
HAPPY READING GUYS
________________________
"jadi selama ini Ana sudah mengenal dunia malam seperti itu? apa Ana sudah pernah..." ujar tuan Gerald dengan ragu, namun langsung ditanggapi dengan tegas oleh Art yang sudah paham kemana arah pemikiran pamannya yang super protektif ini...
"tidak paman, Ana tidak lah sampai sejauh itu... ia tidak pernah terlibat dalam pergaulan bebas yang telah melebihi normal, ia hanya melakukan hal-hal seperti minum alkohol dan menari di atas dance floor yang ada di club..." ujar Art meyakinkan paman Geraldnya bahwa Ana tidak pernah melakukan hal negatif selain minum alkohol... itupun hanya sebatas minum bir saja...
"lalu bagaimana kamu akan menghadapi anak gadis paman yang super keras kepala ini? dilihat dari sikapnya padamu akhir-akhir ini... paman rasa kamu tidak akan bisa dengan mudah merubah semua itu nak... dia sangat gigih dan keras kepala seperti ibunya..." ujar paman Gerald pada Art
"paman tidak perlu susah-susah untuk ikut memikirkan apa yang akan aku lakukan untuk membuat Ana jatuh ke dalam pelukanku lagi paman... cukup paman jaga kesehatan dan jalankan bisnis paman seperti biasanya saja... untuk urusan yang lain paman serahkan kepada Arthit Hans Suppanad saja... semuanya pasti diselesaikan dengan baik paman..." sahut Art dengan penuh percaya diri dan kebanggaannya...
Art yakin bahwa selama masih ada sedikit saja perasaan cinta yang Ana miliki di dalam hatinya, maka pasti ada beribu-ribu jalan untuk membawa rasa cinta itu ke jalan yang benar dan ke jalan yang memang seharusnya ia lalui...
"Ana... dengan cara apapun, aku pasti akan membawamu kembali kepadaku... tidak peduli seberapa besar usahamu untuk menjauh dan membenciku karena alasan itu... aku pasti bisa membuatmu percaya kalau cinta bisa mengubah semuanya..." gumam Art dalam hatinya...
"ah, ya paman... aku perlu sedikit bantuan darimu kali ini... aku ingin mencoba cara ini terlebih dahulu..." ujar Art pada paman Geraldnya ini sambil membisikkan sesuatu yang sudah ia rencanakan...
"hahaha... benar, paman sangat suka dengan jalan pikiranmu ini Art... sesuai dengan ekspektasi paman terhadap anak dari seorang Kim Hans Suppanad... selalu cerdik dan dapat menganalisa keadaan dengan sangat baik di waktu yang tepat!" ujar paman Gerald dengan senang hati setelah mendengar apa yang Art katakan padanya...
Sebuah kesepakatan yang mereka buat ini adalah win win solution... tidak hanya membantu Art untuk kembali mendekati Ana dan menyatukan mereka berdua...
tapi juga membuat kedua belah pihak diuntungkan karena paman Gerald tidak perlu susah payah untuk mendidik Ana agar nantinya siap untuk mewarisi perusahaan besar milik keluarga Geraldine ini...
Jadi dapat dikatakan bahwa kesepakatan ini menguntungkan bagi Art, menguntungkan bagi paman Gerald, dan juga menguntungkan bagi Ana secara tidak langsung...
__ADS_1
"tentu saja paman... karena seperti yang aku katakan padamu, aku tidak akan dengan mudah menyerah sampai dia bisa aku dapatkan... aku akan membawa Ana dan paman ke Thailand secepatnya..." ujar Art lagi sambil tersenyum manis pada pamannya ini, setelah itu Art memutuskan untuk pulang ke rumahnya di Miami...
Membiarkan paman Geraldnya yang menyelesaikan tahap pertama misi mengalahkan keras kepala dan kebencian yang Ana miliki pada orang-orang dan apapun yang berhubungan dengan dunia mafia...
***
Malam harinya, tuan Gerald datang ke kamar Ana saat putrinya itu masih sibuk dengan ponsel barunya itu... bukan sibuk chating, browsing ataupun menonton YouTube seperti biasanya...
