
HAPPY READING GUYS
________________________
"Oh ya... Kalian apakan bodyguard nya yang cukup menyusahkan itu? Si brengsek itu apa kalian membunuhnya?" Tanya Harry pada orang-orang yang mengikutinya ke sana, dan diantara beberapa orang itu Nicholas merupakan salah satunya,
"Dia tidak membawa bodyguard ketika tertangkap oleh kami... Memangnya siapa bodyguardnya hingga tuan muda bajingan ini begitu berminat pada seorang bodyguard biasa?" Tanya Nicholas dengan acuh dan tidak memberikan sikap khusus meskipun pada seorang client muda yang kaya raya ini, seakan ia tidak peduli pada siapa ia bekerja dan seberapa besar pun mereka dibayar mereka tidak akan pernah menjadi anjing penurut yang mudah dikendalikan hanya dengan uang-uang yang telah para client keluarkan...
Hanya satu asas yang dipegang kuat olehnya yaitu profesionalitas tingkat tinggi,
"Ooo... Kebetulan aku memiliki fotonya, kau lihat saja sendiri" Ujar Harry dengan sombongnya seakan semua kemenangan sudah ada di tangannya, ia membuka ponselnya lalu mencari salah satu foto dalam galerinya,
"Ternyata ini sikapmu yang sebenarnya Harry!" Geram Ana dalam hatinya, ia dulunya berpikir kalau Harry adalah seorang pria yang baik dan sangat tulus dalam tindakannya, hingga ketika Ana menyakiti hatinya ia benar-benar kehilangan akal sehatnya sendiri...
"Dia?" Tanya Nicholas setelah melihat foto yang diperlihatkan Harry lewat ponselnya, terlihat jejak-jejak kekhawatiran yang di palsukan di wajahnya...
"Kenapa? Apa kau tahu orang itu?" Tanya Harry sambil mengernyitkan dahinya menunggu jawaban,
"Apa si KJ itu juga terkenal di kalangan para mafia? Kenapa wajahnya terlihat sangat berubah menjadi sangat waspada ketika melihat foto pria itu?" Gumam Harry dalam hatinya,
"Dia menjadi bodyguard gadis ini?" Tanya Nicholas lagi seolah tak percaya dengan apa yang Harry katakan barusan,
"Ya... Dia adalah bodyguard gadis cantik ini sebelumnya, katanya namanya KJ, benarkan sayang?" Tanya Harry sambil menarik dagu Ana agar menatap matanya,
"Astaga... Entah seberapa besar dia menahan emosinya sendiri untuk menjadi seorang bodyguard... Bodyguard, astaga... Ini benar-benar sebuah kejutan... ckckck" Ujar Nicholas sambil menggelengkan kepalanya,
Harry tidak mengerti apa yang bos gangster ternama ini maksudkan dengan kata-katanya barusan, namun karena Ana terus memberontak dan ribut tidak jelas, akhirnya Harry semakin mendekat dan membuka lakban yang menempel di bibir gadis pujaannya ini, namun di saat yang bersamaan juga Ana mempraktikkan semua hal yang Art ajarkan padanya tadi...
Duggg!
__ADS_1
Ana menghantam bagian paling penting dan lemah bagi seorang pria itu, masa depannya bisa saja hancur jika Ana melakukannya dengan terlalu keras...
"Sial! Kenapa kau benar-benar melakukan hal segila ini? Apa kau benar-benar terobsesi padaku atau kau dendam karena aku sempat mempermainkan perasaanmu Harry?!" Teriak Ana dengan penuh emosi,
"Aaa arrrggghhh!!!" Erang Harry sambil menelungkup di lantai melindungi adik kecilnya dengan kedua tangannya,
Setelah beberapa saat meskipun di bawah sana masih sangat ngilu dan terasa sakit, Harry kembali berusaha berdiri dan berteriak pada orang-orang yang ia sewa ini...
"Apa kalian semua bodoh?! Bukannya membantuku tapi malah hanya menonton seperti sapi di sana!" Teriak Harry penuh amarah, namun di luar dugaannya... Tak satupun dari para gangster itu yang mulai bergerak 1 inchi pun dari tempat mereka berdiri...
Ada apa ini?
Kenapa mereka tidak mau mendengarkan apa yang Harry perintahkan?
