Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Masuk Kedalam Hutan


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"selesai..." ujar KJ setelah mobil itu jatuh dan meledak di dasar jurang itu...


"lalu sekarang kita harus kemana KJ?" tanya Ana


"kita akan pergi kesana nona..." ujar KJ sambil menunjuk kearah hutan rimbun itu


"huh?! bagaimana kalau ada binatang buas? aku takut..." ujar Ana melihat hutan yang sangat hijau dan rimbun itu


"tidak akan terjadi apa-apa nona... ada saya disini..." sahut KJ lalu ia menggenggam tangan Ana dan menuntunnya agar terus berjalan mengikutinya...


langit sudah benar-benar gelap saat ini, hanya sebuah senter kecil yang memberikan penerangan bagi mereka berdua...


dengan menggenggam tangan Ana, KJ dapat merasakan bahwa tangan Ana bergetar cukup keras...


"pasti dia takut..." batin KJ


"nona... ayo naiklah... biar saya menggendong nona..." tawar KJ sambil berjongkok di depan Ana


"tidak usah KJ..." tolak Ana karena jika ia digendong oleh KJ mungkin saja KJ akan bisa merasakan degupan jantungnya saat berada di dekat KJ... rasa gengsi Ana masih sangat besar...


"yakin nona? tidak takut nanti kalau ada serangga? atau bahkan ular?" goda KJ yang sengaja membuat Ana ketakutan


"apa?! ada ular?!" seru Ana yang refleks langsung memeluk tubuh KJ dengan erat


"makanya, agar nona aman saya gendong saja... ayo naik..." ujar KJ lagi, lalu Ana langsung naik ke punggungnya KJ...


KJ dapat dengan mudah menggendong Ana sambil menjelajahi hutan itu...


KJ yang begitu fokus memperhatikan jalanan sekitar, memilah-milah jalan mana yang bisa lebih mudah untuk ia lalui, untuk sejenak ia tidak merasakan kecanggungan yang sedang Ana rasakan saat ini... dadanya berdebar-debar tidak karuan...

__ADS_1


"kenapa kau sama sekali tidak memulai pembicaraan KJ? kau membuat situasi canggung yang ku rasakan semakin jelas... dasar KJ! kau tidak peka terhadap perasaan seorang wanita apa?!" batin Ana menggerutui KJ


"nona... apa nona sudah tidur?" tanya KJ tiba-tiba karena tidak ada satu patah katapun yang keluar dari nona Ana nya ini...


"tidak... bagaimana bisa aku tidur di situasi seperti ini KJ" sahut Ana sekenanya


"maafkan saya nona, tapi hanya ini yang bisa saya lakukan untuk menjaga keselamatan nona saat ini..." ujar KJ lagi


"tidak apa-apa... mungkin ini bisa menjadi pengalaman baru untukku... hehehe" sahut Ana, ia berusaha sekuat tenaga untuk mengusir rasa canggung yang sedari tadi ia rasakan itu...


"hmmmm? pengalaman baru? wah saya merasa beruntung jika saya benar-benar bisa memberikan pengalaman baru untuk nona Ana..." sahut KJ yang membuat degupan jantungnya Ana semakin kuat...


"kau membuatku semakin salah paham dengan kata-katamu KJ... selalu seperti itu dari pertama kalinya kau datang dalam hidupku..." gumam Ana dalam hatinya


"KJ......." ucap Ana sambil mengeratkan pelukannya di bahu KJ


"ya nona?" tanya KJ menanggapi panggilan Ana


"bisakah... kau memanggilku Ana saja? dan jangan menggunakan bahasa formal lagi padaku... itu membuatku semakin merasa canggung... dan mengingat akan sikapku yang keterlaluan padamu malam itu di ruang tamu..." ujar Ana sambil mengeratkan pelukannya lagi saat hembusan angin membuatnya menggigil kedinginan...


Untuk sejenak hanya keheningan yang terasa...


KJ tak mengeluarkan sedikit suaranya untuk menjawab permintaan Ana itu...


"hmmmm... kalau tidak mau juga..." ujar Ana terhenti ketika mendengar KJ bertanya sesuatu padanya...


