
HAPPY READING GUYS
________________________
KJ pun mulai menyusuri hutan itu lagi sambil menggendong Ana di punggungnya... ia berjalan menyusuri hutan itu dengan mudahnya seakan tak ada beban sedikit pun, padahal ia sedang menggendong Ana namun nampaknya Ana benar-benar tidak menjadi beban sedikit pun untuk KJ...
Hingga akhirnya mereka menemukan aliran sungai yang mengalir dari utara (hulu) menuju kearah selatan (hilir)...
"Nah... di hulu sungai ini ada air terjun yang indah... mau melihatnya Ana?" tanya KJ namun tak ada sahutan dari Ana... ia nampak begitu kalem di gendongan KJ
"Ana... Hallo... Anastasya Geraldine?" ujar KJ setengah berteriak namun Ana masih tidak menjawabnya...
kemudian KJ menahan napasnya beberapa detik... ia mencoba merasakan ritme napas Ana di punggungnya...
"dia tertidur pulas... hahaha..." gumam KJ sambil tertawa lalu melanjutkan langkahnya menuju air terjun itu...
"Ana bangun... kita sudah sampai" ujar KJ sambil memutar-mutar tubuhnya dan akhirnya itu berhasil membangunkan Ana...
"hmmmm.... aku masih mengantuk..." ujar Ana sambil mengeratkan pelukannya pada leher KJ
"tidak bisa tidur dulu... kita harus mencari makanan sebelum malam... kamu tidak mau kita kelaparan kan?" tanya KJ lalu perlahan-lahan Ana turun dari gendongan KJ sambil menguap
"Hooooaaaammmm.... kita mau mencari apa KJ?" tanya Ana dengan gaya khas orang baru bangun tidur sambil merentangkan tangannya, ia merenggangkan otot-ototnya yang terasa kurang nyaman saat ini...
__ADS_1
"kita akan menangkap ikan Ana..." sahut KJ sambil memotong sebuah ranting pohon yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil... KJ memotong ujung kayu itu agar berbentuk runcing dan tajam...
"kita akan menangkap ikannya dengan ini..." ujar KJ sambil memperlihatkan kayu itu pada Ana, lalu ia mengamati setiap sisi sungai itu dengan sangat teliti...
Setelah sekian lama mencari-cari, akhirnya sebuah senyuman muncul di wajah KJ lalu ia menancapkan kayunya itu ke dalam air serta menariknya dengan cepat, dan terlihat seekor ikan berukuran cukup besar menggeliat diujung tombak buatannya itu...
"dapat satu... kita masih perlu beberapa lagi..." gumam KJ sambil melepaskan ikan itu dari ujung tombak itu dan menaruhnya diatas sebuah daun lebar yang telah ia petik tadi...
"tolong kamu bawa dulu ya Ana... akan tercium bau amis sedikit karena semua ikan akan berbau amis tentunya..." pinta KJ sambil tersenyum manis pada Ana, karena ia tahu Ana sangat tidak terbiasa dengan bau-bauan yang aneh tercium oleh hidungnya...
maklum dia adalah putri kesayangan dari tuan Gerald yang kaya raya, tentunya ia sangat dimanjakan karena hanya dirinyalah putri tuan Gerald satu-satunya...
"oke siap bos" sahut Ana dengan semangat seperti seorang prajurit pada KJ
"hahaha... andaikan saja dirimu benar-benar menjadi tentara ya... aku ingin lihat seberapa galaknya dirimu pada junior-junior akademimu hahaha..." ujar KJ sambil berjalan menyusuri tepian sungai itu lagi...
"aku rasa 3 ekor ikan ini sudah cukup untuk kita... ayo sekarang kita ambil air minum di air terjun itu, setelah itu kita akan pulang..." ujar KJ pada Ana
"andai saja aku bawa ponsel pasti kita bisa berpoto di air terjun cantik ini sekarang..." ujar Ana dan wajahnya nampak memperlihatkan sedikit kekecewaan...
"tidak apa-apa... lain kali kita bisa mengatur jadwal jalan-jalanmu kesini nona manis, sekarang kita harus kembali ke goa sebelum hari mulai gelap... jika sudah gelap akan sangat berbahaya berada di hutan yang luas ini karena kita tidak tahu apa saja yang ada disini..." ujar KJ sambil memperhatikan sekelilingnya...
"dan Ana... apa kamu yakin mau berpoto dengan pakaian kita seperti ini? gaun putih yang indah, rambut terurai... dan aku mengenakan jas hampir terlihat semi formal seperti ini bukannya orang-orang akan mengira bahwa kita sedang prewedding? hahaha" ujar KJ lagi, ia tertawa sambil membungkus ikan-ikan itu dengan beberapa daun agar mempermudah untuk membawanya, karena tentunya ia tidak mau membuat tas ranselnya jadi bau amis jika ikan itu disimpan di dalam tasnya itu...
__ADS_1
"padahal memang itu yang aku mau..." gumam Ana di dalam hatinya
"ya walaupun aku berharap hal seperti itu jadi kenyataan suatu saat nanti... tapi... ah mustahil sekali... dia pasti akan membenciku jika tahu apa saja yang sudah aku rahasiakan selama ini..." gumam KJ dalam hatinya
"ayo kita kembali Ana... cepat kemari biar aku gendong lagi..." ujar KJ lalu Ana dengan senang hati naik ke gendongan KJ
"aku rasa setelah kembali dari hutan ini, otot-ototmu akan semakin besar karena selalu menggendongku KJ..." sahut Ana sambil tertawa pelan di bahu KJ
"ooo... berarti aku harus berterima kasih kepada nona Ana ku yang cantik ini kan? karena aku tidak perlu pergi ke gym untuk membesarkan otot-ototku ini... hahaha" sahut KJ lagi sambil tertawa
"tentu saja... aku kan selalu membawa kebaikan untuk semua orang..." sahut Ana lagi dengan bangganya
"kalau begitu apakah aku harus selalu membawamu kemanapun aku pergu sepanjang hidupku ini agar semua urusanku berjalan dengan baik Ana?" tanya KJ dengan spontan lalu ia merutuki dirinya sendiri karena keceplosan mengatakan yang tidak-tidak kepada Ana... KJ sangat sadar akan kata-katanya barusan bisa membuat penafsiran yang sangat ambigu...
"apa katamu KJ?" tanya Ana dengan lembut dan terkesan seakan tidak percaya dengan apa yang ia dengar dari ucapan yang keluar langsung dari mulut KJ itu...
"hmmm apa? ah, lupakanlah... aku juga tidak ingat..." sahut KJ dengan sedikit gugup
"astaga... apa yang kau lakukan KJ" gerutu KJ pada dirinya sendiri di dalam hatinya
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
__ADS_1
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