
HAPPY READING GUYS
________________________
"masih lapar?" tanya KJ namun Ana menggelengkan kepalanya...
"kamu saja yang makan KJ... pasti sangat lapar kan, apalagi harus menggendongku kemana-mana, itu pasti menguras banyak tenagamu kan..." ujar Ana pada KJ penuh perhatian
"tidak... itu sama sekali tidak melelahkan... baiklah kalau begitu kita simpan untuk besok pagi ya... untuk sarapanmu besok pagi Ana..." sahut KJ lalu saat ia melihat kearah luar goa, KJ melihat buliran-buliran salju mulai berjatuhan dari langit...
"wah... ternyata benar malam ini adalah malam musim dingin pertama..." gumam KJ
Mendengar ucapan KJ itu, Ana langsung menoleh dan bergegas keluar dari goa dengan antusias...
"Hey Ana... jangan keluar, diluar akan sangat dingin" seru KJ sambil mengejar Ana yang sudah berlari keluar...
"ini adalah malam pertama kalinya turun salju tahun ini... kata mamaku dulu, malam ini adalah salah satu malam yang paling indah dan juga malam yang paling tepat untuk...." ujar Ana menggantung di udara...
"paling tepat untuk apa?" tanya KJ penasaran pada apa yang ingin Ana katakan
"untuk... menyatakan... cinta kepada... pasangan kita..." sahut Ana perlahan karena merasa sedikit malu pada KJ
"oh ya? aku baru tahu akan hal seperti itu Ana... mungkin karena di negaraku tidak ada musim salju ya... karena kami hanya punya tiga musim saja..." sahut KJ sambil memandangi langit malam yang terus menurunkan salju malam ini...
"KJ..." ucap Ana dengan lembut sambil menarik ujung kemeja yang KJ kenakan saat ini....
"ya Ana? apa kamu kedinginan?" tanya KJ, lalu ia memakaikan jasnya yang sedari tadi ia gantungkan di lengannya itu...
"boleh aku bertanya sesuatu padamu? dan bisakah kamu berjanji untuk menjawabnya dengan jujur?" tanya Ana sambil menatap mata KJ dengan lekat
"tiba-tiba aku merasakan sesuatu hawa yang berbahaya disini... firasat macam apa ini..." gumam KJ dalam hatinya
"Ya Ana... tentu saja..." sahut KJ tersenyum sambil mengusap tengkuknya pelan
"apa kamu pernah jatuh cinta KJ?" tanya Ana
"belum pernah..." sahut KJ
__ADS_1
"sampai sekarang?" tanya Ana lagi, namun KJ diam...
"baiklah jika itu tidak mau kamu jawab... tapi jawab ini dengan jujur padaku... apa kamu menyukaiku KJ?" tanya Ana dengan segenap keberaniannya, ia semakin mencengkram kuat ujung kemeja KJ itu dengan tangannya, kepala Ana menunduk, seakan bersiap untuk menerima jawaban terburuk sekalipun dari KJ saat ini...
"...................." KJ hanya diam...
ia hanya memandangi gadis yang sedang berdiri di hadapannya itu...
Setelah cukup lama keheningan itu tercipta...
Ana mendongakkan kepalanya menatap wajah KJ...
"jadi diammu ini bisa aku artikan iya atau tidak KJ?" tanya Ana dengan suara lembut seakan menahan tangisannya...
"................." KJ masih diam, tidak sedikitpun menunjukkan tanda-tanda ingin mengatakan sesuatu pada Ana....
"jikalau pun jawabannya tidak... aku tidak masalah KJ... asalkan aku tahu apa yang sebenarnya kamu rasakan kepadaku... kamu terlalu sering membuatku bingung... kamu membuatku merasa nyaman, cemburu, sedih, senang, merasa dicintai dan juga merasa tidak dicintai disaat yang bersamaan... terkadang apa yang kamu lakukan dengan apa yang kamu katakan sangatlah berbeda... jadi bisakah kamu memberikanku kepastian KJ?" tanya Ana dengan segenap hatinya pada KJ...
KJ menunduk dan tetap diam...
"huuuufffftttt... tidak ya?" tanya Ana untuk yang terakhir kali dengan suaranya yang sudah bergetar, lalu ia berjalan masuk ke dalam goa...
Sementara KJ masih berdiri diluar menatap indahnya langit malam ini...
