
HAPPY READING GUYS
________________________
Saat masuk kedalam kamar Ana, Kim dan Gerald mereka berdua melihat KJ sedang duduk di samping tempat tidur Ana, ia menggenggam tangan Ana dan menyandarkan kepalanya di dekat tangan Ana itu...
KJ tertidur lelap juga dengan posisi seperti itu, walaupun terlihat posisi itu tidaklah nyaman untuk tidur, namun mereka berdua nampak begitu tenang terlelap dalam tidurnya masing-masing...
Saat hendak menghampiri mereka, kerah baju belakang Gerald ditarik oleh Kim dengan cukup kuat...
"kenapa kau ini Kim" protesnya pada sahabatnya itu, yang jahil dan tak berperasaannya yang gak ketulungan lagi
"kau tidak dengar kata dokter muda itu tadi? biarkan mereka istirahat yang cukup, jangan mengganggu..." sahut Kim dengan santainya
"tapi aku ingin melihat dan memastikan kondisi putriku dulu" protes Gerald pada Kim
"tidak perlu, itu bisa nanti saat mereka sudah bangun..." ujar Kim sambil menarik Gerald keluar dari kamar itu
"setelah ini ada beberapa hal yang harus kau lakukan Charles... kau sebagai Charles Dion Geraldine harus mengumumkan hilangnya putrimu, dan bersedia memberikan apapun untuk mereka yang berhasil menemukan putrimu dalam keadaan selamat... rumor hilangnya putrimu ini harus benar-benar tersebar hari ini dan besok kau melakukan konferensi pers untuk hal itu... isunya akan di sebar luaskan hari ini dan tindakannya besok kau turun tangan..." ujar Kim saat mereka sudah di luar kamar itu
"tapi kenapa?! putriku baik-baik saja Kim, aku tidak bisa melakukan itu... itu sama saja mendoakan putriku hal yang tidak baik" sahut Gerald tidak setuju untuk melakukan apa yang Kim minta ia lakukan itu...
"baiklah jika kau tidak mau maka aku juga tidak akan bisa membantumu lagi tuan Gerald yang terhormat... maka dari besok kita akan mengurus masalah kita masing-masing, lagi pula aku juga akan lebih mudah membereskan masalahku sendiri tanpa harus melindungi siapapun lagi..." sahut Kim sambil menuruni tangga rumah itu menuju lantai 1...
"baiklah-baiklah... aku setuju Kim, tapi tolong tetap jaga keselamatan keluargaku..." pinta Gerald berlari sambil berusaha mensejajarkan langkah kakinya dengan Kim
"ini akan menjadi kekacauan besar selama beberapa hari setelah ini... maka aku minta kau jangan pernah membiarkan putrimu itu dilihat oleh siapapun diluar orang-orang kepercayaanmu dan orang-orangku... selain itu tidak ada yang boleh tahu, bahkan putrimu tidak boleh keluar dari rumah ini, karena keselamatannya benar-benar menjadi incaran mereka... dia adalah satu-satunya kelemahan terbesarmu, maka dari itu jaga dia tetap dalam bayangan..." ujar Kim memberikan perintahnya
"baiklah... lalu apa setelah ini kalian akan langsung pergi?" tanya Gerald saat melihat Aom menghampiri mereka berdua
"ya... dan aku juga akan membawa KJ ku itu beberapa hari ini, jadi pastikan Ana benar-benar tidak keluar rumah... bahkan terlihat dari jendela rumah ataupun jendela kamarnya juga tidak boleh... besok kami akan mulai persiapannya" sahut Kim hingga membuat Gerald mengerutkan keningnya mendengar hal itu...
__ADS_1
"kenapa kau membawa KJ? bukannya dia kau perintahkan untuk menjaga Ana?" tanya Gerald
"tidak... aku tidak memberikan perintah itu sebagai tugas utamanya, tugas utama yang ia harus selesaikan adalah menghabisi Mad Dog dan seluruh bawahannya... sebenarnya, menjaga putrimu itu hanya sebagai pengalihan saja agar meraka tidak curiga dengan keberadaan KJ di New York... karena Mad Dog tahu kalau KJ adalah bagian penting juga dari SDG..." sahut Kim
"baiklah, aku tidak paham apa yang akan kalian lakukan dan apa yang akan kalian selesaikan di luar sana... aku hanya minta tolong agar kalian melindungi keselamatan kami berdua... aku hanya punya putriku, dan putriku hanya punya diriku untuk menjaganya sampai dia menikahi seorang pria yang tepat nantinya..." ujar Gerald penuh pengharapan...
