Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Ingin Memiliki Hal Itu!


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


Setelah selesai mengaktivasi dan membayar semua tagihannya, KJ dan Ana segera pergi dari toko itu...


"terima kasih tuan dan nona, datang lagi ya..." ujar pelayan itu dengan ramah dan lebih bersahabat kepada mereka...


Sementara itu Ana dengan cepat masuk kedalam mobil dengan wajahnya yang sudah sangat kesal... ia pikir KJ membelikan ponsel itu untuk seorang wanita diluar sana, yang ternyata adalah wanita yang KJ cintai menurut perkataannya tadi...


"jadi selama ini dia tidak bisa menjawab pernyataan cintaku dari sebelumnya karena sudah ada wanita yang ia cintai?! betapa bodohnya aku..." gumam Ana dalam hatinya yang sudah benar-benar dibakar api cemburunya itu...


"astaga... kenapa lagi dia ini... kenapa wanita begitu sering bertingkah membingungkan begini..." gumam KJ pada dirinya sendiri ketika melihat Ana membanting pintu mobilnya itu...


KJ masuk kedalam mobil dan mengambil ponsel baru itu lagi dan sedikit mengotak-atiknya sebentar...


"cepat berangkat KJ! nanti saja kau urusi lagi ponsel untuk kekasihmu itu!" ujar Ana dengan sinis dan super-super juteknya...


"sebentar saja Ana, tunggu..." sahut KJ yang masih fokus pada ponsel itu...


"oke keamanannya sudah terpasang, nomorku sudah ada juga..." gumam KJ yang samar-samar bisa didengar oleh Ana...


Ana yang semakin terusik menjadi penasaran dan mencoba untuk sedikit mengintip apa nama kontaknya sendiri yang KJ simpan di ponsel baru itu...


'pria tampanku'


"ffftttsss... hahaha kepedean sekali kau!" ujar Ana yang tidak dapat menahan tawanya lagi...


"kenapa? memangnya aku tidak tampan?" tanya KJ yang paham betul apa yang Ana maksud itu...


"tidak! kau jelek dan menyebalkan!" sahut Ana


"wah... wah... wah... pertama kalinya ada yang bilang aku jelek, beraninya..." ujar KJ sambil tersenyum pada Ana...


"kenapa? kau mau apa? mengancamku? yakin berani? paman Kim tidak akan mengampunimu jika kau melukaiku KJ" sahut Ana dengan bangganya...


"hahaha... benarkah? tentu aku tidak akan berani kalau begitu... sudahlah kita berangkat sekarang, dan pakai ini mulai sekarang..." sahut KJ sambil memberikan ponsel itu ke tangan Ana...


Ana terkejut karena ponsel itu diberikan kepadanya oleh KJ... bukankah KJ bilang ponsel ini ia beli untuk wanita yang berhasil merebut hatinya dan membuatnya jatuh cinta?....

__ADS_1


"Jadi ini maksudnya apa?" gumam Ana pelan, sementara KJ hanya tersenyum pura-pura tidak mendengar apapun...


"KJ... bukannya ponsel ini kamu beli untuk kekasihmu itu? kenapa kamu memberikannya padaku?" tanya Ana yang tiba-tiba menjadi bodoh...


KJ hanya diam sambil memasangkan earphone di telinganya sendiri, ia masih pura-pura tidak mendengar Ana yang sedang berbicara dengannya...


"KJ!!! katakan padaku!!!" teriak Ana yang mulai kesal karena tingkah KJ yang selalu saja jahil dan membuatnya bisa mati penasaran...


"Hei! dengarkan aku KJ!" teriak Ana lagi sambil menarik earphone yang KJ gunakan dan juga memaksa KJ untuk menghadapnya,


"hey Ana... hentikan... ini berbahaya!" seru KJ karena perbuatan Ana ini...


"katakan padaku apa maksudnya ini!" perintah Ana lagi tapi lagi-lagi diacuhkan saja oleh KJ...


"kau ini kenapa menyebalkan sekali sih!" geram Ana yang sudah mulai emosi, ia tidak mau sedikitpun berasumsi tentang hal yang baik... karena ia takut ini hanya pemikirannya saja, ia takut KJ hanya bercanda dengan ucapannya pada pelayan itu tadi...


"kita sudah sampai, ayo masuk..." ujar KJ tanpa memperdulikan Ana yang sudah mulai emosi padanya...


"tiketnya tuan?" tanya petugas karcis di pintu masuk itu...


