Secret Of My Handsome Bodyguard

Secret Of My Handsome Bodyguard
Kebenaran & Obsesi


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


Menyusuri pinggiran pantai Miami dengan mengendarai motor sekencang ini membuat Ana merasa seolah-olah sedang berada dalam sebuah film action romance yang biasanya sering kali ia dan teman-temannya tonton di bioskop dan setelah filmnya selesai mereka akan mulai berandai-andai seandainya beberapa adegan dalam film itu akan menjadi nyata dalam hidup mereka...


Dan sekarang, tanpa ia sadari perlahan takdirnya mulai bergerak kearah yang sama dengan imajinasinya...


Semua hal yang sempat ia bayangkan dengan suasana hati yang berbunga-bunga, kini perlahan menjadi nyata... Tapi sayangnya bukan hanya hal romantis dan manis yang menjadi nyata, akan tetapi semua hal yang dapat membahayakan jiwanya juga menjadi nyata... Kenyataan bahwa hidup tidaklah hanya tentang kebahagian tapi juga tentang perjuangan dan penderitaan semakin hari membuat Ana semakin dewasa dalam sikap dan tindakannya, ya meskipun tidak langsung berubah 180° tapi setidaknya ia telah berubah, bukan lagi menjadi putri keluarga Geraldine yang manja akan tetapi menjadi Anastasya yang sebenarnya...


"aku akan membawamu ke Downtown, dimana banyak terdapat sudut gelapnya kota tempatmu lahir dan hidup selama ini... banyak hal yang mungkin tidak akan pernah kamu sadari dapat terjadi dan kamu lihat di sana, jadi jangan sekalipun menjauh dari sisiku walau hanya sebentar..." ujar Art yang dapat terdengar dengan sangat jelas walaupun motor yang mereka kendarai saat ini melaju dengan sangat kencang karena di dalam helmnya sudah dilengkapi mic dan juga speaker kecil khusus di dalamnya sehingga memudahkan untuk berkomunikasi walaupun jarak mereka terpisah 100 meter sekalipun...


"aaa... helm ini canggih juga ya," sahut Ana yang baru menyadari akan kelebihan helm yang ia gunakan saat ini,


"tentu saja sayang... ah, ya... apa ini pengalaman pertamamu naik motor?" tanya Art karena Ana memeluknya dengan sangat erat yang menandakan ia cukup ketakutan dibonceng naik motor dengan kecepatan seperti ini,


"tentu saja! memangnya kapan kira-kira ayahku akan mengizinkan sesuatu yang ia anggap dapat membahayakan diriku hanya dari sudut pandangnya saja itu dapat memberikan aku izin naik sepeda motor seperti ini? untuk menyetir mobil sendiri saja sangat sulit! " sahut Ana sambil mengutarakan keluh kesahnya tentang hidupnya yang ia nilai sangat terkekang ini,


"hahaha... ya, ya, ya... sikapmu hampir sangat mirip dengan Pim, ia juga suka memberontak atas nama kebebasan hahaha..." sahut Art sambil tertawa,

__ADS_1


"siapapun yang merasa terkekang pasti ingin kebebasan, tidak mungkin tidak kan..." sahut Ana,


"lalu apakah hal ini menyenangkan atau menakutkan menurutmu?" tanya Art ketika mereka berhenti di salah satu lampu merah perbatasan New York City,


"menyenangkan dan juga menakutkan! tentu saja karena ini pengalaman pertamaku yang langsung dibawa ngebut dijalanan!" sahut Ana antusias,


"hahaha... aku tidak pernah mengendarai motor dengan pelan sayang, karena jika mau pelan-pelan lebih baik jalan kaki kan?" ujar Art sambil tertawa,


"Oh ya, kita akan segera sampai... aku ingin mengatakan sesuatu sebelum kita sampai di tempat itu... " ujar Art yang membuat Ana menunggu dan mendengarkan dengan seksama apa yang akan dikatakan oleh kekasihnya ini,


