Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Bersiap Kembali


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________


"hahaha... aku tidak seperti itu... kalau ibuku mungkin iya... tapi aku seperti ayah... tidak pernah memikirkan tentang hal-hal seperti itu tapi kami terlihat selalu awet muda... lagi pula aku kan baru umur 21 tahun... wajar saja lah, kan memang aku masih muda... masih jiwa-jiwa produktif Ana..." sahut KJ dengan santainya sambil tertawa...


"jadi apa kamu suka wanita yang lebih muda, seumuran, atau lebih tua darimu KJ?" tanya Ana lagi, ada sedikit pengharapan di pertanyaannya itu... tentu saja karena ia lebih muda dari KJ, jadi ia berharap KJ menyukai yang lebih muda tentunya...


"Hahaha... pertanyaan macam apa itu Ana? cinta tidak dapat aku tentukan arahnya akan kemana, kalaupun seandainya aku jatuh cinta pada seorang wanita yang lebih dewasa dariku... aku rasa tidak apa-apa... yang terpenting kan kenyamanan kita saat bersama dia, orang yang kita cintai itu..." sahut KJ


"apa kamu pernah pacaran KJ?" tanya Ana lagi, ia semakin penasaran dengan KJ...


"hmmm... pernah tidak ya? aku rasa tidak, tapi aku sering diperebutkan oleh banyak gadis saat masih sekolah dulu..." sahut KJ dengan tertawa,


"tapi tunggu... kenapa aku seperti sedang di tes wawancara sekarang? giliran aku yang bertanya boleh kan?" tanya KJ


"iya boleh, memangnya mau tanya apa?" sahut Ana


"tapi aku hanya mau menjawab 1 pertanyaanmu saja... jadi manfaatkan dengan baik!" ujar Ana lagi dengan gaya layaknya bos besar yang sedang memberikan kesempatan. yang bagus untuk karyawan perusahaannya...


"padahal aku masih mau menanyakan banyak hal padanya... mumpung ia masih mau terbuka... siapa tahu dia mau keceplosan mengatakan sesuatu yang ia rasakan kan..." gumam Ana dalam hatinya


"...................." namun setelah beberapa lama KJ masih diam, ia belum menanyakan apapun... padahal ia bilang ingin bertanya tadinya...


"Hey jadi bertanya tidak?" tanya Ana karena KJ tak kunjung menanyakan apapun padanya...


"haaaiiissss... kamu mengambil 1 kesempatanku untuk bertanya Ana... maka sekarang aku harusnya punya 2 kali kesempatan bertanya padamu dan harus di jawab ya... maka itu akan adil sekarang..." sahut KJ sambil tersenyum simpul pada Ana... terlihat sekali ia memang sengaja menunggu Ana bertanya lagi untuk menjebaknya...


"itu jebakan! tidak adil, tidak bisa..." sahut Ana


"padahal aku hanya masih berpikir keras untuk menanyakan sesuatu padamu... tapi kesempatan itu diambil dariku secara paksa olehmu... jika aku bisa bertanya 2 kali sekarang itu baru bisa disebut adil, sebagai kompensasi dari ketidakadilan itu... hmmmm..." ujar KJ dengan setiap perkataannya yang ia dramatisasi, seakan-akan ia sedang ditindas oleh ketidakadilan saat ini...

__ADS_1


"ckckck... ya, ya, ya 2 hanya 2 dan aku tidak akan tertipu lagi!" sahut Ana


"tanyakanlah!" perintah Ana pada KJ


"....................." KJ masih diam, ia tak mengucapkan sepatah katapun saat ini...


"aku juga akan diam... aku tidak akan terjebak lagi dengan jebakan yang sama..." gerutu Ana dalam hatinya karena KJ tak kunjung bersuara...


"Apa kamu sempat jatuh cinta atau sempat benar-benar punya perasaan dan menyukai Harry?" tanya KJ tiba-tiba


"apa?...." sahut Ana yang sedikit terkejut pada pertanyaan yang KJ tanyakan itu...


