Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Awal Misi Sesungguhnya


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"Oke semuanya sudah selesai, kalian bisa kembali ke daratan segera..." ujar Tao mengonfirmasikan bahwa semua yang diperlukan sudah selesai saat ini dan mereka semua bisa kembali dari sana...


"lihatlah, ada beberapa kapal patroli disana... mereka mengawasi radius 200 meter dari pulau... jangan sampai membuat mereka menyadari keberadaan kita..." ujar Art memperhatikan kapal yang jauh disana...


"dengan deburan ombak dan jarak yang sejauh ini, mereka tidak akan bisa tahu lokasi kita saat ini... seandainya mereka tahu pun, mereka pasti mengira kalau kita adalah para penyelam yang baru saja kembali dari Channel Island... tenang saja..." sahut KJ sambil memutar balik kapal speedboat mereka itu dan langsung melajukannya dengan cepat kearah Zuma Beach lagi...


Tak memakan waktu yang lama dengan kecepatan speedboat yang tinggi, akhirnya mereka sampai lagi di tepi pantai Zuma Beach...


Setelah memarkirkan kapal mereka dengan rapi, mereka bertiga langsung menuju mobil mereka dan pergi darisana menuju tempat berkumpul sebelum Misi Besar ini akan dijalankan nanti malam...


Mengakhiri semua musuh mereka dalam satu malam yang telah dirancang dengan sempurna...


***


Setelah sampai di markas mereka itu, KJ dan Art segera menghampiri Naw dan Tao yang sedang mengolah data untuk penyusupan nanti malam...


Sementara Tan mengikuti Ben untuk menyiapkan perlengkapan menyelam, senjata dan juga baju selam yang akan mereka gunakan nanti...


"bagaimana? apa suhunya nanti malam akan berubah ekstrem atau masih akan ada dalam batas normal?" tanya KJ sambil melepaskan jam tangannya yang basah karena terkena ombak tadi...


"tidak begitu kak... dari analisis arus dan pergerakan gelombang di kolom perairan, suhu air pada malam hari akan berada di kisaran 19-20°C pada kedalam itu... semuanya masih tergolong normal, resiko hipotermianya tidak terlalu tinggi... tapi tetap kalian harus minum vitamin sekarang untuk berjaga-jaga..." sahut Naw menjelaskan hasil analisis mereka itu...


"ini minumlah vitamin ini, aku sudah membawakan yang terbaik..." ujar Vat yang baru saja tiba disana...


"oke, semuanya sudah siap berarti kan?" tanya KJ lagi


"sudah kak, stun gun sudah siap, pistol slince kaliber 9mm, senapan m4 carbine, sub-machine gun... semuanya sudah siap kak..." sahut Tao


"oh ya, jangan lupa juga kak... penggunaan oxygen hydro cutternya harus seefektif mungkin karena bahan bakarnya menggunakan oksigen yang ada di dalam tangki yang kakak bawa... jangan sampai kehabisan oksigen di dalam tangki karena itu sangat berbahaya..." ujar Vat mengingatkan

__ADS_1


"iya aku sudah ingat Vat... tenang saja dan kalian fokuslah pada tugas kalian masing-masing..." sahut KJ sambil tersenyum pada mereka semua...


"oh ya... ingatkan pada Lee untuk terus waspada, keselamatan Pim dan tuan muda kecil ada di tangannya dan Ace..." ujar KJ lalu mengambil peralatan oxygen hydro cutter itu dari atas meja...


"Oke kak... pasti!" sahut Tao penuh semangat


Setelah itu merekapun memastikan persiapan dari tugas mereka masing-masing... memastikan semuanya disiapkan dengan sebaik mungkin, mereka tidak mau kalah dengan ayah-ayah mereka yang juga sedang mempersiapkan tugas mereka masing-masing yang diberikan oleh tuan Kim Hans...


Jika dalam permainan, ini akan disebut sebagai misi terakhir...


"Aku tidak akan kalah dengan ayahku sendiri... hacking sistem keamanan mansion itu pasti bisa aku taklukkan!" gumam Tao dalam hatinya dengan penuh semangat dan keyakinan...


