Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Hidup Yang Mulai Suram


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


Setelah selesainya seluruh kesepakatan dibuat dan semua client nya itu pergi, Art kini sedang berjalan di lorong bawah tanah sambil memandangi ponselnya yang berisi notifikasi panggilan tak terjawab dari ayahnya,


entah apa yang ia pikirkan saat ini tapi ia terlihat jelas sangat ragu untuk menelepon balik meskipun ia sudah senggang,


“ Hallo Mr. Hans ” ujar seorang pria yang di dampingi beberapa orang yang nampaknya memang sedang menunggunya di lorong itu,


“ Hallo Mr. Sanchez, hmmm... Atau haruskah saya menyapa anda sebagai Mr. Miguel? ” tanya Art sambil tersenyum simpul pada pria itu yang tidak lain adalah pimpinan dari keluarga kartel Sanchez itu, pria itu membalas dengan senyuman yang entah apa maksud dari senyuman itu karena tentu saja itu mungkin bukan benar-benar sebuah senyuman,


“ Saya cukup kagum dengan kemampuan anda untuk melepaskan SDG dari ancaman harus ikut campur langsung dalam perang geng kali ini yang pasti akan menghancurkan setengah kekuasaan kota ” ujar pria bernama Miguel itu tanpa menanggapi pertanyaan dari Art,


“ Terima kasih atas pujiannya, itu memang seharusnya adalah tugas saya sebagai tangan kanan dari Mr. Peterson ” sahut Art dan ia hendak melanjutkan jalannya melewati mereka namun langsung dihadang oleh Miguel dan beberapa orang di belakangnya hingga membuat beberapa anak buah yang mengikuti Art langsung menjadi waspada dan ikut menghadang mereka untuk melindungi bos mereka ini,


“ Wow... Wow... Santai, kenapa kalian panik? ” ujar Miguel sambil menepuk pundak bawahan Art itu,


“ Aku hanya ingin bicara sebentar saja ” ujar Miguel lagi sambil menatap Art

__ADS_1


“ Baiklah, silahkan bicarakan sekarang juga karena saya tidak punya waktu lama di sini ” sahut Art dengan santai sambil menghela napasnya yang membuat Miguel sedikit mengernyitkan dahinya karena biasanya kebanyakan musuhnya akan menunjukkan sedikit saja kepanikan akibat situasi tak terduga seperti ini, tapi pria di depannya ini malah menghela napasnya seakan ia mulai bosan, tidak ada kecemasan sedikitpun...


“ Keputusan yang kau ambil untuk membuat undian dan menawarkan bundling suply senjata barusan benar-benar sebuah langkah yang matang untuk menghindari konflik dan membuat para kartel dapat merahasiakan kekuatan yang sebenarnya mereka miliki dari musuhnya meskipun membuat kesepakatan di waktu yang bersamaan sekaligus membuat masing-masing kartel menjadi sangat waspada pada lawannya karena mungkin saja mereka memiliki kekuatan yang sama... Awalnya saya berpikir bahwa ini sebuah ide yang konyol untuk mengumpulkan semua kartel dalam satu tempat akan tetapi ternyata ini sebuah ide yang brilian untuk menyelamatkan diri dan juga mendapat keuntungan maksimal ” ujar Miguel lagi sambil menganggukan kepalanya beberapa kali,


“ Saya tertarik dengan kemampuan anda jadi saya memutuskan untuk menunggu di sini dan memberikan sebuah tawaran yang sangat menarik ” ujar Miguel lagi dengan penuh percaya diri


“ Tawaran tentang apa? tapi maaf tuan jika bukan tentang bisnis saya tidak tertarik sama sekali ” sahut Art dengan tegas namun dengan tampang yang sangat santai dan acuh tak acuh


“ Aku menawarkan posisi konselor keluarga Sanchez padamu ” ujar Miguel sambil tersenyum bangga seakan apa yang ia tawarkan adalah kesempatan terbesar yang akan membuat siapapun sampai menangis bahagia mendengarnya,


“ Ketua! ” ujar seorang pria yang telah bertahun-tahun menjadi wakilnya di kartel Sanchez itu, ia terlihat sangat terkejut mendengar tawaran yang diberikan oleh ketuanya itu pada seorang pria yang terlihat masih begitu muda ini, bagaimana tidak...


