Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Sakit


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


Tan yang duduk disamping KJ hanya bisa memperhatikan mereka berdua...


"Apa dia menyukai putri paman Gerald? bukannya itu akan membawanya kedalam keadaan yang rumit nantinya?" gumam Tan dalam hatinya... ia menebak-nebak bahwa KJ benar-benar sudah jatuh cinta pada gadis itu, hanya dengan melihat perhatian yang KJ berikan pada gadis itu...


"laki-laki dingin dan setidak peka ini bisa jatuh cinta juga ya... hahaha..." pikir Tan sambil menahan tawanya...


Ini benar-benar langka karena KJ selama ini belum pernah menyukai gadis manapun yang ia temui dan bahkan dengan terang-terangan menyatakan cinta padanya...


tapi ia tak pernah menanggapi mereka sedikitpun, lalu membiarkan semua gadis itu patah hati karena cinta mereka bertepuk sebelah tangan pada KJ...


Hampir satu jam perjalanan, akhirnya mereka sampai di kediaman keluarga Geraldine yang begitu luas ini...


Mereka memasuki gerbang utama rumah itu tanpa melakukan pemeriksaan karena semua yang berjaga di rumah keluarga Geraldine saat ini adalah anggota SDG, yang otomatis berada di pihak yang sama dengan mereka sehingga tidak memerlukan pemeriksaan lagi...


Selain dari keamanan dari rumah keluarga Geraldine benar-benar berlipat ganda saat ini yang diakibatkan oleh kehadiran seorang pria yang sangat penting, sekaligus sebagai guardian dari keluarga Geraldine di masa-masa kritis ini... pria itu tidak lain adalah,


Kim Hans Suppanad...


Seorang pria berumur sekitar 45 tahun ini datang langsung ke New York dari Bangkok, ia membawa begitu banyak orang-orangnya untuk menyelesaikan segala permasalahannya dengan kelompok mafia yang juga sedang mengancam keselamatan dari keluarga Geraldine ini...


Alasan kenapa seorang Kim Hans Suppanad mau membantu dan melindungi keluarga Geraldine adalah karena Kim dan Charles Dion Geraldine alias tuan Gerald papa Ana ini adalah sahabat baik, mereka sudah bersahabat sejak masih muda dulu... dan hubungan persahabatan itu masih terjalin dengan erat sampai saat ini...


Di ruang kerja tuan Gerald...


"Char apa langkah yang sudah mereka ambil sejauh ini?" tanya Kim pada tuan Gerald


"mereka mengancam akan mencelakai putriku Ana, bahkan tidak akan segan-segan membunuhnya jika aku tidak segera menyerahkan seluruh saham yang kumiliki di Gerald Corp untuk mereka akuisisi Kim... dan mereka membuktikan ancaman mereka itu, beberapa kali Ana hampir celaka namun KJ berhasil menyelamatkannya... dan yang paling parah saat ini adalah aku tidak tahu keberadaan mereka berdua selama 3 hari ini... mereka menghilang namun aku tidak bisa mencari mereka karena situasi ini... aku tidak takut jika mereka membunuhku, tapi aku takut memikirkan masa depan putriku jika aku harus mati di tangan mereka..." sahut tuan Gerald yang terlihat sudah frustasi itu...


Tok!Tok!Tok!

__ADS_1


Suara pintu ruang kerja itu diketok dari luar...


"tuan apa saya boleh masuk?" tanya Mark dari balik pintu itu


"Masuklah..." sahut tuan Gerald, lalu Mark membuka pintunya dan masuk kedalam membawakan kabar bahwa Ana dan KJ sudah kembali...


"maaf tuan, saya ingin menyampaikan bahwa nona Ana dan KJ sudah kembali baru saja, tapi nona dalam keadaan tidak sadarkan diri..." ujar Mark melaporkan situasinya pada tuan Geraldnya itu


"ada apa dengan Ana?" tanya tuan Gerald yang langsung berlari menghampiri Mark


"kondisinya masih di cek oleh dokter muda itu tuan... tadi nyonya Aom istri tuan Kim dan beberapa pelayan wanita lainnya juga sudah membantu untuk mengganti pakaiannya nona tuan..." sahut Mark dan tanpa basa-basi lagi tuan Geraldnya itu langsung berlari keluar menuju ke kamar putrinya itu...


