Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Ternyata Dia Posesif


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"baiklah, panggil aku kak Art saja tidak apa-apa... dan aku akan memanggilmu siapa ya... gadis manis? nona cantik? atau nona manis?" sahut Art menggoda Ana...


"hanya Ana! tidak lebih! aku mohon jangan buat aku dalam masalah kakakku sayang mereka sangat menyukaimu jadi aku benar-benar tidak akan bisa kuliah dengan tenang jika mereka tahu hubungan kita..." sahut Ana sambil memegang tangan Art agar ia setuju...


"tidak-tidak... aku berubah pikiran... aku tidak mau kamu memanggilku dengan kak Art... aku terdengar seperti kakakmu saja, bukan seperti kekasihmu..." sanggah Art yang terdengar tidak suka mendengar Ana memanggilnya dengan sebutan kak itu...


"Art... baiklah Art saja... tapi di kampus tetap kak Art ya..." ujar Ana sambil tersenyum mencoba mengamankan kedamaiannya di kampus nantinya...


"baiklah, tapi satu hal yang ingin aku tanyakan padamu Ana... kamu benar-benar mau menutupi bahwa aku adalah kekasihmu? apa aku se-memalukan itu untuk kamu akui?" tanya Art dengan nada yang datar dan dingin... tersirat sedikit kekecewaan saat ia menanyakan ini pada Ana...


"ti-tidak bukan itu... aku hanya tidak mau dimusuhi dan disaingi oleh para mahasiswi karena pria yang mereka kagumi ternyata sudah menjadi kekasihku... aku hanya ingin belajar dengan nyaman dan damai di kampus itu saja, kamu mengerti kan sayangku?..." sahut Ana mencoba meyakinkan Art agar tidak ada keributan di kampus hanya karena ini...


"ya... aku sangat paham, kamu bahkan rela berbagi dengan mahasiswi lainnya atas diriku... baiklah aku paham..." sahut Art dengan tidak senang... Ana dapat merasakan rasa posesif yang Art miliki kepadanya...


Jadi pria tampan yang selama ini terlihat dingin dan misterius ini bisa juga bersikap seperti ini?


Benar-benar menggemaskan dan membuat Ana tersenyum senang, sangat lucu rasanya membayangkan bahwa Art bisa bersikap semanis dan selucu ini dihadapannya...


"kamu posesif ya... astaga, pria yang tampan dan misterius selama ini ternyata bisa menjadi semenggemaskan ini ketika ia menunjukkan keposesifannya ya... hehehe" ujar Ana sambil mencubit kedua pipi Art dengan gemas...


"aku memang bodoh selama beberapa hari ini karena telah berpikir untuk menjauhimu dan menghapuskan semua perasaan yang aku miliki untukmu... tapi sekarang aku paham, selama aku terus mencoba melupakanmu maka cinta ini akan semakin berkembang untukmu, KJ'ku ini benar-benar telah mencuri hatiku dan menguncinya hanya untuk dirinya sendiri ya..." ujar Ana sambil tersenyum pada Art... mantan bodyguardnya yang kini sudah resmi menjadi kekasihnya... dan semoga tidak akan menjadi mantan kekasih tentunya...


"jangan berpikir yang aneh-aneh... mana mungkin aku mau berbagi dirimu dengan mereka? awas saja jika kamu tebar pesona pada mereka semua... aku memang tidak akan membuat perhitungan selama di kampus, tapi semuanya akan diperhitungkan di luar kampus jadi berhati-hatilah sayangku..." ujar Ana sambil menekankan kata sayangku seolah Art sudah ia legalisir dan ia sahkan sebagai kepemilikannya seorang diri...

__ADS_1


"baiklah, dan itu juga berlaku kepadamu Ana... jangan dekat dengan lelaki lain, siapapun itu tidak boleh, dan aku tidak mau mendengar alasan apapun untuk itu karena mulai sekarang kamu hanyalah milikku..." ujar Art dengan penuh ketegasan dalam setiap katanya yang bukannya membuat Ana patuh namun merasa semakin gemas karena ternyata lelakinya ini bisa benar-benar bersikap posesif seperti ini padanya...


sungguh diluar dugaannya...


