Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Serius


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"berikan padaku!" seru Ana kesal karena Art tidak membiarkan dirinya mengambil buku-buku itu, malahan ia dipermainkan seperti anak kecil saat ini...


"ambil saja sayangku... aku tidak melarangnya kok..." sahut Art dengan wajah yang tidak berdosa sedikitpun karena telah menjahili Ana...


"kau tidak melarangnya tapi kau mempermainkan aku seperti ini apa bedanya?" ujar Ana setengah berteriak pada Art...


Greeppp...


Art langsung memeluk pinggang Ana dengan sebelah tangannya yang masih bebas tak memegang apapun lagi,


"aku tidak pernah mempermainkan dirimu... aku selalu serius padamu, dulu aku sangat serius menjaga dirimu sebagai bodyguard pribadimu... hanya dari sudut pandang itu saja sebelumnya karena aku tidak dan belum pernah jatuh cinta, tapi semuanya berubah hanya karena dirimu, melihatmu tersenyum, tertawa, kesal, dan marah entah bagaimana berhasil membuat aku bahagia... hatiku menghangat, sekarang... karena aku sudah jatuh cinta padamu, maka sekarang aku akan terus mengejarmu... sampai kamu menyerah dan mau menjadi istriku..." ujar Art dengan penuh keseriusan di wajahnya...


"aku mencintaimu..." ujar Art lagi sambil mencium kening Ana yang masih terpaku setelah mendengar apa yang ia katakan barusan...


"................."


Pipi Ana memerah, namun tak ada satupun kata-kata yang ia ucapkan... ia seakan masih melayang-layang dalam pikirannya sendiri,


Art langsung mengajak Ana masuk ke dalam rumah, mengajaknya untuk duduk di ruang tamu tapi Ana menolaknya...


"aku mau ke kamar sebentar..." ujar Ana masih dengan tatapan mata yang penuh keraguan, seakan-akan tatapan matanya kosong...


"baiklah, nanti cepat kesini... kita akan mulai pelatihan bisnis selanjutnya, materi pengelolaan pasar saham oke?" sahut Art dan Ana mengangguk setuju...


"heemmm..." ujap Ana sambil berbalik dan melangkah pergi, ia naik ke lantai 2 dimana kamarnya berada...


Membuka pintu kamarnya, masuk lalu menutup pintunya, kemudian menyandarkan tubuhnya di balik pintu kamarnya itu...

__ADS_1


ia memegangi dadanya yang terasa sesak namun juga berdebar disaat yang bersamaan...


"apa aku akan menyerah secepat ini padanya? astaga... hatiku kau lemah sekali ya..." gumam Ana pada dirinya sendiri, lalu tidak lama setelah itu ia segera masuk ke dalam kamar mandinya berniat untuk berendam alih-alih ingin meredam gejolak di dalam hatinya...


Namun satu hal yang Ana lupakan...


ia lupa mengunci pintu kamarnya sebelum mandi...


Ana menatap pantulan dirinya sendiri di cermin yang cukup besar yang ada di dalam kamar mandinya itu, ia masih dapat melihat dengan jelas rona merah di pipinya akibat dari apa yang baru saja Art lakukan hingga membuatnya benar-benar berdebar...


"lebih baik lupakan semua ini sejenak, dan aku akan menyerah... jika memang kamu serius maka aku pasti akan menerimamu kak Art..." gumam Ana pada pantulan dirinya itu sambil tersenyum tipis...


Ana membuka seluruh pakaiannya dan langsung masuk ke dalam bathtub-nya yang telah terisi penuh oleh air hangat itu...


jika dipikir-pikir dirinya memang sudah cukup lama tidak berendam selama ini, jadi tidak apalah jika sekarang ia menikmati berendam air hangat sampai puas meskipun Art sedang menunggunya di ruang tamu untuk memulai pelatihan bisnis hari ini...


