Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Merangkai Puing Jawaban


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


Di taman belakang rumah keluarga Geraldine, KJ nampak termenung sambil memberikan ikan-ikan koi itu makanan... matanya sibuk melihat ikan itu berebut makanan dengan lahapnya...


Suara decapan lembut di permukaan air yang mereka hasilkan saat berusaha saling memperebutkan makanan, serta warna tubuh dari ikan-ikan yang memiliki corak yang begitu unik dan berbeda-beda dari masing-masing individunya, seakan memberikan suatu kenyamanan dan rekreasi khusus bagi para penikmatnya...


Namun dari tatapan mata KJ saat ini, ia seakan tidak mencari ketenangan dan hiburan itu...


melainkan mencari sebuah jawaban untuk hati dan pikirannya sendiri, hanya dari sebuah pertanyaan singkat dan terkesan mudah...


akan tetapi pada kenyataannya, pertanyaan singkat dan simpel itu memiliki sasaran yang tepat hingga ia berubah menjadi sangat sulit untuk dijawab saat ini...


Di tengah-tengah kebingungannya itu...


sebuah tangan yang terasa lembut dan hangat menyadarkannya dari lamunannya...


"kenapa melamun?" tanya orang itu yang ternyata adalah nyonya Aom, istri dari bos Kim Hans nya itu...


"tidak apa-apa... hanya saja aku memikirkan apa yang bos Kim katakan tadi... setiap perkataannya selalu tepat sasaran nyonya... kadangkala membuat seseorang yang sudah di ujung jurang kebingungan menyadari akan kesalahannya, lalu mulai mengingat kekurangan mereka... bagaimana anda bisa mengimbangi orang yang terlampau hebat seperti itu dengan nyaman dan bahagia?" ujar KJ setengah bercanda pada nyonya Aomnya itu...


"bukankah kau sendiri sudah tahu, dibalik semua kesempurnaannya itu... hanya aku dan anak-anaknya yang menjadi kelemahannya dan juga sekaligus menjadi kekuatannya... jadi tergantung dari sisi mana yang mau dipilih, jika 'dia' memilih menjadi kelemahanmu, maka hanya caramu menyikapinya yang akan bisa mengubahnya menjadi kekuatanmu... begitu juga sebaliknya, jika 'dia' menjadi kekuatanmu, maka segera cari cara untuk menambal sekecil apapun lubang yang bisa membuatnya menjadi kelemahanmu itu..." sahut Aom dengan penuh teka-teki sambil menekankan kata 'dia' di setiap ucapannya pada KJ...


"dan itulah yang perlu saya pelajari dari tuan Kim Hans nyonya... menjadi orang yang benar-benar bisa melakukan semuanya, menjadi orang yang sangat spesial..." sahut KJ sambil tersenyum manis kearah ikan-ikan yang masih ia beri makan itu...

__ADS_1


"setiap orang pasti punya masanya sendiri, dan setiap masa pasti memiliki orangnya sendiri... aku yakin orang-orang yang melatih kalian selama ini pasti selalu menekankan hal itu sebagai dasar kepercayaan diri kan?" tanya Aom masih dengan bumbu teka-teki dan perumpamaan di setiap hal yang ia sampaikan saat ini...


"benar... dan sampai sekarangpun masih tetap sama nyonya... saya berharap setelah semua misi ini berakhir, sebuah perjalanan baru bisa dimulai... entah bagaimana caranya... dan apa saja yang perlu dilakukan bisa dipikirkan mulai saat ini..." sahut KJ sambil tersenyum manis pada nyonya Aomnya itu...