"lalu bagaimana kondisi KJ?" tanya Kim pada Mark


"KJ baik-baik saja tuan... dia hanya sangat cemas pada kondisi nona, saat ini dia menunggu pemeriksaan nona selesai di kamar nona Ana di lantai 2 tuan..." sahut Mark sambil menundukkan kepalanya saat Kim lewat di depannya...


"oke" sahut Kim singkat dan dingin


"astaga... bahkan aku tidak berani menatap wajahnya tuan Kim itu lebih dari 3 detik... walaupun wajahnya tampan, tapi aura yang ia pancarkan itu membuat nyaliku ciut seketika..." gumam Mark dalam hatinya


***


Di dalam kamar Ana...


Dokter Vat sudah selesai melakukan pemeriksaan pada Ana...


"bagaimana kondisinya Vat?" tanya KJ yang segera bangun dari duduknya itu


"tidak apa-apa kak... dia hanya mengalami demam lalu mendapatkan gejala hipotermia ringan setelah demam yang singkat itu... tapi setelah aku suntikan obat tadi, semuanya akan baik-baik saja... ini hanya karena tubuhnya tidak mampu menghasilkan panas yang sama dengan panas yang dikeluarkan karena cuaca yang dingin..." sahut Vat menjelaskan kondisi Ana serinci mungkin pada KJ


"jadi sekarang apa yang harus aku lakukan agar dia kembali sadar?" tanya KJ dengan wajahnya yang penuh kecemasan saat ini...


"apa yang bisa kamu lakukan saat ini adalah menunggunya bangun, selain itu tidurlah kak... kamu terlihat lelah... jangan banyak pikiran karena setelah ini kita kan harus menuntaskan misi yang berat ini sampai tuntas..." sahut Vat sambil tersenyum lembut pada KJ, ia sangat paham bahwa saat ini kak KJ nya ini sangat amat sangat menghawatirkan gadis yang sedang terbaring di tempat tidur itu...

__ADS_1


"Baiklah..." sahut KJ sambil mendekati tempat tidur Ana itu...


"Kak... boleh aku bertanya sesuatu?" tanya Vat pada KJ


"apa?" sahut KJ cepat tapi tanpa menoleh pada Vat


"apa kakak jatuh cinta pada gadis ini?" tanya Vat to the point pada KJ


"cepat keluar dari sini, urus saja urusanmu sendiri Vat" sahut KJ


"Hahaha... aku sudah mendapatkan jawabannya kak 'KJ' ku..." ujar Vat sambil tertawa puas di dalam hatinya


"akhirnya aku melihat dia ditaklukkan oleh seorang gadis juga... hatinya yang beku itu akhirnya sudah mencair juga hahaha..." gumam Vat lagi dalam hatinya saat ia keluar dari kamar itu...


Disaat yang bersamaan tuan Gerald juga sudah tiba di depan kamar Ana saat dokter Vat keluar dari sana...


"bagaimana keadaan putri saya dok?" tanya tuan Gerald pada Vat


"sudah tidak apa-apa tuan... hanya saja nona perlu istirahat yang cukup, karena nona mengalami hipotermia ringan..." sahut Vat sambil tersenyum lembut pada Gerald, lalu ia membungkukkan badannya saat melihat Kim datang...


"apa ada masalah?" tanya Kim


"tidak paman... semuanya baik-baik saja, aku sudah menyuntikkan obatnya, tinggal menunggu nona sadar saja..." sahut Vat pada Kim dengan sopan, lalu ia berjalan mendekati Kim


"paman, sepertinya akan ada kabar baik nantinya... lihatlah di dalam..." bisik Vat pada Kim sambil berlalu dari sana...


"hmmmm..." dehem Kim menanggapinya, lalu Kim dan Gerald masuk ke dalam kamar Ana


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2