
HAPPY READING GUYS
__________________
Ana tampak bersemangat berlatih dansa bersana dengan Harry di atas panggung itu, sementara KJ hanya terus mengawasi mereka dari bawah, cukup jauh namun tetap dalam jangkauannya...
"bukankah mereka pasangan yang sangat cocok?" tanya Andeline yang entah sudah sejak kapan berdiri di sebelah KJ
"maksudnya?" tanya KJ karena tak paham dengan apa yang dikatakan oleh Andeline
"Harry dan Ana... King & Queen tahun ini... mereka sangat serasi dan cocok bersama kan? cantik dan tampan..." ujar Andeline pada KJ, KJ diam sejenak...
"ya kau benar... mereka sangat cocok" sahut KJ singkat
sementara itu diatas panggung Ana sesekali memperhatikan KJ yang mengobrol dengan Andeline... mereka terlihat asik mengobrol disana menurut pandangan Ana...
melihat hal itu membuat mood Ana menjadi buruk dan semakin buruk, namun ia coba untuk terus menutupinya....
"ada apa Ana? sesekali kau terlihat tidak fokus dan melakukan kesalahan kecil..." tanya Harry
"maaf Harry aku mau ke toilet sebentar ya..." ujar Ana lalu dengan cepat menuju toilet, melihat hal itu Davika langsung berlari mengejarnya ke toilet...
Di dalam toilet...
terlihat Ana sedang membasuh mukanya beberapa kali...
"cemburu ya?" goda Davika pada Ana
"ini menyebalkan Dav... sepertinya aku harus menjadi angkuh lagi agar bisa segera move on" ujar Ana pada Davika
"kalau itu ampuh cobalah..." sahut Davika sambil menepuk pundaknya Ana beberapa kali untuk menenangkan sahabatnya itu...
setelah cukup tenang Ana dan Davika keluar dari toilet...
"kenapa lama sekali? kamu tidak sakit kan Ana?" tanya Harry khawatir
__ADS_1
"aku tidak apa-apa Harry... terima kasih sudah menghawatirkanku..." ujar Ana sambil memaksakan senyumannya...
"masih mood untuk berlatih?" tanyanya penuh pengertian
"kurasa tidak hehehe" sahut Ana cengengesan
"ya sudah kalau begitu kita istirahat saja... mau aku ambilkan minum?" tanya Harry pada Ana
"boleh..." sahut Ana tersenyum lalu Harry menuju stan minuman yang di sediakan di aula itu
"ini minum nona" ujar KJ menyerahkan sebotol minuman untuk Ana
Ana hanya menoleh lalu tak lama Harry sudah kembali...
"ini minumanmu Ana..." ujar Harry menyerahkan sebotol minuman isotonik untuk Ana
"terima kasih Harry..." sahutnya dan tersenyum manis pada Harry
KJ menatap minuman yang ada di tangannya itu... ia membukanya dan meneguknya sampai habis dan melemparkan botolnya ke tong sampah yang terletak jauh di sudut aula itu...
Toeng!
lemparannya tepat masuk kedalam tong sampah itu...
"itu biasa saja" sahut KJ singkat dengan tatapan datarnya lalu pergi menjauhi mereka berdua
beberapa menit kemudian Ana dan yang lainnya akhirnya pulang karena sesi latihan telah usai... KJ berjalan mendekati Ana dan yang lainnya...
"Ana apa malam ini kamu senggang? boleh aku mampir ke rumahmu sekalian bertemu paman Gerald?" tanya Harry pada Ana
"tentu saja boleh Harry... papa pasti sangat senang menyambutmu di rumah..." sahut Ana tersenyum senang
"baiklah kalau begitu ikutlah di mobilku sekalian ya..." pinta Harry pada Ana
"tidak tuan, nona Ana akan pulang dengan saya..." sahut KJ dengan tatapan tidak sukanya
"baiklah aku akan pulang denganmu Harry... ayo..." ujar Ana sambil menarik tangan Harry berjalan keluar gedung aula kampus itu
"tapi nona..." ucap KJ namun Ana tidak menghiraukannya dan terus berjalan menjauh bersama Harry
__ADS_1
merasa terus diacuhkan dan dijauhi ego KJ yang dulu kembali muncul... KJ yang tak dapat menahan emosinya hampir muncul lagi hari ini....
