
HAPPY READING GUYS
________________________
Dosen yang terkenal sebagai dosen paling killer di program studi manajemen bisnis ini walaupun terkenal dengan sifatnya sangat killer tanpa ampun jika mengenai mata kuliah yang diajar olehnya, tapi dia tetap bisa menjadi dosen idola karena ketampanannya dan juga keramahannya dalam melayani para mahasiswanya yang hanya akan ia perlihatkan di luar dari jam pelajaran...
Hal ini tentu membuatnya semakin disukai oleh para mahasiswa baik laki-laki maupun perempuan karena kepintaran dan juga profesionalitasnya yang tinggi...
karena ia akan disegani dan takuti di jam pelajaran berlangsung, tapi ia juga akan dikerumuni dan dielu-elukan di luar jam pelajaran karena telah mampu mendidik dan menghasilkan mahasiswa yang tidak hanya pintar tapi juga cerdas...
Selain itu, Dosen berumur 25 tahun ini juga tidak pernah menggunakan pakaian formal seperti dosen-dosen lainnya, karena hanya satu kriteria yang harus dipenuhi oleh para mahasiswa yang mengikuti mata kuliah yang diajar olehnya...
Rapi...
Hanya itu saja, tanpa harus berpatokan pada baju berkerah, kemeja atau yang lainnya...
karena yang paling terpenting adalah kenyamanan saat memakainya...
Willson Simmons adalah namanya...
seorang profesor muda berumur 25 tahun ini sudah memiliki reputasi yang sangat baik dan dibanggakan oleh almamaternya...
hanya 2 orang pemuda yang begitu di banggakan oleh para dosen di kampusnya yang dulu karena selain memiliki kepintaran diatas rata-rata, mereka adalah Simon dan juga seorang pemuda yang menjadi junior 3 tingkat dibawahnya akan tetapi bisa lulus dengan waktu yang nyaris sama dengan dirinya...
__ADS_1
Dan saat ini, pria itu juga ikut dengan Simmon masuk ke dalam kelas yang akan ia ajar siang ini... dan kelas itu adalah kelas yang Ana ikuti saat ini bersama sahabatnya dan juga Harry...
"perhatian semuanya! ini memang lebih awal 5 menit dari waktu yang ditentukan untuk memulai mata kuliah ekonomi makro siang ini... tapi bisakah kita memulai kelasnya sekarang karena ada satu hal yang ingin saya sampaikan sebelum kelas ini dimulai?" tanya Simmon dengan ketegasannya seperti biasanya...
"astaga!" ujar Ana, Davika dan Andeline terkejut bersamaan ketika menoleh kearah depan setelah mendengar suara dari dosen killer mereka itu...
"kenapa KJ bisa datang bersama dengan pak dosen killer kita ini? mereka datang bersamaan sudah seperti cover boy saja... astaga..." ujar Davika lagi...
"Ana... jangan bilang KJ juga sangat pintar dalam bidang bisnis? dia tidak hanya kuat ada hebat sebagai bodyguard... oh tuhan... jika itu benar, maka dia sudah benar-benar memiliki semua kriteria yang dibutuhkan untuk menjadi seorang suami ideal..." ujar Andeline memuji Art dengan matanya yang berbinar-binar penuh cinta itu... yang tentunya langsung membuat Ana mendelik tidak suka mendengar ucapannya itu...
"iiisss.... menyebalkan! jangan bilang yang dimaksud dengan membantu seniornya itu adalah membantu pak Simmon si dosen killer ini?! yang benar saja aku harus terus bertemu dengannya setiap waktu seperti ini! tidak di kampus, tidak di rumah!" gerutu Ana di dalam hatinya sendiri...
