Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Bermalam di Goa 4


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


KJ pun melanjutkan pekerjaan lainnya saat melihat Ana melakukan tugas membakar ikan itu dengan cukup baik...


KJ mengambil ranting dan daun itu... memisahkan daun dan ranting itu kemudian ia menghancurkan ranting-ranting kecil itu dengan cara memukul-mukulnya dengan kayu bakar berukuran besar itu hingga ranting itu terlihat seperti serat-serat kayu yang pipih...


KJ melakukannya terus menerus sampai semua ranting-ranting itu habis, semuanya berubah bentuk menjadi seperti serat yang agak basah itu, ia membawanya kedekat api unggun dan menumpuknya disekitaran api unggun itu agar menjadi lebih kering...


"Aaa... KJ apa ini kayu bakar yang baru? tapi tidak begitu mudah terbakar..." ujar Ana, lalu ketika KJ menoleh ia melihat yang baru daja hendak ia keringkan di dekat api sudah dimasukkan ke dalam api unggun itu oleh Ana...


"astaga, kenapa dibakar... ini bukan kayu bakar Ana... ini mau aku gunakan untuk tempat tidurmu nanti..." sahut KJ yang langsung dengan sangat cepat mengambil serat-serat itu agar tidak habis terbakar api... untungnya itu sedikit basah sehingga tidak bisa langsung terbakar oleh api...


"maafkan aku KJ... aku kira itu kayu bakar juga karena kamu menaruhnya disini... aku penasaran apakah kayu bakar yang berbentuk seperti itu bisa lebih cepat terbakar atau tidak... hehehe... maafkan aku ya..." sahut Ana meminta maaf pada KJ karena sudah hampir membakar serat-serat itu...


"huuuh... sudahlah tidak apa-apa... aku benar-benar harus mengajarimu banyak hal, ini dampak dari kamu tidak pernah ikut kegiatan Pramuka tahu..." sahut KJ sambil mendesah pelan karena ulah Ana itu...


Namun KJ juga tersenyum sesaat melihat wajah polos Ana yang terlihat selalu penasaran dengan segala hal baru yang baru ia tahu saat ini...


"Aku suka ikut kegiatan seperti itu, tapi apalah dayaku KJ... papa tidak pernah mengizinkan aku ikut kegiatan seperti itu... katanya terlalu berbahaya..." sahut Ana sambil cemberut


"kamu tahu kalau kamu terlihat sangat imut ketika cemberut seperti ini? hahaha" ujar KJ sambil mengusap-usap pucuk kepala Ana dengan gemas sebelum ia melanjutkan pekerjaannya yang lain...

__ADS_1


Setelah KJ kembali menata beberapa ranting panjang berdaun lebat itu menjadi seperti pintu atau penghalang yang menjadi sekat di goa itu, Ana menyentuh kepalanya yang tadi KJ usap dengan gemas itu... entah ia sadar atau tidak tapi Ana benar-benar tersipu malu diperlukan seperti itu...


ia merasa perlakuan manis seperti itu membuat jarak diantara dirinya dengan KJ semakin tipis... sedangkan semangatnya untuk membuat KJ mengakui bagaimana perasaannya sebenarnya menjadi semakin kuat...


"KJ apa ini sudah matang?" tanya Ana pada KJ yang baru saja selesai membuat alas atau tempat tidur di balik ranting yang dijadikan sekat itu...


"ah ini... iya sudah matang Ana... ini untukku ya... terlihat sangat enak..." ujar KJ cepat lalu menaruhnya diatas daun yang sudah disiapkan untuk alas ikan yang sudah matang...


"biar aku yang membakar dua ikan sisanya ya... biar kamu tidak kelelahan dan bosan... membosankan memutar-mutar ikan seperti ini?" tanya KJ pada Ana dengan senyuman manisnya yang mengembang di wajah tampannya itu...