"Pria yang tepat? pria seperti apa itu?" tanya Kim pada Gerald dengan senyuman penuh makna di wajah tampannya nan dingin itu
"tentu seorang pria yang baik, yang bisa membahagiakan dan melindungi Ana seumur hidupnya..." sahut Gerald setelah sedikit memikirkan hal itu beberapa detik
"apa KJ masuk kriteriamu?" tanya Kim lagi, karena Kim sudah tahu kalau Gerald juga sudah menyadari ada sebuah ikatan yang cukup spesial diantara dua anak muda itu...
"Aku tidak masalah selama dia bisa memenuhi syaratku... dia pria yang baik dan sangat bertanggung jawab... tapi apa Ana akan tetap menyukainya setelah tahu dia itu anak buahmu, yang notabene seorang mafia... itu aku tidak yakin Kim, karena semenjak kematian mamanya... ia sangat amat membenci pihak mafia..." sahut Gerald dan sedikit menghaluskan ucapannya yang terakhir karena takut Kim Hans tersinggung...
"Hahaha... tentu ini akan sedikit berjalan rumit setelah ini..." sahut Kim
"apa yang akan berjalan rumit sayang?" tanya Aom yang baru saja bergabung dengan mereka berdua
"suatu hubungan" sahut Kim seenaknya
"nanti juga kamu akan tahu sayang... ini belum waktunya..." sahut Kim lagi
"Gerald, katakan padaku apa yang kalian bicarakan..." pinta Aom karena ia tahu Kim tidak akan mau memberi tahunya...
"astaga, tidak ada Aom... kami hanya membicarakan hubungan bisnis dan misi ini..." sahut Gerald sambil tersenyum pada Aom
"bagaimana aku berani mengatakan apapun padamu kalau dia saja tidak mau membicarakannya Aom... aku tidak sepenting dirimu baginya, aku hanya seorang sahabat yang masih bisa dihajar habis-habisan jika aku menyinggung suamimu yang maha benar ini... jangan libatkan aku dalam adu mulut kalian, karena hanya aku yang akan rugi!" gumam Gerald dalam hatinya
***
3 jam kemudian,
__ADS_1
Di dalam kamar Ana...
"Hmmmm.... aku dimana?" gumam Ana ketika mengerjapkan matanya dan melihat langit-langit kamarnya, lalu saat akan mengusap matanya, tangannya tertahan karena digenggam erat oleh seseorang...
"Hmmmm???" gumam Ana sambil menoleh kearah samping, senyuman manis tiba-tiba saja mengembang di wajah pucatnya itu
"dia menjagaku selama aku tidak sadarkan diri?" gumam Ana dalam hatinya, ia sangat senang mengetahui kenyataan bahwa KJ sanga perhatian pada dirinya seperti ini...
"KJ... bangun..." ujar Ana pelan sambil menggoyangkan tangannya agar KJ terbangun...
"Hmmm... Ana... kamu sudah sadar? perlu sesuatu?" tanya KJ dengan suara serak khas orang baru bangun tidur...
"aku mau minum KJ... tenggorokanku terasa kering..." sahut Ana
"baiklah, sebentar aku ambilkan..." sahut KJ sambil berdiri dan menuangkan air yang ada di meja dekat tempat tidur itu...
"ini minumlah Ana..." ujar KJ memberikan segelas air putih itu pada Ana,
Ana menerima gelas itu dari KJ dan langsung meminumnya... setelah merasa cukup, Ana tersenyum pada KJ dan memberikan gelas itu lagi padanya...
"terima kasih KJ..." ujar Ana sambil tersenyum manis pada KJ
"perlu sesuatu yang lainnya?" tanya KJ penuh perhatian pada Ana
"kalau aku bilang ingin memelukmu, apa kamu mau?" tanya balik Ana lagi
Tanpa menjawab pertanyaan Ana, KJ langsung memeluknya dengan begitu hangat...
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
__ADS_1
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