Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Kelalaian


__ADS_3

 


HAPPY READING GUYS


 


_________________


KJ memukul perut dan menendang dada para pria itu dengan keras hingga membuat mereka mengerang kesakitan, namun karena lengah KJ tidak sadar salah satu dari pria itu mendekati Ana dengan memegang sebuah pistol di tangannya...


" NONA!!" teriak KJ dan...


'bugh'


pria itu tersungkur setelah di hantam dengan tongkat base ball oleh seorang pria yang datang dari arah belakang,


" Ana kau tidak apa-apa?" Tanya pria itu lalu mendekati Ana setelah membuang tongkat baseballnya...


" Harry?" Ujar Ana kaget


Ana langsung memeluk Harry karena ketakutan, tubuhnya gemetar...


Ana tidak mampu lagi menahan tangisnya bahkan Ana tidak lagi memperdulikan siapa yang sedang di peluknya itu...


KJ langsung berlari kearah Ana yang menangis dipelukan Harry...


" nona? Nona tidak apa-apa?" Tanya KJ yang terengah-engah, Ana hanya diam, dia hanya menangis sesegukan,


" ayo aku antar pulang" ujar Harry menuntun Ana menuju mobilnya


" maaf tapi nona Ana akan pulang bersamaku" ujar KJ menahan Harry pergi


" dia sedang syok, biarkan dia pulang bersamaku, lagi pula orang tua Ana mengenal orang tuaku juga, dia akan baik-baik saja bersamaku, kau bisa mengikuti kami dari belakang" ujar Harry pada KJ


" tidak bisa!, nona Ana harus tetap bersamaku, kau orang asing dan aku tidak bisa membiarkan nona Ana pulang bersama denganmu" sahut KJ sengit


" KJ, hentikan, aku akan baik-baik saja dengan Harry" ujar Ana yang masih sesegukan


" tapi nona?" ucap KJ


" kau bisa langsung menghajarku jika aku macam-macam," ujar Harry lagi untuk meyakinkan KJ


KJ pun akhirnya menyerah, dia membiarkan Ana diantarkan pulang oleh Harry, setelah memastikan orang yang menyerangnya sudah ditangani pihak keamanan Mall itu, KJ mengikuti Harry dari belakang dengan jarak yang sangat dekat, sesekali KJ mengelus perutnya yang terkena hantaman tongkat baseball tadi, wajah KJ terlihat sedikit kesakitan, sesampainya dirumah Ana, KJ langsung membukakan pintu mobil Harry dan membantu Ana berjalan...


" biar aku saja " ujar Harry, Ana pun menggandeng tangan Harry dan melepaskan gandengannya dari KJ


" hati-hati nona" ujar KJ saat Ana menaiki tangga menuju pintu


" astaga, nona Ana? Apa yang terjadi?" Tanya Mark yang panik melihat Ana begitu berantakan


" Mark tolong antar nona Ana ke kamarnya" pinta KJ, Mark pun langsung menuntun Ana menaiki tangga rumahnya itu bersama dengan seorang pelayan wanita yang membantunya

__ADS_1


" terima kasih atas pertolonganmu," ujar KJ pada Harry


" sama-sama, kalau begitu aku permisi dulu" ujar Harry pamit untuk pulang...


" oh iya 1 hal lagi, lain kali kau tidak boleh lengah, Ana bisa terluka jika kau lengah seperti tadi" ujar Harry lalu pergi meninggalkan rumah Ana,


KJ memandang mobil Harry yang meninggalkan kediaman keluarga Gerald


"kau benar..." batin KJ lalu beberapa bayangan tentang perkataan seseorang terlintas di kepalanya... ia mengingat dengan sangat jelas apa yang orang itu katakan dalam pikiran dan hatinya...


" KJ? Apa yang terjadi?" Tanya Mark yang baru saja turun dari tangga


" kami diserang orang tidak dikenal, apa nona Ana baik-baik saja?" Tanya KJ khawatir


" dia terlihat sangat syok, tapi dia tidak apa-apa sepertinya hanya kaget saja" sahut Mark


" buatkan dia teh hangat Mark" pinta KJ


" iya KJ, eh tapi kau baik-baik saja kan?" Tanya Mark


" aku baik-baik saja, cepat kau buatkan nona Ana teh" sahut KJ


Mark pun mengangguk lalu pergi, setelah Mark pergi KJ keluar menuju mobil Ana untuk mengambil barang-barang pemberian Ana setelah itu KJ bergegas ke kamarnya karena rasa sakit di perutnya begitu terasa saat ini...


"akh..." erang KJ pelan setelah menutup pintu kamarnya, KJ pun melepaskan baju yang dipakainya, KJ meraba perutnya yang memar dan membiru akibat pukulan tadi...


" sial," rutuk KJ,


Sementara itu di kamar Ana...


