantas..." sahutnya sopan


"ya kau memang tidak pantas" ujar Ana ketus, mendengar ucapan Ana itu, tuan Gerald menatap putrinya heran...


sudah lama ia tidak bersikap buruk seperti ini tapi kenapa ia kembali seperti ini sekarang?


"kenapa kau berbicara begitu pada KJ? dia sudah selalu melindungimu kau tau itu kan?" tanya tuan Gerald pada Ana


"itu memang kewajibannya, memangnya ada yang salah pa?" tanya balik Ana

__ADS_1


"kenapa kau..." ujar tuan Gerald dan langsung dipotong oleh KJ


"benar tuan... saya tidak pantas mendapatkan perlakuan yang sangat baik dari anda dan nona Ana, saya tidaklah pantas duduk bersama dan disandingkan dengan majikan saya... karena di dalam rumah sudah saya pastikan aman maka saya permisi dulu tuan..." sahut KJ lalu ia berjalan ke belakang rumah menuju kamarnya yang berada di sebelah kamar Mark itu...


setelah KJ pergi Harry berbicara pada Ana...


"Ana, menurutku kamu jangan terlalu keras begitu pada KJ... bagaimana papamu benar, dia sudah menjadi pelindungmu selama ini..." ujar Harry dengan bijak


"tidak usah pedulikan... mendingan kita makan sekarang..." ujar Ana langsung berdiri dan menuju meja makan yang sebentar lagi akan siap untuk makan malam itu...


tuan Gerald hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah laku putri kesayangannya ini... wataknya yang keras kepala ini sudah muncul lagi, padahal ia berharap agar Ana bisa menjadi anak yang baik dan perhatian seperti sebelumnya...


***


di kamar KJ terlihat baru saja selesai mengganti bajunya... tak lama kemudian Mark mengetuk pintu dan langsung masuk karena pintunya tidak KJ kunci...


"hey kawan kau kenapa? kenapa nona Ana sesinis itu padamu? padahal dia sangat perhatian padamu kemarin saat di rumah sakit.. " tanya Mark yang kebetulan tadi mendengar percakapan singkat di ruang tamu itu


"tidak tau... aku hanya bisa pasrah dengan sikap nona padaku... dia kembali sangat arogan, jutek... huuuhh..." sahut KJ


"apa kau membuat kesalahan lagi pada nona huh? aneh sekali kalau dia berubah tanpa alasan... atau jangan-jangan dia mendengar ucapanmu yang bilang tidak menyukainya kemarin?" tebak Mark dengan asal


"lalu kenapa jika nona Ana dengar? apa hubungannya?" tanya KJ enteng dan tidak begitu peduli dengan ocehan Mark yang menurutnya tidak ada penting-pentingnya itu


"apa kau bodoh KJ? tentu ada pengaruhnya! jika nona Ana benar-benar menyukaimu sampai-sampai berani memintamu untuk menciumnya, maka saat mendengar bahwa kau dengan gamblangnya mengatakan bahwa kau tidak menyukainya sedikitpun maka kau pikir nona Ana tidak akan merasa malu? merasa tidak punya harga diri karena menyuruh seorang pria yang sama sekali tidak menyukai dirinya untuk menciumnya? haaah kau ini benar-benar ya... kau hanya pintar bekerja namun tidak peka akan perasaan wanita..." ujar Mark panjang lebar pada KJ


"kau ini berisik sekali Mark! diamlah aku mau istirahat!" seru KJ sambil mendorong Mark keluar dari kamarnya lalu mengunci pintunya


"apa benar dia menyukaiku? tapi bagaimana bisa? aku tidak bisa membiarkan hal ini tetap berlanjut... tapi kenapa aku juga bingung dengan perasaanku sendiri?" batik KJ, perasaannya benar-benar campur aduk sekarang ini...


ia merebahkan tubuhnya di tempat tidur kecilnya itu sambil menatap langit-langit kamarnya...


__________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2