Skandal Cinta Sang Wanita Pendamping Bayaran

Skandal Cinta Sang Wanita Pendamping Bayaran
Perasaan kosong


__ADS_3

Pagi harinya seperti hari-hari sebelumnya David turun menuju meja makan untuk sarapan, ia mengedarkan pandangannya biasanya saat ia turun ia akan di suguhkan pemandangan konyol perdebatan antara Aira dan Wira sang asistennya itu, sementara ia hanya akan menjadi pendengar yang baik.


"Ternyata makanmu begitu banyak"ucap Wira kala itu.


"Makanan ini ada untuk aku makan bukan"jawab Aira.


"Iya iya.. tapi tetap saja badanmu tidak sebanding dengan makanmu"ledek Wira lagi


"Kau tau apa namanya tubuhku ini, ini namanya ideal"cetus Aira


Perdebatan Aira dan Wira telah mampu mengisi kekosongan rumah ini. Namun kini semua kembali seperti semula, sepi itulah gambarannya saat ini. Wanita itu pergi dengan membawa luka yang David torehkan padanya.


Mendadak David kehilangan selera makannya, kemudian ia berlalu pergi menuju depan rumahnya, pandangannya kembali tertuju apda sebuah gazebo. David mengingat jika Aira sangat suka menghabiskan waktunya di tempat itu untuk melihat bintang-bintang di langit kala malam hari.


Flasback on


"Apa yang kau lihat Aira.."tanya David, sering kali David mendapati Aira tengah duduk sendiri di situ.


"Melihat bintang.."serunya sambil melirik ke arah David sebentar. Laki-laki itu tengah duduk di sampingnya.


"Tuan.."


"Iya.."


"Bolehkah aku memelukmu"entah bagaimana Aira bisa berkata seperti itu.


David tersenyum, "Kemarilah.."laki-laki itu merentangkan kedua tangannya, Aira segera menghambur memeluk erat David.

__ADS_1


Aira mendesah lega, "Apa yang kau rasakan?"tanya David.


Aira tersenyum berada dalam dekapan laki-laki itu, "Nyaman Tuan, aku merasa seperti ada yang melindungiku"ucapnya.


Entah kenapa ucapan Aira berhasil membuat David menaikkan sudut bibirnya untuk tersenyum, "Kalau begitu aku akan selalu melindungimu"ucapnya .


"Benarkah Tuan.."Aira melepas pelukannya lalu menatap wajah David dengan serius.


"Iya, aku berjanji"serunya.


Flashback off


Kini David menyadari sesuatu ia telah mengingkari janji yang ia buat untuk melindungi wanita itu, sengaja atau tidak David telah membuat wanita itu malu dan hina di depan umum. Berada dalam rumah ini, setiap sudutnya selalu membuat teringat akan keberadaan Aira. Hari minggu yang membosankan, David merasa perasaannya kosong.


Lamunan David buyar akan hadirnya Wira yang menampakkan wajahnya sendu.


"Katakan.." sahut David dengan rasa tidak sabar.


"Saya sudah menyelidiki arah jalan yang semalam di lalui oleh Nona Aira, semalam saat hujan deras telah terjadi kecelakan di persimpangan jalan toll"


"Jangan katakan jika itu Aira, Wira.."


Wira mengangguk, "Sayangnya iya Tuan" mengehal nafasnya sejenak, "polisi telah membawa Air ke rumah sakit terdekat"sambungnya.


David langsung memotong ucapan Wira, "Ayo Wira.."David beranjak dari tempatnya


"kemana Tuan.."

__ADS_1


"Ke rumah sakit yang barusan kau katakan, aku harus segera minta maaf padanya,"seru David


"Tidak ada gunanya kita pergi ke sana saat ini Tuan.."


"Maksudmu..?"


Wira menggeleng lemah, "Saya sudah memastikan keadaan Nona Aira, namun saya tidak menemukan Nona Aira di sana, pihak rumah sakit mengatakan seseorang dengan nama anonim telah membawa pasien keluar dari rumah sakit itu. Hingga kini saya tidak melacak keberadaan Nona Aira di manapun Tuan"jelas Wira


Kepala David mendadak berdenyut nyeri, membayangkan Aira yang mengalami kecelakaan lalu sekarang keberadaannya tidak dapat ia ketahui. Menyesal ia telah membuat wanita itu pergi dengan luka yang amat dalam ia torehkan. Sebuah janji yang ia ucapkan akan menjaga dan melindungi wanita itu, ternyata hanyalah sebuah bualan kata semata, itu hanya janji manis. Ia merasa seperti seorang penjilat yang tak dapat memenuhi janjinya.


Lalu kemanakah Aira pergi? tanyanya dalam hati.


"Wira, tolong carilah Aira sampai ketemu. Dan bawalah ia kembali padaku"ucap David.


"Baik Tuan.."


"Siang nanti, ayo kita pergi ke tempat sahabat Aira yang bernama Jhony itu"


Wira mengangguk, "Baik Tuan"


πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹


πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹Nah lho David gimana? ingkar janji kan..πŸŽ‹πŸŽ‹


πŸŽ‹πŸŽ‹Jangan lupa like, komen, votenyaπŸŽ‹πŸŽ‹


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2