"pertama-tama perkenalkan pria yang berdiri di samping saya ini adalah junior saya dulu di kampus yang sama namun dari jurusan yang berbeda jauh, bukan dari program studi manajemen bisnis tapi sangat hebat dalam berbagai strategi bisnis dan teori-teorinya, sampai membuat profesor kami tertarik pada kemampuannya... dan untuk beberapa waktu ini dia akan menemani saya mengajari kalian bagaimana caranya berbisnis skala besar sesuai dengan mata kuliah ini, Ekonomi Makro... ini kesempatan yang langka karena kalian bisa mendapatkan ilmu yang berasal dari pengalaman nyata dari seorang wakil presiden direktur perusahaan besar bernama Hans Group, sebuah perusahaan besar berskala internasional... jadi jangan sia-siakan kesempatan yang kalian miliki ini... manfaatkan sebaik-baiknya..." ujar Simmon kepada seluruh mahasiswanya ini yang langsung riuh karena mendengar jabatan dari pria yang berdiri di samping dosen killer mereka ini...
Selain itu yang membuat mereka semua semakin riuh adalah kenyataan bahwa pria ini jugalah yang memiliki suara merdu dan menawan hati ketika dia dan teman-temannya bernyanyi di panggung saat prom night kampus ini dilakukan beberapa waktu yang lalu...
Karena siapa yang tidak akan terpikat oleh pesona dari seorang Arthit Hans Suppanad yang memiliki suara merdu, paras tampan dan manis, pintar berbisnis pula, dan sudah pasti memiliki masa depan yang cerah karena dia adalah wakil presiden direktur perusahaan sebesar Hans Group itu...
"astaga lihatlah!!! dia pria tampan yang bernyanyi diatas panggung waktu prom night kampus itu!!! astaga... tampannya!!!"
"dia juga seorang wakil presiden direktur perusahaan terkenal itu?! astaga yang benar saja!!! itu sempurna sekali!!!"
"jika dia yang ikut mengajar setiap mata kuliah ini berlangsung maka aku akan dengan senang hati untuk mengulang kembali mata kuliah ini tahun depan dan tahun depannya lagi... oh, tuhan..."
__ADS_1
Riuh para mahasiswi itu seketika membuat ruang kelas ini menjadi gaduh...
"sudah kuduga setelah menyetujui permintaanmu ini, semua ini pasti akan terjadi... dasar kau ini Art..." bisik Simmon tanpa menoleh kearah Art yang hanya bisa menahan tawanya mendengar ucapan seniornya ini...
"perkenalkan nama saya Arthit Hans Suppanad, umur 21 tahun, saya junior kak Simmon dosen kalian ini... dan untuk sementara waktu saya akan ikut mengisi mata kuliah ekonomi makro ini... mohon kerjasamanya..." ujar Art memperkenalkan diri sambil membungkukkan badannya untuk menunjukkan rasa hormat kepada mereka semua di perkenalan awal ini...
"kak senior Art tidak perlu sungkan... kami pasti akan bekerjasama dengan baik..."
"kak senior tampan tenang saja..."
"tidak perlu khawatir kakak tampan... kami semua anak baik kok..." ujar mereka semua hingga untuk pertama kalinya di mata kuliah ekonomi makro terjadi keributan seperti ini, karena biasanya semuanya akan sangat disiplin dan hening karena fokus belajar dengan dosen killer mereka ini...
"dasar tukang cari perhatian!" gerutu Ana saat melihat Art tersenyum manis melihat kerumunan mahasiswi yang menyambutnya dengan sangat antusias itu...
Braaaakkkkk!!!!
Simmon menggebrak meja yang ada dihadapannya itu, yang langsung membuat satu ruangan hening karena dosen killer mereka pasti sudah marah karena keributan yang mereka perbuat itu...
"dasar para wanita! melihat pria tampan saja sudah ribut-ribut! kita lihat apa pria itu benar-benar sepintar yang dikatakan oleh pak Simmon?!" gerutu para mahasiswa yang merasa semakin tertindas karena kehilangan daya tarik mereka akibat kehadiran asisten dosen killer mereka yang ternyata sangat tampan ini...
______________________
Jangan lupa tinggalkan jejak ya...
vote like dan komentarnya guys...
__ADS_1
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