"sedikit... hehehe..." sahut Ana tersipu malu karena pujian KJ itu


"sebenarnya itu sedikit gosong sih... tapi tidak terlalu parah lah untuk pemula... tapi aku tidak mau dia makan yang seperti itu karena pasti akan memberikan kesan yang buruk untuk belajar memasaknya yang benar-benar baru pertama kali ini... pasti ada sedikit rasa pahitnya di bagian yang agak gosong itu kan... hahaha..." gumam KJ dalam hatinya


"tapi apa ini akan terasa enak KJ? kan tidak ada bumbunya sama sekali..." tanya Ana yang sedikit ragu melihat ikan itu akan enak dimakan atau tidak...


"kamu tahu ikan ini apa namanya Ana?" tanya KJ pada Ana yang terlihat masih ragu


"tidak tahu... aku tidak pernah beli ikan yang masih berbentuk utuh seperti ini... biasanya aku kan beli yang sudah diolah menjadi makanan KJ hehehe..." sahut Ana dengan polosnya


"ini namanya ikan salmon... tapi Ana, kamu tidak bisa selalu seperti itu... jika nanti kamu menjadi seorang istri, kamu harus bisa memasak agar kamu bisa menunjukkan cintamu yang sepenuhnya pada suamimu..." ujar KJ terdengar bijak


"itu kata ibuku sih... hehehe" ujar KJ lagi sambil terkekeh pelan, sedangkan Ana nampak sedikit melamun

__ADS_1


"jadi dia ingin punya seorang istri yang pintar memasak? bagaimana ini? aku kan tidak bisa memasak?" gumam Ana dalam hatinya


"aku harus belajar memasak! apapun caranya aku pasti bisa memasak makanan yang enak untuk KJ setelah kita pulang dari sini..." batin Ana penuh dengan semangat


"hari sudah mulai malam, jadi ini bisa terhitung sebagai makan malam ya kan?" ujar KJ sambil menyerahkan satu ikan yang baru selesai ia bakar itu kepada Ana, sedangkan yang satu lagi ia taruh di atas alas daun itu...


KJ memakan ikan yang tadi sudah dibakar oleh Ana dengan sangat lahap, ia tidak menyisakan sedikitpun daging ikan salmon itu... tentu saja KJ sangat kelaparan karena sedari tadi pagi ia belum makan sama sekali, ia hanya memakan sebuah murbei dan minum air di air terjun itu...


"apa seenak itu KJ? apa kamu menyukai ikan yang aku bakar untukmu?" tanya Ana dengan mata yang berbinar-binar, ia sangat senang melihat KJ memakan ikan yang ia bakar untuknya itu dimakan dengan sangat lahap oleh KJ


"tentu saja Ana... Enak sekali... apalagi kalau nonaku Anastasya Geraldine yang membuatkannya khusus untukku kan..." gida KJ sambil mengedipkan matanya pada Ana


"hehehe... aku senang kalau kamu menyukainya KJ..." sahut Ana tersipu malu sambil memakan ikan bakar itu


"wah kamu benar KJ... rasa daging ikannya sangat manis dan gurih walaupun hanya dibakar tanpa bumbu..." ujar Ana penuh semangat, seperti seorang anak SD yang mendapatkan nilai 100 untuk pertama kalinya di ulang matematikanya...


"yup... ikan salmon memang sangat enak... makanya harga jual ikan salmon ini terbilang tinggi... karena ini musim peralihan dari musim gugur ke musim dingin makanya kita bisa mendapatkan ikan salmon disini... jika seandainya kita kemari di musim yang berbeda maka kemungkinan untuk mendapatkan ikan salmon disini sangat amat kecil, karena ikan ini bermigrasi ke laut..." ujar KJ sedikit menjelaskan pada Ana


"aaah ya... aku mengerti... aku sempat membaca itu di sebuah artikel online..." sahut Ana pada KJ...


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...

__ADS_1


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2