Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Tidak Sepaham


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"Benar juga... Jika aku tidak mau mengambil resiko yang besar, aku harus segera mengikat Ana dalam pernikahan... Atau paling tidak pertunangan saja sudah cukup untuk saat ini dulu..."


"Tapi apa yang harus aku katakan padanya? Dia kan baru saja menerimaku lagi, tapi untuk menjalin hubungan di depan publik pun dia masih ragu... Apa aku se-memalukan itu kah untuk diakui?" Gumam Art dalam hatinya, masih dengan pikiran-pikiran negatifnya karena Ana tidak mau teman-temannya tahu akan hubungan yang mereka berdua telah jalin dengan baik sekarang ini...


"Kalian ini ya... Jangan saling menggoda saat makan, habiskan dulu makanannya baru bicara..." Ujar Aom yang langsung membuat mereka bertiga saling menahan tawanya karena sang ratu telah mengeluarkan titahnya,


"Hahaha ibu memang hebat selalu bisa membuat 3 pria ini terdiam hahaha..." Ujar Pim sambil tertawa karena hal ini sangat sering terjadi dikala mereka makan bersama...


***


Keesokan harinya,


Art datang menjemput Ana di rumahnya seperti biasanya...


Di perjalanan menuju kampus entah kenapa mereka berdua hanya saling diam tidak ada perbincangan sedikitpun...


"Apa ada yang salah? Kenapa dia berubah menjadi pendiam begini?" Gumam Ana dalam hatinya


"Hmmm, kak Art... Nanti selain membantu pak Simmon mengajar apa ada urusan lain lagi?" Tanya Ana mencoba mencairkan suasana yang seakan-akan membeku saat ini...


"Banyak sekali, karena aku harus membantu seniorku itu mengurus acara kolaborasi tahunan yang sebentar lagi akan segera dilaksanakan itu Ana... ada apa? Mau pergi ke suatu tempat atau ada yang kamu perlukan?" Tanya Art sambil sesekali menoleh kearah Ana yang duduk di kursi penumpang yang ada disampingnya itu...


"Oooh, tidak sih... Hanya saja aku penasaran apa yang sebenarnya membuat pacarku ini menjadi sangat pendiam pagi ini... Ternyata karena terlalu banyak pekerjaan yang merepotkan ya... Hmmm?" Ujar Ana berusaha untuk mencandai Art agar senyuman muncul lagi di wajah tampannya ini...

__ADS_1


"Sampai saat ini belum ada pekerjaan yang membuatku lelah dan dapat mengubah moodku... Pacar? Pacar yang tidak mau diakui maksudnya?" Sahut Art to the point dan membuat Ana langsung paham kemana arah pembicaraan ini mengalir...


"Ooo... Masalah yang kemarin ternyata..." Ujar Ana berusaha tersenyum berharap Art juga akan tersenyum, tapi tetap tidak berhasil...


"Sayang... Ini hanya pura-pura di kampus saja demi kedamaian'ku menjalani perkuliahan ini... Ayolah, jangan marah hanya karena hal ini oke?" Ujar Ana mencoba membujuk Art yang benar-benar terlihat tidak senang dengan apa yang ia minta saat ini...


Tapi sungguh, Ana hanya ingin menjalani hari-harinya dengan tenang di kampus tanpa banyak musuh... Karena jika para mahasiswi tahu kalau mereka berdua berpacaran maka kehidupan kampusnya pasti akan langsung runyam karena telah membuat para gadis iri dan memandang dirinya sebagai saingan atau bahkan musuh karena sudah merebut lelaki tampan yang mereka idolakan saat ini...


Kriiittt!!!!


Art menginjak remnya setelah sampai di tempat parkir kampus...


"Apa aku se-memalukan itu untuk kamu akui sebagai kekasihmu Ana?" Tanya Art yang sontak membuat Ana terdiam saking terkejutnya mendengar ucapan dari Art itu...


Tanpa menunggu jawaban dari Ana, Art langsung keluar dari mobilnya dan melangkah menuju ruang dosen dengan wajah datar dan tatapan tajamnya...


"Lebih baik aku terus mengejarnya walaupun terus ditolak daripada diterima namun tidak mau diakui! Memangnya aku seburuk itu untuk dipamerkan kepada teman-temannya?" Gumam Art dalam hatinya...