Melainkan hanya sibuk menatap layar ponselnya itu hanya untuk memandangi poto yang masih ia biarkan menjadi wallpaper ponselnya itu... poto dimana ia dan pria yang sedang coba ia benci dan jauhi terlihat begitu bahagia saat menikmati jalan-jalan yang sangat menyenangkan beberapa hari yang lalu...
Namun setelah malam tiba dan semua rahasia diungkapkan hingga tidak ada lagi rahasia yang disembunyikan diantara mereka. berdua, semuanya berubah...
Suasana hati yang awalnya begitu berbunga-bunga dan dipenuhi oleh kebahagiaan itu berubah semakin kacau dan kelabu... sebuah rasa benci yang tersimpan lama di hati gadis ini seakan keluar semuanya dan ditujukan pada pria yang sebenarnya sangat ia cintai ini...
Pria yang selama ini bisa membuat dirinya berubah semakin bijak lagi sebelum melakukan sesuatu, pria yang membuatnya merasa nyaman, pria yang membuatnya sampai tergila-gila karena sikapnya yang misterius dan senyumannya yang begitu memikat hati...
mereka adalah mafia...
Menyebalkan! kenapa harus mafia? kenapa harus mafia... mafia yang selama ini selalu membuat hidupnya susah dan sengsara! kenapa KJ pria yang Ana cintai ternyata seorang mafia!!!
Ana meremas ponsel barunya itu dengan sangat kuat, ia bahkan tidak menyadari bahwa papanya sudah ada di dalam kamarnya saat ini dan sedang memperhatikan apa yang sedang ia lakukan saat ini...
"betapa buruknya sebuah perasaan yang harus terhalang oleh sesuatu yang fana..." ujar papanya saat sudah duduk di tepian tempat tidur putrinya itu...
Tuan Gerald mengucapkan itu tanpa menoleh kepada putrinya yang sama sekali belum menyadari kehadirannya sebelum ia duduk di tepian tempat tidurnya dan membuat putrinya tersadar dari lamunannya itu...
__ADS_1
"papa! sejak kapan papa masuk?" tanya Ana sedikit terkejut melihat papanya sudah duduk di tepian tempat tidurnya...
"sudah cukup lama untuk melihatmu hanya memandangi wallpaper ponsel barumu itu... memangnya foto siapa itu? boleh papa lihat?" tanya papanya yang pura-pura tidak tahu foto siapa itu...
"tidak boleh! memangnya kenapa kalau aku melamun... sejak kapan papa melarangku untuk melamun? aku kan hanya memandangi wallpaper angry bird... karena, aku suka angry bird..." sahut Ana sedikit gelagapan dan mencari alasan yang sebenarnya sangat tidak masuk akal...
Karena sejak kapan dia suka angry bird? astaga Ana... tidak bisakah dirimu yang cantik ini mencari alasan yang lebih masuk akal lagi untuk digunakan? hahaha...
Mendengar alasan itu tuan Gerald sekaligus papanya ini benar-benar tertawa karenanya...
"hahaha... Ana... sejak kapan kamu suka angry bird sayang? suka versi apa sayang? star war atau star trek? hahaha" sahut papanya tertawa lepas...
"papa diam! dan berhenti tertawa! tidak ada yang lucu tahu!" gerutu Ana karena papanya terlihat begitu puas menertawakan alasan konyol yang ia berikan itu...
"baiklah-baiklah... papa langsung saja katakan padamu apa yang ingin papa bicarakan malam ini... " ujar papanya sambil berusaha untuk benar-benar menghentikan tawanya itu...
"ehhheemmm... papa mau kamu belajar mengelola bisnis mulai dari sekarang dan papa akan menyuruh seseorang yang tepat untuk mengajarimu tentang seluk beluk bisnis ini dengan mudah, karena dia sudah benar-benar dilatih dan di didik oleh orang yang benar-benar ahli di bidang bisnis... yang saat ini bahkan sudah melakukan invansi bisnisnya hampir di seluruh benua..." ujar papanya pada Ana...
______________________
Jangan lupa tinggalkan jejak ya...
vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
__ADS_1
⭐⭐⭐⭐⭐