Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Penasaran


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"Selamat malam Tuan muda... Selamat malam nona... Apa ada yang anda inginkan tuan muda?" Tanya pelayan yang bertugas malam ini ketika melihat majikan mudanya datang bersama dengan seorang gadis muda di gendongannya...


"Aku lapar tolong buatkan makanan" sahut Art yang masih fokus melihat ayahnya yang kini terlihat seperti sedang berdebat dengan paman Jeab sekaligus dokter pribadi keluarganya itu...


Paman Jeabnya terllihat kesal, sementara ayahnya terlihat datar-datar saja seperti biasanya... Entah apa yang sedang mereka bicarakan sampai seperti itu...


"Ana, tunggu disini sebentar ya... Aku mau melihat ayah dan pamanku di taman... Sebentar lagi aku kembali..." Ujar Art sambil menurunkan Ana dari gendongannya...


"Hmmm... Baiklah, jangan lama-lama...". Sahut Ana yang kemudian duduk di kursi depan mini bar mansion milik paman tampannya itu...


"Mansion ini bahkan 2x lebih besar daripada rumahku... Luar biasa..." Gumam Ana dalam hatinya sambil menatap mini bar yang terkesan begitu Klasik dan juga elit itu...


"Silahkan dinikmati sambil menunggu makanannya kami buat nona..." Ujar pelayan itu yang kini memberikan segelas susu hangat untuknya...


"Terima kasih..." Sahut Ana sambil tersenyum lembut


"Sama-sama nona... Senang bisa melayani anda..." Ujar pelayan itu sambil tersenyum ramah, ia sebenarnya sangat ingin menanyakan sesuatu kepada gadis yang kini berada di hadapannya, lebih tepatnya sedang duduk di bangku depan mini bar rumah ini...


Namun ia benar-benar mengunci mulutnya rapat-rapat agar tidak bertindak lancang dan melewati batasannya sebagai seorang pelayan di rumah ini...


"Hmmm... Apa anda sudah lama bekerja disini?" Tanya Ana yang sedikit bosan menunggu makanan dan juga menunggu Art kembali dari taman belakang rumahnya itu...


"Saya nona?" Tanya pelayan itu memastikan bahwa dirinya lah yang sedang diajak berbicara oleh nona cantik yang datang bersama dengan tuan mudanya malam ini...


"Iya... Memangnya siapa lagi?" Tanya Ana sambil menggeleng heran melihat pelayanan yang kini tersenyum canggung padanya...

__ADS_1


"Iya nona, saya sudah bekerja cukup lama disini... Semenjak tuan muda berkuliah hingga sekarang..." Sahutnya sambil tersenyum sementara tangannya masih sibuk mengelap meja...


"Apa tuan muda kalian itu sering membawa seorang wanita kemari?" Tanya Ana yang masih penasaran apakah yang dikatakan oleh pamannya tadi adalah sebuah kebenaran atau hanya sebuah kebohongan...


"Tuan muda Art nona?" Tanya pelayan itu lagi,


"Iya... Memangnya siapa lagi..." Sahut Ana sambil meminum susu hangat itu perlahan...


"Hehehe... Soalnya kami memiliki 4 orang tuan muda, jadi saya hanya memastikan saja nona... Hmmm, dan jika yang nona maksud adalah tuan muda Art maka dengan sangat yakin saya bisa mengatakan bahwa hanya nona lah satu-satunya yang pernah tuan muda bawa ke rumah ini..." Sahut pelayan itu dengan penuh keyakinan,


"Kau tidak berbohong kan?" Tanya Ana lagi,


"Tentu tidak nona... Mana mungkin saya berani..." Sahut pelayan itu sambil mengibaskan tangannya di depan dirinya sendiri,


"Kenapa? Apa tuan muda kalian itu tidak pernah jatuh cinta sebelumnya?" Tanya Ana mencoba untuk memancing pelayan itu untuk menggali informasi tentang kekasihnya ini...


"Sebenarnya ini bukan ranah yang bisa saya bicarakan nona... Jadi saya hanya bisa mengatakan bahwa tuan muda pertama kami itu adalah seorang pria yang dingin, meskipun banyak sekali gadis yang mendekatinya tapi tuan muda kami itu seakan tidak tersentuh... Jadi mereka semua gagal..." Sahut pelayan itu lalu melanjutkan pekerjaannya lagi membersihkan meja makan yang sebentar lagi akan digunakan untuk tempat makan tuan mudanya itu...


