Skandal Cinta Sang Wanita Pendamping Bayaran

Skandal Cinta Sang Wanita Pendamping Bayaran
S2 : Menonton bioskop


__ADS_3

Felicia keluar kampus dengan perasaan lega, matanya berbinar bahagia. Akhirnya sidang skripsinya di nyatakan lulus.


"Akhirnya aku bisa tidur nyenyak, makan enak, tanpa mikirin tugas-tugas kampus.."serunya, wanita itu merentangkan tangannya seolah beban yang ia pikul berat kini sudah hilang.


"Seneng amat Non..."celetuk Wira tiba-tiba membuat Felicia berjingkat kaget.


"Kakak ih... Ngagetin aja. Aku kira hantu.."decaknya kesal, mana ada hantu setampan suamimu sih Fel.


"Kok gak ngomong mau jemput sih. Kakak gak kirim pesan atau telpon.."sambungnya


"Sengaja.."sahutnya


"Ih irit banget sih kalau ngomong.."Desah Felicia kesal, wanita itu mengerucutkan bibirnya, Wira terkekeh sembari menggelengkan kepalanya.


"Dasar bocah.."gumamnya


"Selamat ya,.. Ayo masuk. Hari ini kakak udah Free, kakak akan mengantarmu kemanapun kau mau .."seru Wira, ia sudah membukakan pintu mobilnya.


"Benarkah.."seru Felicia girang


"heem.."


Felicia berfikir ingin pergi kemana, "Ayo ke mall, kita belanja dan nonton.."


"Baiklah ayo.."


Mobil Wira membelah jalanan yang cukup padat mengingat saat ini waktu istirahat.


"Tiga bulan menunggu wisuda aku pasti bosan, bolehkah aku bekerja kak.."tanya Felicia

__ADS_1


Wira melirik Felicia, "untuk apa.. Memangnya.."


"Bukan untuk uang, tentu saja untuk pengalaman... Ada rekomendasi dari kampus sih di mana nanti aku magang, tapi aku mibta izin dulu sama kamu.."jelas Felicia


"Kalau di apartemen saja kau bosan ya.."tanya Wira


"Iyalah, apalagi kau sering pulang malam. Mau ngabisin waktu sama kak Aira dan Kak Tia mana bisa keduanya saat udah repot hamil, mereka mana boleh di izinin keluar, nah aku mau ngapain di rumah gak ada yang ku jaga.."ujar Felicia


"Kau mau hamil juga..."tanya Wira sambil membelokkan mobilnya di salah satu Mall.


"Aku terserah Tuhan aja ngasihnya kapan,,"ucapnya.


"Ya udah kita kerja keras saja, biar cepat di kasih.."seru Wira membuat Felicia melototkan matanya.


"Dasar mesum, urusan begitu aja cepat banget tanggapnya.."Felicia mencubit pinggang Wira membuat ia mengaduh kesakitan.


"Aww.. sakit Fel.."ucapnya, Wira memberhentikan mobilnya.


Felicia dan Wira keluar dari mobil lalu masuk ke dalam mall. Wanita itu mulai mengitari dari stand satu demi satu, pria itu menggelengkan kepalanya melihat kelakuan istrinya untuk apa masuk jika tidak beli, buang waktu saja.


Merasa kesal Wira menghampiri Felicia, "Yang mana, buruan lah. Aku udah bosan menunggunya, udah satu jam berlalu tak satupun barang yang kau beli..."


"Ya ampun kak, baru juga satu jam. Aku bahkan biasa menghabiskan waktu berjam-jam.."celetuknya.


Dalam hati Wira menyesal menuruti kemauan Felicia ke mall, apa semua wanita seperti itu. Akhirnya pilihan Felicia jatuh pada satu tas yang menurutnya terlihat cantik dan elegan, Wira menggelengkan kepalanya, bahkan tas itu sudah sedari tadi wanita itu pegang kenapa baru bilang mau setelah Wira menyuruhnya cepat. Berjalan ke kasir Wira pun membayar barang Felicia.


Melewati toko pakaian dalam Wira menghentikan langkahnya, Felicia pun mengikutinya.


"Ngapain kak.."

__ADS_1


"Masuk Fel. Beli lingere lagi ya.."seru Wira


Felicia mencebik kesal, "Untuk apa, nanti juga ujung-ujungnya kakak sobek dan di buang. Lebih baik telanjang aja sekalian.."


Wira mendelik ya ampun tuh mulut ngmong kok gak di sensor.


"Ya karena memang pakaian itu di buat untuk di pakai, lalu di sobek dan di buang... Buruan masuk ih.. Beli yang banyak ya.."Wira memaksa Felicia masuk.


Mengerucutkan bibirnya kesal Felicia pun menuruti perintah Wira, ia memilih beberapa lingerie lalu membayarnya tentu saja dengan black card yang di berikan oleh suaminya. Giliran urusan beli kaya gini aja pria itu menunggunya dengan sabar, saat Felicia memilih tas tadi gak sabar udah kaya nunggu setahun aja.


Usai belanja, Felicia mengajak Wira menonton. Wanita itu memilih Film yang romantis, komedi Wira pun menurut saja. Duduk di bangku bagian tengah dengan sekantong cemilan. Niat mau nonton apa mau makan sih dia sebenarnya.


Film mulai di putar menampilkan adegan demi adegan, terkadang romantis atau lucu. Felicia berdecak kesal kala melihat kesamping pantes suaminya anteng-anteng saja, ternyata dia tertidur.


Felicia bersungut untuk apa nonton jika ujung-ujung tidur, padahal ia sudah berencana nonton film romantis di bioskop dalam suasana gelap bisa mesra-mesraan, sekedar ciuman mungkin.


"Kak bangun. Kok malah tidur sih.."Felicia mengguncang tubuh Wira yang matanya terpejam.


"Bentar Fel, aku ngantuk banget. Kau nonton saja, aku temani sambil tidur ya.. semalam aku tidak tidur nyenyak.."sahut Wira


"Dasar payah.."celetuk Felicia.


Tidak tidur nyenyak itu juga karena ulahnya sendiri harusnya Felicia yang kesal, lagi enak-enaknya tidur suaminya itu tiba-tiba bangunin meminta mengulang adegan iya-iya.


🌹🌹


Segini dulu ya next aku usahakan up lagi hari ini.


komen di bawa ya..

__ADS_1


jangan lupa like, hadiahnya juga..


__ADS_2