"sekarang apa yang harus aku lakukan? terlalu banyak hal yang aku sembunyikan darimu Ana... semua rahasia itu membuatku tidak bisa berkata jujur padamu... aku memang laki-laki brengsek yang selalu membuatmu bersedih, tapi semua ini cepat atau lambat pasti akan kamu ketahui... jika seandainya aku jawab bagaimana perasaanku hari ini... apa yang akan terjadi di masa depan nanti?" gumam KJ dalam hatinya, ia masih setia menatap indahnya langit malam ini....
Langit yang terlihat indah, namun begitu gelap... sama seperti hatinya saat ini...
KJ memejamkan matanya sebentar, lalu memutuskan untuk masuk ke dalam goa juga...
ia duduk di sebelah Ana... beberapa detik tidak mengeluarkan suara sedikitpun...
10 detik... 20 detik... 30 detik...
Detik demi detik berlalu dipenuhi keheningan malam... hingga saat KJ bersuara...
"aku akan menjawab pertanyaanmu dengan jujur Ana..." ujar KJ pada Ana
__ADS_1
Seketika itu juga Ana mengangkat kepalanya dan menatap KJ dengan lekat... ekspresi wajah mereka berdua sama-sama berantakan... benar-benar sulit diartikan saat ini, namun Ana terlihat seakan berharap sesuatu hal yang baik akan KJ katakan padanya...
KJ mendekat dan memeluk tubuh Ana, sedangkan Ana yang sedikit terkejut dengan sikap KJ ini mengerjapkan matanya beberapa kali... lalu Ana membalas pelukan KJ...
cukup lama...
semakin lama terasa semakin hangat...
"apa artinya ini KJ?" gumam Ana dalam hatinya... seakan harapannya sudah terkabul dengan sepenuhnya hari ini...
"Ana... aku akan menjawab pertanyaanmu ini dengan jujur... tapi tidak sekarang... karena aku masih harus menyelesaikan banyak sekali pekerjaan di luar sana... dan aku masih sangat banyak menyimpan rahasia darimu... ini membuat diriku sendiri belum bisa jujur pada perasaanku yang sebenarnya... dan rahasia ini mungkin akan mengubah sangat banyak hal nantinya... maka dari itu, maukah kamu menunggu sampai saat itu tiba Ana? menunggu saat dimana aku benar-benar bisa jujur seutuhnya akan siapa diriku padamu Ana..." tanya KJ dengan lembut tanpa melepaskan pelukannya pada Ana...
"Kenapa aku harus jatuh cinta pada laki-laki serumit dirimu KJ... dan rahasia apa saja yang kamu sembunyikan dariku?... Huuuufffftttt.... tapi setidaknya aku bisa terus berharap sampai hari itu tiba kan.... hahaha..." sahut Ana sambil tertawa dengan pelan dan lembut...
"Sama denganku, aku juga heran... kenapa aku harus jatuh cinta pada pewaris satu-satunya dari Gerald Group? pewaris tunggal hahaha..." ujar KJ sambil mengeratkan pelukannya pada Ana...
"apa?! katakan sekali lagi KJ!" ucap Ana sambil mendorong dada KJ hingga memisahkan mereka berdua dari pelukan hangat tadi...
KJ hanya tersenyum, lalu menghadap kearah api unggun sambil mendekatkan tangannya kearah api unggun itu, mencari kehangatan dari kobaran api unggun yang ada dihadapannya saat ini...
"KJ!!! katakan lagi padaku dengan jelas!" seru Ana memberikan perintahnya pada KJ
"bukannya aku sudah memintamu untuk menunggu sampai saat itu tiba?" ujar KJ sambil tersenyum lembut pada Ana
"kenapa? kenapa harus menunggu sementara sekarang pun kamu bisa mengatakan kata-kata itu lagi? one more time KJ... just one more time...." pinta Ana, namun tetap sama sekali tidak membuahkan hasil,
KJ tetap tidak bersuara sedikit pun...
"aku tidak bisa menjawab apapun sekarang Ana... karena apa yang kamu rasakan saat ini dan apa yang akan kamu rasakan setelah tahu rahasiaku mungkin akan benar-benar bertolak belakang...." ujar KJ tanpa menoleh pada Ana... matanya menerawang jauh kedepan...
Lalu tiba-tiba terdengar suara Auman seekor harimau dari luar sana, membuat KJ refleks mengangkat tubuh Ana dan membawanya kebalik pembatas yang ia buat dari ranting dan dedaunan itu...
"diam dan pelankan nafasmu Ana..." bisik KJ pada Ana, saat ia melihat seekor harimau ada di depan mulut goa itu... harimau itu berjalan semakin mendekat dan masuk ke dalam goa...
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
__ADS_1
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