Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Saling Cemburu


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"Kalian ini ada-ada saja..." Ujar Art sambil tersenyum dan menggeleng pelan sebelum kembali memetik gitarnya...


Mereka berdua kembali menyanyikan lagu yang lainnya yang juga tentunya tak kalah bagusnya dari yang mereka nyanyikan sebelumnya...


"Kenapa dia tidak menyangkal pertanyaan dari para penonton tentang hubungan mereka berdua? Atau jangan-jangan mereka memang ada hubungan?!" Gerutu Ana dalam hatinya, tangannya terkepal kuat dan kedua alisnya sudah saling bertabrakan akibat dari wajahnya yang sangat cemberut dan juga begitu tertekuk saat ini...


"Ahheeemmm! Lin... Apa kamu mencium sesuatu yang gosong tidak?" Ujar Davika sambil mengibaskan tangannya di depan hidungnya...


"Hmmm? Gosong? Tidak... Aku tidak mencium bau apapun..." Sahut Andeline dengan polosnya sambil menatap Davika yang kemudian langsung mengedipkan mata kepadanya...


"Aah, ya... Bau gosong yang parah... Astaga..." Ujar Andeline yang sudah paham kemana arah pembicaraan ini mengalir, Davika sedang mengejek Ana yang dengan sangat amat jelas terlihat sedang terbakar cemburu menatap si mantan bodyguardnya itu yang sedang bernyanyi dengan gadis cantik lain di atas panggung itu...


"Ana... Apa perlu aku ambilkan minum agar hatimu sedikit lebih sejuk? Ingat sebentar lagi kita akan melakukan pertunjukan teater... Dan jangan sampai mood'mu jadi kacau yang juga akan berimbas kepada penampilan akting di atas panggung nanti..." Ujar Davika sambil menepuk pundak Ana pelan...


"Tidak perlu! Memangnya kenapa mood'ku harus rusak? Karena apa?!" Sahut Ana sambil memalingkan wajahnya dan pergi begitu saja dari sana...


"Kalau tahu begini kan lebih baik aku tidak mundur dari perjuangan untuk meluluhkan hati KJ yang super tampan itu... Wajah orang Asia yang oriental, senyuman yang manis... Sempurna sekali..." Ujar Andeline yang membuat Ana yang masih dapat mendengarnya semakin kesal...


"Kenapa dia tidak pernah mengatakan padaku kalau penampilan kolaborasi akustik itu akan jadi sedekat dan seintens itu? Saling tatap menatap dengan lembut dan penuh cinta! Awas saja kakak Art'ku sayang... Awas saja!" Gumam Ana dalam hatinya sambil berjalan masuk kembali ke ruang ganti...


Penampilan kolaborasi seni musik akustik itupun berlalu dan selesai walaupun mereka berdua harus menambah beberapa lagu lagi akibat desakan dari para fans dadakan mereka yang baru saja tercipta itu...


Setelah benar-benar selesai dan turun dari atas panggung, mereka langsung menuju back stage untuk sekedar istirahat dan minum setelah tenggorokan mereka mulai terasa kering akibat menyanyi begitu banyak di atas panggung tadi...

__ADS_1


"Ini minum lah, pertunjukan yang hebat..." Ujar Simmon sambil melemparkan sebotol air mineral kemasan untuk Art...


"Thanks senior..." Sahut Art sambil membuka minuman itu dan langsung meminumnya...


"Ini untukmu juga nona..." Ujar Simmon sambil mengulurkan sebotol air mineral kemasan juga kepada Olivia,


"Terima kasih pak..." Sahut Olivia sambil tersenyum ramah seperti biasanya di hadapan para dosennya...


"Kalian berdua sangat serasi dan hebat di atas panggung... Bahkan semua orang yang menonton sampai mengatakan bahwa kalian berdua itu pastilah sepasang kekasih hahaha... Chemistry yang bagus..." Ujar Simmon lagi sambil duduk kursi dan menyilangkan kakinya...


"Jangan bicara yang macam-macam senior... Atau mau aku batalkan pertunjukan terakhir?" Ancam Art yang berhasil membuat Simmon tersenyum lebar dan menghentikan leluconnya... Sedangkan Olivia hanya bisa merona malu sambil berpura-pura sibuk dengan gitarnya seakan tidak mendengar apa yang sedang kedua pria tampan ini bicarakan...