"aku... aku menyukainya... dia baik, perhatian, dan juga cukup bisa diandalkan... tapi, hanya sebatas teman dekat..." sahut Ana lagi, lalu saat ia mengatakan 'hanya sebatas teman dekat' itu suaranya meredup, terdengar sangat pelan namun tetap bisa didengar oleh KJ tentunya dengan jarak sedekat ini...


"oke... lalu aku akan menggunakan pertanyaanku yang terakhir..." ujar KJ


"kenapa kamu pacaran dengan Harry?" tanya KJ lagi


"......................." Ana diam sambil mencengkram kedua tangannya yang menempel di depan dada bidang KJ itu...


"apa aku harus jujur pada KJ? bahwa aku menerima Harry sebagai usahaku untuk move on darinya? bukankah aku akan terlihat sangat menyedihkan jika itu aku katakan padanya?" gumam Ana penuh keraguan di dalam hatinya...


"......................" mereka berdua akhirnya tetap diam, KJ yang dengan sangat sabar menunggu jawaban dari Ana, sementara Ana yang masih sangat sibuk berperang di dalam hatinya...


Apa yang harus ia katakan?


"baiklah... jika memang kamu tidak mau menjawabnya, aku tidak akan memaksa Ana... tidurlah..." ujar KJ sambil mengelus pucuk kepala Ana dengan sangat lembut...


Perlahan namun pasti akhirnya Ana dengan nyaman terlelap dalam tidurnya... begitu juga sebaliknya, KJ juga tertidur lelap dan begitu tenang beberapa saat setelah Ana benar-benar tidur...


***

__ADS_1


Pagi hari telah kembali, membawa beribu-ribu semangat pagi yang baru untuk setiap makhluk hidup yang ada di dunia ini...


"Selamat pagi..." sapa KJ saat melihat Ana mulai terbangun dari tidurnya...


Udara pagi yang sangat dingin ini seketika membuatnya menggigil... api unggun yang telah padam tak lagi menyisakan sedikitpun kehangatan untuk mereka pagi ini...


"Ahhhh.... dingin sekali..." ujar Ana sambil mengusap kedua lengannya dengan cepat...


"pakailah jasnya Ana, itu bisa membuatmu terasa sedikit lebih hangat..." sahut KJ sambil mengotak-atik sebuah alat kecil yang ada di dalam tasnya itu...


"ini minumlah dulu air sedikit, baru boleh makan murbei itu..." ujar KJ lagi pada Ana yang hendak mengambil buah-buahan itu yang ada di sampingnya... Ana nampak sedikit bingung namun ia langsung mengambil botol minum itu dari tangan KJ dan meminumnya,


"jika kamu makan buah yang banyak mengandung vitamin C sejenis rasberi dan buah beri lainnya, sebelum makan usahakan kamu sudah minum ataupun makan sesuatu sebelumnya agar tidak membuat perutmu sakit Ana... terlebih lagi jika seandainya memiliki riwayat sakit maag, tidak boleh makan buah yang masam sebagai pembuka..." jelas KJ dan ia masih tetap fokus dengan alat kecil di tangannya itu


"aahhh... begitu ya..." sahut Ana dengan polosnya


"lalu itu apa KJ?" tanya Ana sambil mendekatkan dirinya pada KJ


"ini alat pelacak dan pengirim pesan khusus Ana... teman-temanku yang sedang menuju kemari sudah sangat dekat, hanya 4 km lagi dari sini, kita harus segera menuju jalanan di pinggir hutan ini..." sahut KJ lalu ia memasukkan alat itu kedalam ranselnya


"gendong ransel ini, lalu aku akan menggendongmu Ana... kita berangkat sekarang" ajak KJ sambil menyerahkan ranselnya itu pada Ana...


"Jadi petualangan di hutan ini sudah berakhir KJ?" tanya Ana saat ia naik keatas punggung KJ


"ya... ini sudah berakhir, 3 hari cukup untuk itu, tapi setelah ini kamu harus mengurus surat izin ke kampus Ana... 1 minggu setidaknya..." sahut KJ


"kenapa? lagi pula ini sudah mau liburan semester KJ, perkuliahan juga cuma mengurus administrasi saja..." sahut Ana


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...

__ADS_1


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2