
HAPPY READING GUYS
________________________
Di dalam kamarnya, Ana tampak kebingungan memilih pakaian mana yang akan ia pakai sekarang... kata-kata KJ yang memintanya untuk menggunakan pakain yang paling cantik terus menerus terngiang-ngiang dalam benaknya...
"kenapa dia memintaku untuk memakai pakaian yang terlihat cantik? apa sebenarnya dia mau mengajakku berkencan? aaaah.... tapi kalau iya, kenapa tidak langsung bilang mau kencan saja? ya, aku tidak boleh terlalu kegeeran..." ujar gumam Ana pada dirinya sendiri sambil mengobrak-abrik isi lemari pakaiannya...
Mengambil sebuah dress selutut berwarna pink dan menempelkannya pada tubuhnya lalu melihat pantulan dirinya di sebuah kaca besar yang ada di ruang gantinya itu...
"tapi bagaimana kalau ini benar-benar kencan? bukankah ini akan menjadi kencan pertamaku dengan KJ? huuuufffftttt...." gumam Ana lagi sambil memutar-mutar tubuhnya seakan memperhatikan apakah baju ini terlihat cocok dan membuatnya terlihat cantik atau tidak...
Tapi akhirnya baju itupun bernasib sama dengan seonggok tumpukan baju dan dress lainnya yang sudah mulai menggunung karena menurut Ana itu tidaklah membuat dirinya terlihat cantik...
Sampai pada sebuah dress berwarna cream selutut dengan motif bunga-bunga itu ia coba pakai,
"yang ini lumayan juga... biar tidak terlalu lama aku pakai ini saja ah..." ujar Ana lalu duduk di depan meja riasnya...
Ya, walaupun sesi untuk memilih baju ini saja sudah memakan waktu kurang lebih 30 menitan...
Ana memilih untuk memakai riasan wajah yang tipis dan simpel tapi tetap membuat kecantikannya memancar dengan sempurna...
Setelah bercermin untuk memastikan sekali lagi bahwa penampilannya sudah sempurna, akhirnya Ana pun keluar dari kamarnya dan turun ke bawah untuk bertemu dengan KJ...
Saat Ana terlihat menuruni tangga, lagi-lagi KJ dibuat tak dapat berkedip melihat pesona dari gadis cantik putri dari paman Geraldnya ini...
"sudah siap? tuan Gerald dan tuan Kim sudah mengizinkan kita pergi jalan-jalan..." ujar KJ sambil mengulurkan tangannya menyambut Ana di tangga paling bawah...
"kita mau kemana?" tanya Ana sedikit gugup ditatap begitu intens oleh KJ nya ini...
"kemanapun tempat yang ingin kamu kunjungi, dan dimanapun ada tempat yang indah, kita akan kesana..." sahut KJ sambil tersenyum manis pada Ana...
"baiklah... ayo kita berangkat sekarang..." sahut Ana
Lalu saat mereka melewati ruang tamu, Ana dan KJ sekali lagi berpamitan kepada tuan Gerald dan juga tuan Kim...
__ADS_1
Setelah KJ dan Ana sudah berada di luar rumah, Kim berkata pada Charles,
"perjuangan putraku untuk mendapatkan hati putrimu baru akan dimulai sekarang... meskipun Ana terlihat sangat mencintai Art sekarang, tapi setelah tahu akan kebenarannya... aku rasa putrimu akan membuat jarak yang cukup jauh dengan putraku..." ujar Kim pada sahabatnya itu
"jika mereka memang ditakdirkan untuk bersama, maka seberapa besar pun usaha Ana ingin menjauh, ia pasti akan terus ditarik oleh Art kearahnya... tapi aku berharap Art tidak akan sama gilanya denganmu, karena mengorbankan dirinya untuk orang yang ia cintai bukanlah satu-satunya cara untuk mencintai seseorang... tapi kegigihanmu untuk tetap hanya mencintai Aom mu itu aku akui memang patut dicontoh... hahaha..." sahut Charles sambil tertawa pelan
"tidak akan... putraku pasti akan menjadi pria yang lebih hebat dariku..." sahut Kim dengan bangganya
"jika ia ingin memiliki putriku maka itu harus..." ujar Charles lalu mereka berdua tertawa bersama-sama...
***
Di luar rumah,
KJ langsung berlari menuju mobilnya dan langsung membukakan pintunya untuk Ana...