"Baiklah-baiklah... Jangan main ancaman seperti itulah... Lagi pula kan hari ini terakhir kalinya kau membantuku di kampus ini sebelum kembali ke negaramu..." Ujar Simmon sambil menepuk pundak Art dengan lembut beberapa kali...


"Oke-oke... Sekarang cepat singkirkan tanganmu dan mari kita tonton pertunjukan teater yang sebentar lagi akan dimulai..." Sahut Art sambil menatap tajam tangan Simmon yang masih betah berada di pundaknya itu...


"Hahaha... Ayo kita menonton pertunjukan teaternya... Ah, lebih tepatnya menonton pujaan hatimu nona Ger..... Hhhmmmppp! Hhhmmmppp!" Ujar Simmon yang langsung dibekap dengan sangat kuat oleh Art karena hampir saja senior sialannya ini membocorkan rahasia yang selama ini coba Ana sembunyikan dari semua orang di kampusnya,


"Astaga, kenapa mereka berdua tampak begitu imut sekarang... Apa benar mereka berdua tidak satu angkatan denganku? Imut sekali..." Gumam Olivia dalam hatinya ketika melihat mereka berdua seakan sedang bergulat sekarang, yang satunya membekap mulut dan mengunci pergerakan temannya dengan sangat baik sedangkan yang dibekap memberontak dengan sekuat tenaganya agar bisa dilepaskan...


"Kau gila! Astaga... Oksigen! Oksigen!" Ujar Simmon setelah bekapan kuat itu dilepaskan oleh Art,


"Makanya jaga baik-baik mulut itu, awas saja kalau berbicara sembarangan lagi..." Ujar Art tidak peduli walaupun Simmon hampir saja benar-benar hampir kehabisan stok oksigen di dalam paru-parunya...


***


Pertunjukan teater itupun dimulai, semua penonton menikmati alur cerita yang disuguhkan oleh para pemerannya...

__ADS_1


Dengan membawakan tema cerita ringan tentang romansa di masa-masa remaja membuat semua orang dapat menikmati pertunjukan itu secara sempurna,


Art, Olivia dan Simmon memutuskan untuk menonton dari pojokan di belakang barisan kursi penonton yang paling belakang...


Alih-alih ingin segera pergi menyimpan gitar yang merupakan milik pribadi dari ruang latihan seni itu setelah pertunjukan teaternya selesai, mereka pun setuju untuk menonton dari kejauhan itu...


Tentunya dengan bertemakan romansa seperti ini pasti akan ada terselip beberapa adegan romantis di dalamnya, dan beberapa potongan kisah romantis itu juga di perankan oleh Ana dan juga Chris yang tentunya membuat para penonton bersorak kegirangan melihat cerita romantis yang diperankan oleh gadis cantik yang telah menjadi queen fakultas ekonomi dan juga laki-laki tampan yang telah 2 tahun berturut-turut menjadi King di fakultas seni...


"Kenapa tidak membawakan cerita Cinderella saja sih! Kan bisa jadi lebih romantis..."


"Iya-iya! Kalau cerita Cinderella kan bisa ada adegan ciuman romantisnya... Ah, sayang sekali rasanya... Padahal para pemerannya sudah sangat pas, sangat tampan dan sangat cantik..."


"Tapi acara tahun ini benar-benar seru ya! Dari semua acaranya ada saja yang bisa dijadikan cuci mata... Bening-bening sekali hahaha"


Ujar para mahasiswa itu dengan sangat seru di tengah-tengah pertunjukan, mereka menjadi sangat riuh memberikan reaksi kepada semua yang ditampilkan di atas panggung itu, mengapresiasi semua bentuk karya seni yang begitu menawan hari ini...


Tanpa mereka sadari, ada seorang pria yang sudah terasa panas hatinya melihat kekasihnya itu berakting mesra dengan pria lain di atas panggung yang sekarang menjadi semakin panas hatinya setelah mendengar berbagai macam pujian untuk kekasihnya dan pria itu...


"Apanya yang cocok! Tidak cocok sama sekali!" Gumam Art dalam hatinya, ia terus bergumam dalam hatinya mengatai pertunjukan teater ini...


Meskipun memang sebenarnya pertunjukan teater itu sangat bagus dan dilakukan secara maksimal dan penuh penghayatan oleh setiap karakter yang bermain di dalamnya, tapi Art dengan hati dan pikirannya sangat amat menolak untuk mengakui itu karena Ana berakting sebagus itu dengan pria lain bukan dengan dirinya...


______________________


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


vote like dan komentarnya guys...

__ADS_1


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2