"Apa kamu merasa kedinginan Ana?" tanya KJ dengan lembut


"ah... i..iya..." jawab Ana sedikit gelagapan mendengar suara bass KJ yang lembut itu, dan yang untuk pertama kalinya berbicara dengan santai dan memanggil namanya yang terdengar begitu akrab di telinga Ana saat ini...


KJ pun langsung menurunkan Ana dari gendongannya, dan melepaskan jasnya untuk ia berikan kepada Ana, agar Ana bisa sedikit mengurangi rasa dinginnya udara malam ini...


"pakai jasku ini ya... setidaknya ini akan membantu menghangatkan tubuhmu Ana... dan jangan menolaknya lagi seperti beberapa hari yang lalu..." ujar KJ sambil memakaikan jas itu ke tubuh Ana

__ADS_1


"terima kasih KJ..." sahut Ana sambil menunduk malu


"ayo naik lagi... sebentar lagi akan sampai di sebuah gua... kita bisa bermalam disana..." ujar KJ lalu Ana langsung naik ke gendongan KJ lagi... senyumannya mengembang seketika itu juga...


"apa kamu sudah sering ke hutan ini KJ? sepertinya kamu sudah hafal jalannya..." tanya Ana masih tersenyum di balik punggung KJ, namun ia buru-buru menyembunyikan senyumannya lagi setelah KJ menoleh kepadanya


"aku sudah pernah beberapa kali kemari, karena aku tahu hal seperti ini pasti suatu saat akan terjadi, jadi untuk memastikan keamananmu, aku harus menyiapkan berbagai rencana untuk tetap bisa memastikan dirimu selamat... tuan Kim sudah mengajarkan banyak hal tentang cara bertahan hidup di hutan dan juga bersembunyi di alam liar dengan aman..." sahut KJ dengan begitu kalemnya


"jadi kenapa kamu masih mau menjadi bodyguardku saat sudah tahu kalau ini akan membahayakan nyawamu?" tanya Ana lagi


"ah... akhirnya sedikit lagi kita sampai... lebih baik kita bergegas kan..." ujar KJ mengalihkan pembicaraan mereka itu


"heh?! dia sengaja mengalihkan pembicaraannya... tapi tidak semudah itu KJ!" batin Ana


KJ berlari saat jalan yang mereka lalui sudah sedikit lebih datar dan tidak licin karena adanya lumut yang tumbuh atau karena lumpur-lumpur yang bertebaran...


Namun karena guncangan akibat dari ia berlari sambil menggendong Ana maka tubuh Ana juga otomatis ikut terguncang dan dengan tidak sengaja KJ merasakan ada sesuatu dengan tekstur yang sangat lembut membentur-bentur bahunya dengan pelan...


Tentu saja tanpa menoleh KJ juga tahu apa itu sebenarnya, usianya yang memang sudah cukup untuk mengenal sesuatu yang berhubungan dengan hal-hal dewasa seperti itu bukan hal tabu dan dengan lugas selalu ayahnya ajarkan dengan detail padanya... tapi tetap saja tiba-tiba wajahnya agak memerah...


"astaga... ini membuat fokusku terbagi..." batin KJ lalu ia memutuskan untuk berhenti berlari... ia hanya mempercepat jalannya saja...


"kenapa? apa kamu lelah KJ? kalau iya aku turun saja..." tawar Ana


"tidak Ana... tenang saja... itu goanya juga sudah dekat kan..." sahut KJ sambil menunjuk mulut goa yang ada beberapa puluh meter lagi di depan mereka itu


"aaaah... syukurlah... tapi apa tidak ada ular di goa itu? biasanya di TV-TV kan biasanya begitu..." tanya Ana sedikit takut jika harus masuk kesana


"tidak ada... kita akan membuat api unggun disana, untuk menghangatkan dan menjauhkan para binatang buas dari mulut goa itu..." sahut KJ berusaha meyakinkan Ana bahwa goa itu sudah benar-benar aman untuk mereka jadikan tempat untuk bermalam sementara waktu...


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...

__ADS_1


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2