
HAPPY READING GUYS
________________________
"apa?! kau berani mencoba melecehkan Ana?!" geram Andeline pada Harry, namun dengan suara yang pelan karena tidak mau ada yang mendengar pembicaraan mereka ini...
"aku mohon maafkan aku Ana..." pinta Harry lagi dengan tatapan memelas kepada Ana...
"baiklah... karena sepertinya kamu sangat tulus meminta maaf, jadi aku akan berusaha sebaik mungkin untuk menganggap kejadian itu tidak pernah terjadi Harry..." sahut Ana yang langsung mengajak sahabatnya untuk segera duduk setelah melihat kerumunan mahasiswa yang terburu-buru mencari tempat duduk, yang juga menandakan bahwa sang dosen mata pelajaran kali ini sudah akan memasuki ruang kelas mereka ini...
"aku tidak mau tahu, pokoknya nanti kau harus menceritakan apa yang sebenarnya terjadi setelah prom night itu! aku tidak tahu karena sibuk mengurusi stand konsumsi yang amburadul saat itu..." ujar Andeline kepada Davika karena hanya dirinya yang tidak tahu tentang apa yang terjadi diantara Ana dan juga Harry pada hari itu...
"baiklah sayang... nanti aku akan menceritakannya padamu... sabar ya hihihi..." sahut Davika sambil terkekeh geli melihat Andeline yang cemberut karena merasa bodoh sendiri...
"oh, iya Ana... dimana KJ? tumben sekali dia tidak mengekorimu kemanapun kamu pergi? biasanya kan dia sudah mengikutimu dari jauh sambil mengenakan topi dan juga maskernya itu..." tanya Davika yang baru ingat kalau sedari tadi Ana datang ke kampus Davika sama sekali tidak melihat keberadaan KJ bodyguard Ana yang sangat tampan itu...
"ia Ana... KJ dimana? sudah lama aku tidak melihatnya... aku jadi merindukan senyumannya yang begitu manis... hehehe" tanya Andeline juga yang membuat Ana sedikit tidak senang karena dia benar-benar tahu bahwa Andeline sangat menyukai KJ alias Art...
"oh iya... mereka belum tahu yang sebenarnya... tapi mungkin sebaiknya tidak usah tahu juga sih... toh mereka tidak akan pernah bisa bertemu lagi dengannya..." gumam Ana dalam hatinya...
"dia sudah tidak lagi menjadi bodyguardku, aku sudah tidak memerlukan penjagaan lagi... sekarang orang yang sering mengincar nyawaku sudah tidak ada lagi... jadi aku aman! hehehe" sahut Ana dengan gembira...
"huh?! yang benar saja? kamu memecatnya? astaga... harusnya aku juga bisa menyewanya agar dia menjagaku setiap detiknya... hehehe..." sahut Andeline sambil membayangkan bagaimana jika KJ selalu ada disisinya dan melindungi dia dari segala macam bahaya seperti apa yang KJ lakukan untuk Ana dulu...
"jangan bermimpi... itu tidak akan bisa, karena dia bukan bodyguard sembarangan yang bisa dicari di agen keamanan seperti biasanya..." sahut Ana begitu saja, ada sedikit nada tidak suka terselip dalam ucapannya itu...
__ADS_1
"memangnya dia dari agen mana? kenapa tidak mungkin menjadikannya bodyguardku? aku sanggup membayarnya semahal bayaran yang kamu berikan padanya juga kok..." sahut Andeline sambil tersenyum manis tak mau kalah dengan Ana...
"sial... kenapa aku mengatakannya..." gerutu Ana dalam hatinya...
"huh... tidak ada pilihan lainnya lagi... aku katakan sedikit saja lah..." gumam Ana dalam hatinya lagi...
"dia bahkan tidak menerima bayaran satu dollar pun dari aku ataupun papaku... ada alasan lain kenapa dia mau melindungiku dari musuh-musuh papaku yang mau mengincar nyawaku selama ini... dan... aku tidak tahu apa alasannya..." sahut Ana sedikit berbohong pada Andeline dan juga Davika...
"apa? yang benar saja dia sama sekali tidak digaji selama ini?! dia bahkan mempertaruhkan nyawanya sendiri demi melindungimu Ana... astaga... aku semakin menyukai dirinya..." sahut Andeline sementara Davika hanya mendengarkan saja...