"tenanglah KJ... kau hanya harus menjaganya tetap aman dan selamat... hanya itu.. satu bulan lagi tugasmu akan usai..." batin KJ berusaha mengontrol dirinya sendiri lalu ia berlari menyusul Ana dan Harry yang sudah berjalan menjauh itu...
***
Hari-hari berlalu dengan sangat cepat, sudah 2 minggu lamanya Ana dan Harry berlatih dansa untuk menjadi King & Queen yang sempurna nanti diacara kampus itu...
Selama itu pula KJ hanya terus mengikuti Ana kemanapun ia pergi, KJ lebih banyak bekerja dibalik layar untuk melindungi Ana akhir-akhir ini...
Di suatu tempat lain...
seorang pria bertubuh besar sedang merokok, menunggu laporan dari anak buahnya itu...
"apa sudah berhasil membunuh gadis kecil itu?" tanyanya to the poin
"maaf tuan kami masih gagal... bahkan anak buah kita banyak yang terbunuh, namun polisi juga tidak dapat menemukan siapa pembunuhnya sampai sekarang... tapi aku punya firasat kalau bodyguard itulah yang telah melakukan semua ini tuan... setelah insiden bom itu gagal membunuh gadis kecil itu bodyguardnya semakin gila untuk melindunginya... ia menggunakan senjata api dan tak segan-segan membuat anak buah kita sekarat..." ujarnya kepada bosnya ini
"sialan... lalu apa sampai sekarang kau tidak tau asal-usul dari bodyguard yang disewa Gerald untuk melindungi putrinya itu?" tanya pria itu pada anak buahnya
"maaf tuan, tidak ada informasi yang bisa diakses tentang dirinya tuan... bahkan hacker profesional pun gagal mendapatkan data dirinya... tuan Gerald sendiri juga tidak tau sebenarnya siapa dan apa latar belakang dari si KJ ini... aku hanya mendapatkan informasi bahwa KJ ini adalah orang kepercayaan dari Kim Hans Suppanad... seorang pria yang memiliki pengaruh sangat besar se-Asia itu..." sahutnya menjelaskan semua informasi pada bosnya itu
"Kim Hans Suppanad.... sepertinya aku pernah mendengar nama ini... tapi aku lupa siapa dia..." ujarnya sambil mengingat-ingat dimana ia pernah mendengar nama ini
"aku sarankan jika ini berhubungan dengannya kau lenih baik menyerah saja... sebelum semuanya terlambat..." ujar seorang pria yang datang dari belakang pria yang disebut bos tadi
"kakak kenal siapa itu Kim Hans Suppanad?" tanya pria itu kepada kakaknya yang baru saja datang
"dia pria yang menakutkan... tidak heran jika orang-orang disekelilingnya juga tak kalah menakutkan... si Kim Hans inilah yang telah membunuh dan menghancurkan OG menjadi debu... benar-benar tak bersisa sedikitpun..." sahut kakaknya
"aku tidak percaya jika ia sekuat itu..." ujar pria ini
"terserah kau saja... yang penting aku sudah pernah mengingatkanmu sebelum kau bertindak semakin jauh..." ujarnya lalu pergi meninggalkan adiknya yang nampak tengah berpikir keras sekarang ini...
"Gerald!!! aku pasti akan membalaskan dendamku padamu! apapun yang terjadi kau harus menderita seumur hidupmu!" geramnya kesal, lalu memerintahkan anak buahnya untuk mencari cara lain agar bisa membunuh Ana bagaimana pun caranya...
________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
__ADS_1
kasi rating juga karyanya Author ya....
⭐⭐⭐⭐⭐