Posisi seorang konselor dalam kartel hampir setara dengan pimpinan kartel tersebut karena ia yang akan selalu memberikan masukan dan nasehat untuk kemajuan kartel dari segala aspek, sudah hampir 9 tahun posisi ini menjadi perebutan karena tidak satupun orang yang mampu memenuhi standar Miguel untuk duduk di posisi itu setelah kakaknya yang menjadi konselor terdahulu tewas akibat perang geng,


“ Tentu saja! Asalkan kau keluar dari SDG dan bergabung dengan kami maka posisi konselor keluarga Sanchez akan menjadi milikmu ” ujar Miguel dengan penuh semangat dan kepercayaan diri yang tinggi,


“ Wow... Luar biasa, jadi maksud anda saya akan bisa berdiri hampir setara dengan anda dan memiliki posisi di atas wakil anda lalu memberikan pendapat dan masukkan tentang bisnis anda mulai dari jual beli narkoba berupa kokain, heroin, sabu, ekstasi dan yang paling laku terjual untuk orang kaya dan menjadi kunci utama pabrik narkoba kalian yaitu LSD... Selanjutnya jual beli organ, yang paling laris adalah jantung dan ginjal, lalu jual beli budak manusia untuk dijadikan mainan orang-orang kaya, menyuap seluruh polisi daerah, judi online, perang geng untuk merebut wilayah kekuasaan serta bisnis hiburan plus-plus prostitusi offline dan online... Hmmmm... ” ujar Art mengatakan segala rincian bisnis keluarga Sanchez dengan singkat namun sangat tepat dan sangat banyak detail penting yang tidak mungkin diketahui oleh orang lain di luar inti organisasi kartel keluarga Sanchez ini membuat Miguel tercengang seakan tidak percaya dengan apa yang ia dengar sekarang,


Selama ini siapapun di luar inti organisasi tidak pernah tahu bahwa kartel keluarga Sanchez mampu memperjual belikan LSD yang harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan kokain dan heroin yang sudah cukup umum diketahui masyarakat seluruh dunia sebagai narkotika golongan 1 yang termahal saat ini,

__ADS_1


“ Bagaimana... Bagaimana kau... ” ujar Miguel namun Art langsung memotong pembicaraannya,


“ Jangan takut, jangan cemas, tidak ada orang lain yang tahu akan semua informasi ini... maka dari itu jangan tunjukan kelemahan sekecil apapun di depan orang yang bukan merupakan orang penting di organisasimu saat ini ” ujar Art pelan saat ia berada persis di samping Miguel sambil menatap satu-satunya orang yang bukan pengurus inti kartel Sanchez, lalu ia langsung berjalan pergi meninggalkan Miguel dan orang-orangnya di sana,


Setelah beberapa langkah terdengar bunyi tembakan dan sebuah tubuh langsung terkapar tak bernyawa saat itu juga,


Di New York,


Mansion Keluarga Geraldine


Ana akhirnya membuka matanya setelah 3 jam lebih tertidur akibat obat bius yang digunakan oleh Nicholas padanya, ada sedikit perasaan tidak nyaman terasa di kepalanya yang merupakan efek samping kecil akibat obat bius yang terpaksa ia hirup itu,


“..................... ” Ana masih terdiam sambil menyesuaikan matanya dengan cahaya lampu kamarnya, lalu ia mulai memperhatikan sekeliling ruangan ini dan akhirnya ia sadar bahwa ini adalah kamarnya,


Setelah ia sadar sepenuhnya, ia langsung berdiri dengan cepat dan berlari ke meja riasnya mengambil acak sebuah kunci mobil yang berjejer tiga buah di sana, bahkan rasa sakit tipis di kepalanya tidak membuatnya goyah sedikitpun.


Ana langsung berlari menuruni tangga dan langsung menuju garasi mobilnya namun ketika hampir mencapai pintu yang terhubung ke garasi itu tiba-tiba Jhon supir ayahnya berteriak dari belakang padanya,


“ Nona Ana mau kemana? ” tanya Jhon sedikit cemas ketika melihatnya karena ia tahu kondisi Ana tadi saat dibawa oleh Nicholas dkk.

__ADS_1


______________________


See You Tomorrow


__ADS_2