"Kenapa kalian diam saja?!" Tanya Harry semakin geram karena diabaikan, sementara Nicholas hanya tersenyum dan menggeleng pelan seolah ia sedang menghadapi seorang pria bodoh...
"Tidak masalah! Aku akan menambah uangnya lagi! Tidak peduli seberapa banyak yang diperlukan untuk menyelesaikan semuanya, aku pasti akan membayarnya, kalian hanya perlu mengikuti semua yang aku perintahkan saja" Ujar Harry dengan penuh percaya diri, ia sangat yakin selama ia bisa memberikan uang yang diinginkan oleh gangster yang ternama ini maka apapun yang ingin ia lakukan pasti akan berhasil!
"Ckckckck... Sepertinya Anda salah paham dengan cara kerja kami dasar berandalan kaya..." Ujar Nicholas sambil menepuk bahu Harry dengan sengaja memberikan tekanan agar bocah ini tidak mengira bahwa ia bisa melakukan apapun yang ia inginkan selama mempunyai uang dan menganggap gangster dengan nama "Z" Ini dapat ia jadikan pion hanya karena memiliki banyak uang...
"Kami bukan orang yang bisa kau bayar sesuka hatimu untuk menyelesaikan setiap masalah... Karena kami memiliki aturan main sendiri... Yang paling penting adalah tidak pernah mengusik apapun yang berkaitan dengan organisasi ini baik secara garis besar ataupun hanya menyerempet kepentingan kecil kami, tidak ada toleransi sedikitpun jika ada yang berani melanggarnya..." Ujar Nicholas
"Dulu kami selalu berdiri di nomor 2 dalam jajaran organisasi Hitam karena kami tidak bergerak di bidang narkotika, namun dengan hancurnya seluruh organisasi Mad Dog belakangan ini, maka otomatis kami lah yang paling kuat saat ini... Bukankah begitu?" Ujar Nicholas lagi sambil tersenyum misterius kepada Harry,
"Tunggu dulu! Kenapa kalian tiba-tiba bersikap seperti ini? Aku hanya ingin gadis ini saja... Aku tidak mengusik kepentingan kalian sama sekali, aku juga tidak pernah tahu kalau kalian memiliki hubungan dengan Gerald group" Sahut Harry sedikit cemas karena menyadari ada sesuatu yang salah sedang terjadi saat ini,
"Ya... Tentu saja, untuk apa kami memiliki hubungan dengan Gerald group? Kami tidak memiliki alasan apapun untuk melakukan itu" Sahut Nicholas tampak tidak begitu peduli,
"Harry lepaskan aku atau kau akan menyesalinya nanti!" Teriak Ana di sela-sela perbincangan mereka, setelah berpikir sejenak ia sedikit dapat memperkirakan kemana alur drama mengerikan ini akan berakhir...
__ADS_1
Bayangan ketika ia melihat beberapa pria berlumuran darah di lorong gelap itu benar-benar mengerikan... Ana merasa takut jika nanti wajah-wajah itu berganti dengan wajah yang ia kenal...
Lebih tepatnya wajah mantan pacarnya yang ternyata cukup gila ini...
"Diamlah nona cantik... Kami tidak akan melukaimu jika kamu tidak ikut campur oke?" Ujar salah seorang bawahan Nicholas kepada Ana,
"Kalian! Sebenarnya apa yang kalian inginkan dariku?!" Tanya Harry yang merasa tertekan karena aura membunuh yang begitu pekat terasa di udara yang ia hirup sekarang,
Ceklek...
Tiba-tiba pintu terbuka,
Menampilkan sosok yang cukup familiar dalam ingatannya... Pria yang merusak banyak sekali rencananya, pria yang selalu mencuri kesempatan untuk Harry bisa menjadi pahlawan bagi Ana,
"Tuan muda anda sudah datang..." Ujar Nicholas sambil membungkuk memberikan salam yang langsung diikuti oleh seluruh bawahannya
Meskipun para bawahannya sedikit bingung kenapa bos mereka begitu hormat ada pemuda ini... Tapi mereka tidak akan sebodoh itu untuk tidak dapat memahami bahwa pemuda ini pasti merupakan orang yang sangat penting pastinya...
"Kau! " Ujar Harry sedikit menggeram dan mengeratkan giginya karena marah,
"Sudah lama tidak bertemu tuan Harry" Sapa Art dengan sangat ramah,
______________________
Jangan lupa tinggalkan jejak ya...
vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
__ADS_1