"silahkan masuk tuan putri..." ujar KJ sambil tersenyum manis
"terima kasih..." sahut Ana sedikit malu-malu kucing
Setelah menutup pintu mobilnya, KJ segera berlari memutar menuju kemudi mobil sportnya itu...
"mobil siapa ini KJ?" tanya Ana saat KJ sudah masuk dan menutup pintu mobilnya juga...
"ini mobilku Ana..." sahut KJ sambil tersenyum lagi, seakan-akan senyumannya tidak akan pernah habis jika ia tunjukkan seharian hari ini...
"jangan bercanda... bagaimana mungkin? dulu saat awal-awal bekerja kamu bahkan tidak punya ponsel kan..." sahut Ana yang tidak percaya dengan apa yang KJ katakan itu...
"ini memang mobilku... tuan Kim yang memberikannya padaku..." sahut KJ lagi menjelaskan pada Ana...
"wow... paman Kim baik hati sekali memberikanmu mobil semahal ini... apa kamu pegawai kesayangannya?" tanya Ana sambil mengernyitkan keningnya
"ya Ana, aku memang salah satu kesayangannya tuan Kim Hans hehehe..." sahut KJ sambil terkekeh geli...
"sudah ya, cukup kita mengobrolnya... lebih baik kita segera berangkat..." ujar KJ sambil melajukan mobilnya dengan cepat keluar dari halaman rumah keluarga Geraldine ini...
__ADS_1
"kemana tujuan pertama kita?" tanya Ama antusias...
"belum sarapan kan? kita akan sarapan di tempat yang indah... mau kan?" tanya KJ sambil menoleh pada Ana sekilas lalu kembali fokus menyetir mobilnya...
"boleh juga... aku penasaran kita akan sarapan dimana..." sahut Ana sambil tersenyum manis pada KJ
"jangan tersenyum terlalu manis begitu pagi-pagi begini... hari ini masih sangat panjang, aku takut saat pulang aku menderita diabetes karena kamu Ana..." ujar KJ tersenyum namun tanpa menoleh kearah Ana, ia hanya menatap lurus kedepan...
"kamu pikir senyumanmu itu tidak manis? berhentilah tersenyum nanti orang-orang bisa mengira dirimu gila jika setiap detik tersenyum seperti itu..." sahut Ana tak mau kalah, namun sebenarnya di dalam hatinya sudah berdegup dengan kencang seperti sedang berdisko karena apa yang KJ ucapkan itu terdengar begitu manis di telinganya saat ini...
"hahaha... aku rasa tidak Ana, jika para gadis melihatku tersenyum seperti ini maka mereka pasti akan tergila-gila pada wajah tampanku ini kan..." ujar KJ lagi dengan penuh percaya dirinya...
"sejak kapan kamu berubah menjadi begitu narsistik KJ? aku baru tahu hahaha" sahut Ana setengah mengejek pada KJ...
"aku bukan narsis Ana... aku hanya berbicara faktanya saja..." sahut KJ lagi sambil mengedipkan matanya pada Ana
Dan tanpa terasa hampir 1 jam-an mereka mengobrol di perjalanan, akhirnya mereka sudah sampai di sebuah restoran & pub bernama The Riegelsville Inn yang ada di pinggiran sungai Delaware yang sejuk dan indah di pandang mata...
Sebuah restoran yang menyajikan makanan enak dan juga pemandangan yang indah, setiap pengunjung bisa menikmati pemandangan alamnya dari balkon restoran itu... gemericik air dari sungai yang ada di bawahnya menambah kesan rileksasi yang menyenangkan...
"waaahh.... dari mana kamu bisa mendapatkan rekomendasi tempat yang bagus ini KJ?" tanya Ana yang antusias melihat restoran ini,
Ana yang terbiasa makan di restoran yang selalu hanya bergedung mewah, saat ini begitu terpukau melihat perpaduan restoran dan juga pemandangan alam yang masih begitu asri di kota yang sudah sangat maju ini... ia bahkan bereaksi seakan menemukan sebuah harta karun yang berharga hanya karena hal ini belum pernah ia rasakan...
"mau mendengarkan beberapa pengalaman hidupku?" tanya KJ sambil tersenyum dan menggerakkan sebelah alisnya, seakan sedang menawarkan sebuah coklat yang sangat ingin dimiliki oleh seorang gadis kecil di hadapannya...
"boleh?" tanya Ana balik, karena selama ini KJ selalu merahasiakan tentang dirinya sendiri kepada siapapun...
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1