"biar dia menunggu sampai bosan... hitung-hitung pembalasan karena sudah membuatku menunggu di parkiran tadi hihihi..." ujar Ana sambil menggosok perlahan tangan dan kakinya di dalam air, menikmati buaian hangat dari air yang memenuhi bathtub itu saat ini...


"dia sedang apa hingga sekarang masih juga belum kesini..." gumam Art sambil berjalan menaiki tangga menuju lantai 2 dimana kamar Ana berada...


Tok!Tok!Tok!


"Ana... kamu sedang apa? kenapa lama sekali belum juga turun? mau belajar di kamarmu lagi?" tanya Art namun tidak ada jawaban dari Ana...


Art pun mencoba membuka pintu kamar Ana dan ternyata tidak dikunci hingga Art dapat dengan mudah masuk ke dalam kamarnya...


"dia pasti masih mandi... kenapa kebanyakan perempuan itu sangat suka mandi lama-lama ya, apa perawatan tubuh mereka sangat banyak sehingga perlu waktu lama?" gumam Art pada dirinya sendiri setelah tidak melihat Ana di kamarnya namun ada sendal mandi yang ada di depan kamar mandinya yang menandakan Ana sedang berada di dalam sana...


Art pun turun ke bawah lagi dan mengambil laptop dan juga semua buku-buku tebal itu dari meja ruang tamu dan membawanya ke dalam kamar Ana...


Ia membuka laptop Ana dan mulai membaca sekilas tentang buku-buku itu, Art pun tersenyum setelah membaca sebagian besar dari buku-buku itu...

__ADS_1


"dia pasti belum membaca isi buku-buku ini, karena sebenarnya semua rangkuman materi yang ada di dalam buku ini sudah aku ajarkan semuanya padanya kemarin..." gumam Art sambil tersenyum manis membolak-balik halaman buku-buku itu memastikan tidak ada materi yang terlewatkan...


"baiklah... agar tidak membuang-buang waktu aku kerjakan saja tugasnya sekarang, setelah dia selesai mandi bisa mulai pelatihan bisnis tanpa ada alasan apapun lagi darinya..." ujar Art yang langsung menghidupkan laptop Ana dan mengerjakan semua tugas itu dengan sangat cepat...


Satu jam pun telah berlalu,


Art sudah menyelesaikan semua buku-buku itu, semuanya sudah benar-benar menjadi lembaran tipis yang memuat inti sari dari buku-buku tebal itu, benar-benar hanya tinggal poin-poin utama dari materinya sehingga sangat mudah untuk dipahami...


"aaahhhh... selesai juga, dan semua ini membuatku mengantuk... hoooaaammm..." ujar Art sambil menguap lalu merebahkan tubuhnya di sofa panjang yang sedang ia duduki ini...


"hoooaaaaammm..... ah, aku sampai ketiduran di dalam bathtub... uuh, dinginnya..." gumam Ana yang baru saja terbangun karena tidak sengaja tertidur di dalam bathtub saking nyamannya berendam air hangat...


"kulitku sudah mulai berkerut seperti ini... berapa lama aku tertidur disini?" gumam Ana pada dirinya sendiri setelah ia sudah keluar dari bathtub itu dengan sedikit menggigil kedinginan...


Setelah membersihkan dirinya dengan sabun dan membasuh tubuhnya di bawah guyuran air hangat yang keluar dari shower, Ana langsung memakai handuk untuk menutupi dada dan tubuhnya sampai di pangkal pahanya...


Ia juga memakai handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya...


namun saat baru saja keluar dari kamar mandi, Ana dikejutkan oleh Art yang sudah tidur terlentang di atas sofa kamarnya itu...


"ah, untungnya dia tidur... kalau tidak aku pasti sudah malu... bagaimana bisa aku lupa mengunci pintu sih?! isss..." gumam Ana pada dirinya sendiri setelah mengambil baju dari lemarinya dengan sangat cepat dan hati-hati agar Art tidak terbangun karena pergerakannya...


______________________


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2