"di sana nanti mungkin kamu akan melihat beberapa orang berdarah karena dipukuli, ditusuk ataupun dicambuk... jika kamu nanti melihat semua itu, pura-pura lah tidak melihat dan tidak terpengaruh karenanya... tidak ada yang boleh tahu bahwa kamu tidak terbiasa dengan lingkungan yang kejam karena itu akan menjadi kelemahan di mata mereka..." ujar Art pada Ana agar menyiapkan dirinya,


"hukum? apa itu sayang? hukum mana yang kamu maksudkan? karena di dunia gelap kalangan mafia dan gangster ini hanya ada 2 hukum yang berlaku pada semua orang yang tergabung di dalam lingkungan ini yaitu kekuatan dan kekayaan... selain itu tidak ada yang berarti lagi, segala pasal-pasal yang ada dalam hukum pidana tidak akan pernah bisa menyentuh kami karena kami lebih licin dan lebih bersih dalam bertindak daripada belut... bermain di tempat-tempat kotor tapi tetap terus bersih di setiap tindakan tidak akan meninggalkan barang bukti yang dapat menyeret siapapun untuk dapat di hukum pidana, karena hukum itu hanya akan berlaku jika ada yang melaporkan, sedangkan di sisi lain memangnya siapa yang mau berurusan langsung dengan yang sudah pasti kematian?" sahut Art panjang lebar pada Ana yang masih sangat awam untuk masuk ke dunia gelap ini,


"jadi maksudmu walaupun ada banyak orang yang terluka bahkan terbunuh tetap tidak akan ada hukum yang dapat memenjarakan mereka?" tanya Ana lagi karena masih tidak percaya dengan apa yang sedang mereka bicarakan saat ini,


"ya... kamu benar, tapi bukan kata 'mereka' yang cocok, tapi lebih tepatnya 'kami' karena aku juga ada di dalam dunia yang sama dengan orang-orang itu... kamu akan melihat bagaimana aku diluar sana, aku yang kamu kenal saat ini sangat jauh berbeda dengan apa yang aku lakukan di luar sana... bahkan aku tidak hanya punya 1 nama, tapi banyak nama..." ujar Art yang semakin membuat Ana penasaran akan apa yang sebenarnya belum ia ketahui sampai saat ini,


"lalu tunjukkan semuanya padaku tanpa ada satu rahasia pun yang tersisa!" ujar Ana sambil mengerutkan keningnya,

__ADS_1


"apa dirimu benar-benar siap?" tanya Art lagi,


"ya!" sahut Ana dengan mantap,


*****


Di sisi lain, di dalam sebuah gedung megah yang merupakan restoran dan juga hotel bintang 5 itu, tepatnya di bagian basement yang sesungguhnya adalah tempat yang tak terduga yang bisa ada di dalam gedung semewah ini, basement yang kelam dan mencekam, ruangan bawah tanah itu sangat luas dan dingin seperti setiap tatapan mata dari orang-orang yang ada di sana...


Diantara begitu banyak ruangan terlihat seorang pria yang berwajah begitu familiar sedang memarahi anak buahnya yang masih tidak dapat menemukan seorang gadis yang selama ini ia incar...


Setelah sekian banyak usaha yang ia lakukan sebelumnya, ternyata belum juga berhasil meluluhkan hati gadis pujaan hatinya... gadis yang sangat ia minati dan juga gadis yang membuatnya jatuh cinta untuk pertama kalinya di sebuah bar... Namun seiring dengan berjalannya waktu, cintanya itu mulai berubah menjadi obsesi...


Ia tidak lagi berpikir untuk meluluhkan hatinya dengan tindakan lembut, tapi dengan paksaan sekalipun akan ia lakukan hingga ia memerintahkan beberapa anak buahnya untuk terus mencari keberadaan gadis itu dan menculiknya, akan tetapi setelah sekian lama semua anak buahnya tak satupun dapat menemukan keberadaan gadis itu yang menghilang begitu saja bagaikan ditelan bumi...


______________________


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


vote like dan komentarnya guys...

__ADS_1


kasi rating juga karyanya Author ya...


__ADS_2