"Tuan muda bukan orang sembarang nona... Jika ia tidak ada kepentingan dengan seseorang ia tidak akan membiarkan orang lain untuk mengusik kehidupannya sedikitpun... Tapi disisi lain tuan muda selalu suka menolong orang-orang yang membutuhkan pertolongan seperti kami, memberikan pekerjaan yang bisa membuat kami bangkit dan bertahan hidup..." Sahut pelayan itu lagi,


"Benar juga... Di awal-awal sebagai KJ ia memang selalu bersikap seperti itu..." Gumam Ana dalam hatinya,


"Tapi nona, apa saya boleh menanyakan sesuatu?" Tanya pelayan itu setelah berpikir beberapa saat dan memberanikan dirinya untuk bertanya...


"Apa? Tanyakan saja..." Sahut Ana santai,


"Apakah nona adalah calon nyonya baru... Ah, maksudnya... Maksud saya apa tuan muda dan nona sedang berpacaran? Tuan muda dan nona adalah sepasang kekasih?" Tanya pelayan itu sedikit ragu-ragu karena takut menyinggung perasaan lawan bicaranya saat ini, namun semangatnya juga tak dapat ia sembunyikan hingga Ana tidak dapat menahan tawanya melihat sifat pelayan yang satu ini padanya...


Pelayan itu nampak sedikit ragu-ragu, takut, namun juga disaat yang bersamaan dirinya dipenuhi dengan semangat dan rasa ingin tahu yang sangat besar...

__ADS_1


"Hahaha... Kau lucu sekali... Siapa namamu?" Tanya Ana pada pelayan itu sambil tertawa pelan...


"Namanya Waracan, panggil saja dia Can sayang... Apa dia mengganggumu?" Tanya Art yang baru saja datang dan mendengar pertanyaan yang Ana tanyakan pada pelayan yang bernama Can itu...


"Sayang...?" Gumam Can dalam hatinya sambil menelan ludahnya perlahan...


"Berarti sudah tidak perlu ditanyakan lagi hubungan diantara mereka berdua... Karena tuan muda tidak pernah memanggil gadis lain selain adiknya sendiri dengan panggilan sayang..." Gumam Can lagi di dalam hatinya,


"Oo... Salam kenal Can, namaku Ana..." Ujar Ana hendak mengulurkan tangannya pada Can namun ditahan oleh Art,


"Tidak usah bersalaman juga... Aku tidak mau melihatmu bahkan hanya untuk bersalaman dengan pria lain..." Ujar Art yang langsung membuat Can tersedak mendengar itu...


"Dasar posesif..." Ujar Ana sambil mencubit kedua pipi Art, sementara pelayan laki-laki yang bernama Can itu benar-benar terpana melihat adegan romantis dari sepasang kekasih itu...


Bukan karena mereka berprilaku manis, akan tetapi ini tentang tuan muda yang selama ini telah ia layani ini... Pria yang benar-benar tidak tersentuh oleh setiap gadis yang mengejarnya selama beberapa tahun ini...


Tuan mudanya saat ini benar-benar dapat diluluhkan di tangan seorang gadis cantik yang terlihat manja namun elegan ini...


"Setelah sekian lama... Tuan Art akhirnya menemukan seorang gadis yang benar-benar bisa menjeratnya dalam sesuatu yang disebut cinta... Hahaha..." Gumam Can dalam hatinya sambil senyum-senyum sendiri saat menyelesaikan pekerjaan yang tengah ia lakukan saat ini...


"Tuan Kim... Sebentar lagi anak anda akan bisa menjadi seorang penerus yang seutuhnya seperti yang anda bilang sebelumnya... Saat ia menemukan cintanya maka ia akan berkembang semakin hebat di masa mendatang..." Gumam Can di dalam hatinya... Ia sangat senang melihat perkembangan dari kehidupan tuan mudanya ini... Seorang tuan muda yang menyelamatkan hidupnya dan juga neneknya ini... Ia akan terus membalas budi baik itu sampai kapanpun selama hidupnya...


______________________


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2