"Mohon tenang semuanya... kita akan memulai pelajaran hari ini pada mata kuliah ekonomi mikro pagi hari ini... pertama-tama mari kita cek absensi terlebih dahulu..." ujar bapak dosen yang bernama Leonard yang sering disebut sebagai si beruang kutub ini...
Dosen itupun memulai pengecekan absensi dari seluruh mahasiswa yang mengikuti kelas ini hari ini... dan saat Ana dipanggil dan langsung mengkonfirmasi kehadiran kepada sang dosen, dosen itupun berkata...
"nona Anastasya, setelah pelajaran hari ini selesai tolong segera menemui saya di ruang dosen ya..." ujar pak Leonard pada Ana yang langsung membuat para mahasiswa lainnya berbisik-bisik menduga-duga apa yang akan terjadi pada Ana setelah ini...
"kira-kira apa yang akan dilakukan si beruang kutub ini padamu Ana? dia kan biasanya selalu dingin dan tak berperasaan... jangan-jangan dia akan memberikanmu segudang tugas pengganti kehadiranmu atau bahkan yang paling buruk adalah dia tidak akan meluluskan dirimu dari mata kuliah ini Ana..." bisik Davika pelan pada Ana...
"iya, Davika benar... biasanya si beruang kutub ini tidak akan pernah sekalipun memberikan keringanan Ana..." ujar Andeline juga...
"ya... aku hanya bisa berdoa pada tuhan, semoga ada keajaiban yang bisa membuat si beruang kutub memberikan belas kasihnya padaku... kalau tidak kalian harus membantuku menyelesaikan segudang tugas yang mungkin nanti akan dia berikan... oke?" sahut Ana sambil terkekeh pelan...
"tentu saja sayang... pastinya... hihihi..." sahut Davika pelan juga agar tidak menarik perhatian si dosen beruang kutub mereka ini...
Pelajaran pun dimulai seperti biasanya, sang dosen menyebutkan beberapa materi yang akan ia ajarkan hari ini, setelah itu menjelaskannya secara singkat lalu melemparkan beberapa pertanyaan-pertanyaan kecil untuk para mahasiswanya agar mereka dapat lebih berpikir kreatif dan juga aktif dalam mencari berbagai sumber bacaan baru di era digital ini, agar tidak mempermalukan dirinya sendiri di FGD atau fokus group diskusi yang selalu diadakan diakhir setiap pelajaran...
__ADS_1
FGD ini merupakan salah satu hal penting yang sudah menjadi keharusan untuk dilakukan di kampus ini, karena secara tidak langsung mereka memaksa para mahasiswanya untuk lebih aktif mencari sumber informasi yang lebih luas...
bukan karena para dosennya kurang pengalaman ataupun tidak menguasai bidang ilmu yang mereka ajarkan, melainkan mendidik semua mahasiswanya agar lebih gemar membaca dan terbiasa untuk memanfaatkan teknologi untuk sesuatu hal yang lebih positif bagi kehidupan mereka, tidak hanya sebagai media entertainment belaka...
***
Tanpa terasa, akhirnya kelas pagi mata kuliah ekonomi mikro ini telah usai dengan begitu cepat karena materi yang dibahas hari ini terasa lebih ringan dan menarik untuk di perdebatkan...
"hahaha... pertama kalinya aku merasa se-semangat ini pada sesi FGD tadi... tidak percuma aku mendownload belasan jurnal dan mempelajarinya kemarin malam hahaha..." ujar Andeline pada kedua sahabatnya itu dengan bangganya...
"makanya lain kali jangan hanya bermain media sosial saja Lin... baru sekarang dia merasa FGD ini seru hahaha..." sahut Davika dan juga Ana dengan kompaknya...
"ya, ya, ya... aku paham sekarang... aku akan menjadi anak rajin mulai dari sekarang!" sahut Andeline yang masih diselimuti oleh semangat berapi-apinya setelah merasa puas dipuji oleh dosen beruang saljunya itu karena mampu memberikan komentar yang tepat pada sebuah contoh kasus yang diberikan tadi...
Namun kesenangan mereka mengobrol saat ini harus diakhiri sejenak karena dosen mata kuliah selanjutnya yang terkenal sangat killer sudah ada di depan kelas...
Dosen yang sangat tepat waktu, cerdas, dan tampan...
______________________
Jangan lupa tinggalkan jejak ya...
vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
__ADS_1
⭐⭐⭐⭐⭐