"ini, untuk dua orang" sahut KJ singkat sambil menunjukkan barkode di layar ponselnya, kemudian para petugas itu mulai men-scan barkode itu yang merupakan karcis online VVIP


"kenapa bisa dapat gelang ini?" tanya Ana yang sama sekali belum pernah melihat gelang ini walaupun ia sudah sering datang ke universal studio...


"ini khusus orang-orang tertentu saja Ana..." sahut KJ sambil menarik tangan Ana mengajaknya segera masuk ke areal universal studio yang begitu luas itu..


Mereka merupakan tamu VVIP sehingga mereka tidak perlu berjalan kaki untuk mengelilingi setiap area yang mau mereka kunjungi... karena telah disediakan mobil mini yang disebut buggy car...


Dengan ini, mereka bisa menikmati setiap wahana tanpa membuang-buang waktu dan juga berkeringat karena berjalan kaki...


KJ mengendarai buggy carnya, sedangkan Ana duduk disampingnya...


Mereka menikmati indahnya universal studio Hollywood itu dari setiap sisinya...


semua wahana mereka kunjungi satu persatu, mereka turun dari buggy car dan masuk ke dalam setiap wahana...


Dengan dekorasi khusus yang disiapkan, maka para pengunjung akan bisa merasakan bagaimana situasi dan juga keadaan lokasi dari pembuatan setiap film-film terkenal dari universal studio, mulai dari efek ledakan mobil dan berbagai aksi keren lainnya yang disajikan secara langsung dihadapan para pengunjung...


Setelah mengunjungi begitu banyak wahana seperti Harry Potter, Minion, fast and furious, Jurassic Park dan masih banyak lagi yang lainnya, Ana terlihat begitu senang dan antusias...

__ADS_1


Semua rasa kesal dan emosinya pada KJ tiba-tiba menghilang seperti air panas yang menguap sampai habis tak tersisa...


"keren sekali... aku jadi ingin memiliki studio sendiri..." ujar Ana dengan mata yang berbinar-binar melihat para stunman beraksi sesuai dengan adegan film apa yang ada di masing-masing wahana itu...


"ini sudah sore Ana, mari kita tinggalkan tempat ini..." ujar KJ mengajak Ana untuk segera pergi dari tempat hiburan ini...


"tidak KJ... ini masih seru, kita bisa pulang malam kok..." ujar Ana berusaha menolak...


"yakin tidak mau? aku mau mengajakmu ke Disneyland loh..." ujar KJ tersenyum sambil mengernyitkan keningnya...


"benarkah KJ?! waaaa... aku mau... aku mau..." teriak Ana kegirangan karena sudah lama tidak pergi ke Disneyland California lagi setelah ia tumbuh menjadi gadis remaja...


Jarak yang cukup jauh dan memiliki papa yang super protektif membuatnya susah untuk bepergian jauh... selain itu, wilayah di Los Angeles juga tidak bisa terbilang aman untuk dirinya... karena ini adalah wilayah kekuasaan para gengster, pusat hiburan dan juga kasino terkenal dunia ada di wilayah ini...


"tapi benarkah kita boleh kesana? ayah selalu melarangku..." ujar Ana lagi sedikit cemberut...


"aku sudah bilang padamu, selama ada aku kamu bebas kemanapun kamu mau Ana..." sahut KJ sambil merangkul pinggang Ana dan mengajaknya untuk segera pergi dari sini...


Ana menatap tangan KJ yang merangkul pinggangnya untuk pertama kalinya...


"bukankah dengan begini kita terlihat seperti sepasang kekasih sekarang?" gumam Ana dalam hatinya yang sudah mulai berdetak semakin tak beraturan...


"jangan coba-coba menatap gadisku dengan tatapan berminat kalian itu!" gumam KJ dalam hatinya...


KJ spontan melakukan itu karena sedari tadi ada saja laki-laki yang menatap Ana dengan penuh minat dan ketertarikan akan tubuh dan wajah cantiknya itu, membuat KJ gerah dan ingin sekali memberikan mereka pelajaran...


tapi itu tak bisa ia lakukan karena Ana belum benar-benar menjadi kekasihnya...


Lalu atas hak apa sekarang ini ia bisa melarang mereka memberikan tatapan penuh minat itu pada Ana?!


Tidak ada! lebih tepatnya belum ada!


itulah yang membuat tangan KJ semakin gatal saja..


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2