"baiklah... kesepakatan telah dibuat... kakak Art jangan sampai lupa ya..." ujar Ana menggoda Art dengan memanggilnya dengan panggilan kakak lagi di luar lingkungan kampus...


"sudahlah, sekarang belajar... tidak ada bermain-main lagi..." sahut Art kesal


"hihihi... dia kesal ya..." gumam Ana dalam hatinya


***


Sore harinya,


Setelah melewati pelajaran bisnis yang panjang tentang pasar saham dan semua hal yang ada di dalamnya, akhirnya Art sudah harus pulang karena ada sesuatu hal yang harus ia segera urus bersama dengan Tan...


Ana mengantarkan Art sampai di depan rumahnya, sebelum masuk ke dalam mobil Art mencium kening dan bibir Ana bergantian sebelum pergi...


Dan dari sudut yang berbeda ternyata ada seorang lelaki yang tidak sengaja melihat adegan manis itu... itu bukan adegan curi-curi kesempatan yang biasanya tidak sengaja ia lihat... tapi kali ini benar-benar persetujuan dari kedua belah pihak...


"astaga... apa mereka berdua sudah kembali bersama dan menerima satu sama lainnya? ah, andai saja dia masih KJ yang dulu aku pasti akan langsung menodongnya untuk membayar pajak jadian... tapi sekarang itu sudah tidak mungkin lagi... karena dia adalah tuan muda Art, putra dari tuan Kim Hans yang bahkan tidak berani aku tatap lebih dari 3 detik itu... aduuuh..." ujar Mark pada dirinya sendiri di balik jendela rumah itu...


"tapi mereka benar-benar serasi sih... aku jadi iri, kapan aku bisa menemukan pasanganku ya... haaah..." ujar Mark lagi sambil menghela nafasnya panjang...


"Mark dimana kau?!" teriak ayahnya mencari dirinya...


"astaga, karena menonton adegan manis ini aku lupa mengambilkan gunting rumput untuk ayah... sial..." gumam Art yang langsung berlari menuju gudang...

__ADS_1


Malam harinya,


Ana terlihat senyum-senyum sendiri memainkan ponselnya di meja makan sambil menunggu makan malam disiapkan oleh para pelayan rumahnya itu...


Tentu saja gerak-geriknya yang tidak biasa itu menarik perhatian papanya yang juga duduk di meja makan saat ini...


"ahheeemmm... sepertinya hari ini sangat cerah sekali ya... bagaimana menurutmu Ana?" tanya papanya yang langsung membuyarkan kegiatan chating Ana dengan Art yang membuatnya tersenyum terus sedari tadi...


"ya pa... hari ini memang cerah, tapi tumben sekali papa perhatian akan hal seperti ini? biasanya mau cerah atau badai pun papa kan tetap fokus dan sibuk menyelesaikan pekerjaan kantor..." sindir Ana dengan halus karena papanya memang sangat-sangat sibuk mengurus perusahaannya...


"tidak... hanya saja papa senang karena hari ini begitu cerah, dan hari yang cerah ini juga sudah membuat putri papa tampak sangat bahagia... ayo katakan apa yang membuatmu sedari tadi terus tersenyum sambil memainkan ponselmu itu... memangnya apa yang sangat menyenangkan sehingga berhasil membuat putri cantik papa ini tersenyum manis setiap detiknya?" sahut papanya sambil bertanya apa yang sebenarnya telah terjadi sehingga mood putrinya ini benar-benar bagus saat ini...


"hmmm? tidak ada pa..." sahut Ana malu-malu...


"jangan berbohong ayo katakan pada papa... pasti ada sesuatu..." ujar papanya lagi pada Ana...


"pa... kalau Ana mau serius pacaran dengan seseorang tapi dia tidak bisa memenuhi satu syarat yang selalu papa katakan pada Ana bagaimana? apa papa akan melarang hubungan ini pa?" tanya Ana to the point tapi dengan sangat berhati-hati...


______________________


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2