"Aku tidak menyangka jika dia akan bereaksi seperti ini... Tapi apa yang harus aku lakukan? Aku juga ingin kuliah dengan tenang, aku tidak mau dijadikan musuh oleh para fansnya itu... Aku tahu ini memang bodoh, tapi mau bagaimana lagi!!!!" Teriak Ana yang masih berada di dalam mobil milik Art...


Di dalam ruang dosen,


Simmon melihat Art yang baru datang dengan wajah datarnya itu langsung paham bahwa juniornya ini sedang dalam kondisi hati yang tidak baik... Pasti ada sesuatu yang membuatnya menjadi bad mood saat ini...


"Oooh, dingin sekali... Apa perlu aku tinggikan suhu ruangannya ya?" Ujar Simmon sambil menggosokkan kedua tangannya seolah-olah ruangannya ini benar-benar dingin padahal suhunya biasa-biasa saja...


Tapi Art tidak menanggapinya, hingga akhirnya ia berpindah dan duduk di sebelah juniornya ini...

__ADS_1


"Ada apa bro???... Kenapa moodmu buruk sekali?" Tanya Simmon sambil menepuk bahu Art...


"Apa aku sangat memalukan untuk dipamerkan sebagai seorang kekasih senior?" Tanya Art sambil menekuk kedua alisnya seakan ia sedang sangat serius menanyakan hal ini...


"Memalukan? Apanya yang memalukan? Kau malah bisa membuat gadis yang menjadi pacarmu nanti besar kepala karena saking senangnya menyombongkan dirimu... Kau ini tampan, pintar dan juga keren... Memangnya kurang apa lagi... Tapi ada satu pengecualian, ada beberapa gadis yang memang ingin dirinya low profil jadi terkadang mereka sangat ingin menyembunyikan sesuatu yang benar-benar mereka banggakan demi alasan untuk menjalani hidup yang tenang... Memang terkesan bodoh tapi tetap masuk akal... Secara psikologis dia ingin menjalani hari-harinya dengan damai... Mungkin orang-orang yang termasuk dalam kategori ini adalah orang yang sudah sering mengalami masalah dalam hidupnya jadi ia berusaha sebaik mungkin agar tidak menimbulkan masalah sekecil apapun demi menikmati hari-hari yang nyaman dan damai..." sahut Simmon dengan panjang lebar...


"Jadi apa wanita yang menjadi kekasihmu itu begitu? Sehingga membuat seorang Art menekuk wajahnya sepagi ini?" Tanya Simmon sambil tersenyum karena tanpa ia tanyakan pun sebenarnya jawabannya sudah sangat jelas dapat ia lihat di depan matanya saat ini...


"Benar juga... Selama ini hidup Ana sudah terlalu sering kacau, mungkin karena alasan itu dia ingin menjalani semua ini... Agar ia bisa menjalani hari-harinya di kampus ini dengan tenang tanpa gangguan dari siapapun... Baiklah... Aku akan berusaha untuk memahami ini..." Gumam Art pada dirinya sendiri dalam hatinya...


"Hey jangan melamun! Sebentar lagi kelas H9 akan dimulai ayo segera ke ruang kelasnya..." Ajak Simmon sambil menyiapkan laptop dan beberapa berkas yang berhubungan dengan kelas yang akan berlangsung pagi ini...


Sementara itu di dalam kelasnya, Ana tampak melamun akibat reaksi dari Art yang benar-benar membuatnya terkejut dan merasa bersalah pada kekasihnya itu...


"Hey Ana... Kenapa kamu melamun? Kelas sudah mau dimulai loh..." Ujar Davika yang langsung menepuk bahu Ana saat melihat dosen yang mengajar mereka pagi ini sudah memasuki kelas mereka...


"Hanya sedang banyak pikiran Dav... Hehehe" sahut Ana sambil tersenyum tipis lalu mengeluarkan buku bindernya untuk mencatat hal-hal penting dalam pelajaran pagi ini...


"Ayo fokus jangan sampai kamu mendapatkan masalah dengan dosen karena melamun di kelas..." Ujar Davika sambil menoel pipi sahabatnya ini...


______________________


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2