"Jika di sisi kanan ayah bisa menaklukkan para penjaga dengan anggota snipernya... maka disisi kiri juga akan aku bersihkan sampai tak tersisa!" gumam Naw dalam hatinya, ia benar-benar bersemangat untuk bisa menandingi kemampuan ayahnya Jay...


"Ayah selalu bisa mensupport paman Kim dengan kepintaran dan juga keahliannya, maka aku pun pasti bisa mensupport kakak Art dengan segenap kemampuan yang kumiliki saat ini!" gumam Ben penuh percaya diri dalam hatinya


"Jika ayah selalu bisa mendukung dan melindungi keselamatan paman Kim dengan segenap kemampuan dan sumpah dokternya, maka aku juga tidak akan mau kalah... atas nyawa dan gelarku, aku bersumpah untuk terus menopang kak Art sampai ia mencapai puncaknya!" gumam Vat dalam hatinya sambil mengepalkan tangannya kuat-kuat sama seperti tekadnya yang sudah bulat...


***


matahari mulai mengarah ke barat dan bersiap untuk segera terbenam meninggalkan segurat cahaya senja yang menawan...


Semua orang sudah pergi melaksanakan tugas dan misi mereka masing-masing...


begitu juga yang dilakukan oleh tiga orang pria yang baru saja turun dari mobilnya ini...


Di tempat yang sama dengan pagi tadi, di tepi pantai Zuma Beach yang indah namun tak begitu ramai karena keadaan geografis pantai yang tidak begitu landai ini...


Mereka bertiga segera mengenakan pakaian selam dan peralatannya di sebuah pondok kecil di tepi pantai itu...


Art dan Tan menggunakan masing-masing satu tabung oksigen besar sebagai alat bantu pernapasan saat menyelam nanti, sedangkan KJ menggunakan 2 tabung oksigen berukuran sedang yang juga sudah dipasangi alat oxygen hydro cutter yang kini menggantung di pengait yang ada di dadanya itu...


"Mari bersiap brother..." ujar KJ sambil naik keatas kapal speedboat hitam mereka itu...

__ADS_1


"kita beraksi sekarang" sahut Tan ikut naik keatas kapal...


"lakukan dengan sempurna brother..." ujar Art yang kini duduk di sebelah KJ, sedangkan Tan duduk di belakang kemudi...


"Fin ini menyebalkan sekali kak..." ujar Tan sambil menghentakkan kakinya yang sudah terpasang Fin itu...


"jangan banyak alasan tuan muda... anda tidak akan memakainya sampai besok kok..." sahut KJ sambil terkekeh geli karena tingkah laku tuan mudanya itu...


Masih terlihat sisi manja dan kekanak-kanakan di dalam dirinya...


Ya... memang itu wajar karena umurnya masih sangat muda, masa-masa dimana ingin selalu mencari perhatian lebih dan mencoba segala hal baru baginya...


"makanya cepat kita selesaikan misi ini, setelah itu kebebasan akan selalu bersamamu Tan... ya walaupun tanggung jawab perusahaan itu berat, tapi tidak seberat SDG kan..." sahut Art tersenyum penuh arti pada KJ dan Tan...


KJ hanya geleng-geleng kepala mendengar ocehan mereka berdua...


namun saat memikirkan tentang sebentar lagi misi ini akan segera berakhir, tiba-tiba ia teringat akan satu hal...


Anastasya Geraldine...


Saat ia menyelesaikan misi ini, bagaimana dia harus menghadapi Ana lagi...


bagaimana caranya mengungkapkan semua rahasia yang selama ini ia sembunyikan darinya? dan bagaimana caranya membuat Ana tidak akan membencinya ketika ia tahu kebenaran tentang dirinya yang selama ini tidak pernah Ana ketahui...


"kapan kita akan berangkat KJ? melamun tentang apa?" tanya Art yang melihat KJ tiba-tiba melamun...


"Hahaha... gas kak, gas... jangan diam di sini-sini saja..." ujar Tan yang sudah tidak sabaran... KJ akhirnya tersadar akan lamunannya,


"oke let's go!" seru KJ sambil menginjak pedal gasnya dalam-dalam hingga speedboat mereka itu melaju dengan sangat kencang membelah lautan itu...


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...

__ADS_1


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2