"ah ngomong-ngomong bagaimana kabar tuan muda kecil nyonya?" tanya KJ


"dia aman dan nyaman di rumah... ditemani bibi-bibinya dan juga kakak perempuan cantiknya itu... tapi pasti mereka selalu berengkar hahaha" sahut Aom sambil tertawa pelan


"lalu apa kamu sudah mendapatkan informasi terbaru dari Art?" tanya Aom lagi


"sampai saat ini belum nyonya... mungkin besok pagi tuan muda Art akan kembali dan ikut berkunjung kemari, kita sangat menantikan berita baik darinya untuk kelanjutan misi ini... tugasnya sangat berat... saya sampai tidak tega melihatnya menjadi tuan muda sampai seperti ini..." sahut KJ sambil menggelengkan kepalanya dan tersenyum tipis


"dia adalah murid didikan Kim langsung... bagaimana mungkin dia tidak sanggup melakukan hal ini... dia seorang yang pekerja keras dan orang yang sangat setia... sulit mencari orang seperti dia di zaman ini..." sahut Aom dengan entengnya lalu berjalan pergi dari taman itu...


KJ hanya tersenyum mendengar ucapan nyonya Aomnya itu...


ia merasa sangat diberkati oleh Tuhan karena bisa hidup di lingkungan ini... menjadi seseorang yang kuat dan juga disisi lain selalu dipenuhi kasih sayang yang kadang cara penyampaiannya tidak biasa... dan tentunya sangat berbeda dari kebanyakan orang pada umumnya...


Selalu ada cara untuk menyayangi tapi tetap disertai dengan ucapan dingin, ekspresi wajah yang datar, dan sifat yang tegas dan kejam masih tetap melekat di waktu yang bersamaan... membuat orang luar berpikir bahwa dunia seperti 'ini' benar-benar dihuni oleh orang yang dingin dan tak berperasaan...


Padahal kenyataannya sangatlah berbeda...


tidak semua orang yang terlihat jahat selalu memiliki sifat yang sejahat kelihatannya...


begitu juga sebaliknya, orang yang terlihat sangat baik dan sering kali menunjukkan kebaikan... belum tentu karakter asli di dalamnya sama baiknya dengan apa yang ia tunjukkan di luarnya, khusus ia tunjukkan pada orang-orang luar...

__ADS_1


Setelah merasa sedikit demi sedikit bisa menemukan dan menyusun kepingan-kepingan kecil dari jawaban yang ia perlukan dan sedang ia cari saat ini, KJ pun menghentikan aktivitas memberi makan ikan itu lalu masuk ke dalam rumah besar keluarga Geraldine itu juga...


Saat sampai di ruang tamu, ia melihat tuan Gerald, Ana, tuan Kim dan nyonya Aom, serta tuan muda Tan sudah duduk dan terlihat akan membahas beberapa hal...


Sementara itu Mark dan beberapa pelayan lain terlihat menyiapkan minuman serta beberapa camilan lalu menaruhnya di atas meja ruang tamu itu...


"pa, itu KJ sudah datang... apa yang ingin kita bahas dengan paman Kim dan juga yang lainnya?" tanya Ana pada papanya..


"KJ duduklah..." ujar tuan Gerald memberikan perintahnya


"baik tuan..." sahut KJ sambil duduk di samping tuan muda Tan


"jadi langsung saja Ana... semua yang akan dibahas sekarang akan terfokus padamu..." ujar paman Kimnya itu dan tentunya dengan tatapan tajamnya yang sudah menjadi ciri khasnya bagi Ana, tatapan mata yang ia sukai...


"iya paman... tapi bisa tidak paman jangan selalu mengubah suasana jadi agak tegang begini? hehehe" sahut Ana yang sontak membuat tuan Gerald alias Charles sahabat lama Kim ini cekikikan, seorang sahabat yang juga sudah pasti terbiasa dengan atmosfer yang selalu saja berubah menegangkan saat berurusan dengan Kim...


"bagus nak... dia menyayangimu sedari kecil, jadi dia tidak akan membuat perhitungan padamu... lanjutkan lah hehehe..." ujar tuan Gerald di dalam hatinya... ia sangat menikmati apa yang tidak bisa sering ia lakukan dengan bebas pada seorang Kim Hans karena takut menyinggung kawan lamanya yang kadang sering tidak segan-segan untuk membuat perhitungan dengannya...


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2