" apa KJ baik-baik saja?" Tanya Ana dengan raut wajah yang terlihat khawatir


" dia baik-baik saja nona, sebaiknya nona istirahat" ujar Mark


" baiklah, terima kasih Mark" ujar Ana lalu merebahkan tubuhnya di tempat tidur


" sama-sama nona" ujar Mark lalu keluar dari kamar Ana


KJ mengompres memarnya dengan es batu yang diambilnya dari dapur, sesekali KJ memejamkan matanya...


"Aku masih selemah ini..." batin KJ


" KJ!! Astaga kau terluka?" Tanya Mark yang kaget melihat memar yang begitu banyak di perut KJ itu


" shuttt, pelankan suaramu, tutup pintunya" pinta KJ, Mark pun menurutinya..


" kau bilang kau baik-baik saja!!" Omel Mark membantu membungkus es batu untuk dijadikan kompress lagi...


" aku memang baik-baik saja, ini hanya memar biasa" sahut KJ enteng


" hanya memar kau bilang! nona Ana mengkhawatirkanmu bodoh!" Ujar Mark

__ADS_1


" jangan bilang apa-apa padanya, awas kau kalau berani bilang padanya, kuhajar kau" ancam KJ pada Mark


" kau beruntung, kau adalah bodyguard pertama yang begitu di perhatikan nona Ana, dia tidak pernah peduli pada pengawalnya bagaimanapun keadaannya, tapi kau berbeda, nona Ana peduli padamu jangan buat dia marah KJ, apapun keadaanmu nona Ana harus tau" ujar Mark lalu beranjak akan pergi dari kamar KJ


KJ hanya diam sambil menunduk melihat lukanya... kemudian setelah beberapa luka kecil itu ia bersihkan ia menempelkan plester untuk menutup beberapa luka kecil itu...


" istirahatlah, kalau kau terlihat tidak sehat saat bertemu nona Ana nanti, kau bisa dimarahi olehnya" ujar Mark sebelum keluar dari kamar KJ


KJ pun merebahkan tubuhnya di tempat tidur kecilnya, rasa kantuk yang mulai mendera membuat KJ perlahan terlelap dalam tidurnya...


Malam harinya...


" apa Ana sudah pulang?" Tanya tuan Gerald pada Mark


" sudah tuan, nona masih tidur di kamarnya" ujar Mark


" tidur? Dari jam berapa?" Tanya tuan Gerald penasaran karena tidak seperti biasanya Ana tidur lebih awal...


" dari tadi sore tuan, nona terlihat kelelahan" ujar Mark


" panggilkan KJ ke ruanganku" perintah tuan Gerald


" baik tuan" ujar Mark lalu pergi untuk memanggil KJ di kamarnya, tak lama kemudian Mark kembali bersama KJ


" selamat malam tuan, tuan memanggil saya?" Tanya KJ sopan


" iya, ikut aku KJ" ujar Gerald lalu pergi keluar menuju taman belakang diikuti oleh KJ


" apa ada sesuatu yg terjadi hari ini?" Tanya tuan Gerald lalu duduk di kursi yang ada di tengah taman itu


" saya dan nona Ana diserang beberapa orang tidak dikenal tuan, sepertinya salah satu dari mereka mengikuti kami secara diam-diam dari Mall sebelumnya" ujar KJ yang berdiri di depan tuannya


" apa Ana terluka?" Tanya tuan Gerald, terlihat segurat kekhawatiran di wajahnya


" tidak tuan, nona Ana baik-baik saja, beruntung kami ditolong oleh teman nona yang bernama Harry" sahut KJ


" syukurlah kalau begitu, aku mengerti kau sedikit kesulitan karena jumlah mereka lebih dari 10 orang, kau juga tidak membawa senjata apapun, tapi yang penting kau dan Ana baik-baik saja sekarang..." ujar tuan Gerald


" maafkan saya yang tidak bisa menjaga nona Ana dengan baik tuan, karena kebodohan saya nona hampir saja terluka..." sahut KJ sambil menundukan kepalanya


" tidak, jangan berkata seperti itu, aku sangat senang atas kinerjamu, kau bekerja dengan baik, yang terjadi hari ini adalah kecelakaan, setiap orang pernah melakukan kesalahan, kau tidak boleh menyalahkan dirimu, itu bisa membuatmu menjadi terpuruk nantinya... kau adalah orang kepercayaan Kim maka aku juga sangat mempercayaimu..." ujar tuan Gerald


" istirahatlah, kau membutuhkannya" ujar tuan Gerald lagi lalu bangkit dari kursinya dan melangkah pergi...


" selamat malam tuan selamat beristirahat" ujar KJ sambil menunduk memberi hormat


" selamat malam juga KJ" ujar Gerald lalu masuk kedalam rumah...


___________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys..

__ADS_1


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2