Skandal Cinta Sang Wanita Pendamping Bayaran

Skandal Cinta Sang Wanita Pendamping Bayaran
Demi Axel


__ADS_3

Aira sedang berkutat masak di dapur.


"Ternyata kau jago masak, tapi dulu kau tidak pernah masak.."ucap David yang tiba-tiba mengejutkan Aira.


"Karena di rumahmu aku tamu.."cetus Aira


David mengangguk, "Apa kau tidak ada kerjaan lain selain mengangguku Tuan,? pergilah.."sambung Aira, David hanya tersenyum


"Aira..."panggil David


"hem.."


"Kenapa kau tidak mau menikah denganku.."tanya David


Aira menghentikan aktivitasnya sejenak lalu melirik David, "Hanya karena aku memaafkanmu bukan berarti aku setuju untuk menikah denganmu kan. Aku melakukan semua itu demi Axel, cukuplah kau menjadi Daddy yang baik untuknya, tapi tidak perlu menjadi suamiku."


"Tapi Aira, apa kau tidak percaya pada perasaanku.."seru David


Aira menghela nafasnya, "entahlah..."


David mendekat lalu memeluk Aira dari belakang membuat Aira terkejut, "lepas, apa yang kau lakukan.."


"Sebentar saja,"seru David, hingga akhirnya Aira diam tidak memberontak.


"Apa kau tidak mendengar detak jantungku Aira, aku mencintaimu.."ucap David, Aira masih terdiam ia juga mendengar jelas suara detak jantung David


David melepaskan pelukannya, Aira memandang David, "Tuan, tidakkah kau sadar siapa kau dan siapa aku..."


David mengernyit, "maksudnya..? lalu kenapa kau harus memanggilku Tuan lagi.."


"Agar kau menyadari posisiku dan posisimu sebenarnya,"kata Aira sambil mematikan kompornya.


"Tidak ada yang salah dengan posisiku dan posisimu kan, semua manusia itu sama Aira.."tutur David


Aira menggeleng, "itu bagimu, tidak bagi keluargamu.."


David terdiam, "Aku tidak peduli..."

__ADS_1


"Tapi aku peduli.."seru Aira


"Sudahlah Tuan, tidak perlu kau menikahiku. Cukuplah kau menjadi Daddy yang baik untuk Axel. Aku sudah tidak memiliki keluarga, dan aku juga tidak ingin kau merasakan apa yang ku rasakan jika kau menikahiku"tutur Aira


David menggeleng, "Tidak Aira, aku tetap akan menikahimu"


"Aku tidak mau..."


πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹


Dino memperhatikan obrolan Aira dan David dari tadi, Dino yang hendak mengambil minum mengurungkan niatnya ketika melihat Aira dan David sedang mengobrol bersama.


"Tuan, apa yang kau lakukan..?"tanya Tia mengejutkan Dino.


Dino hanya menunjuk lewat ekor matanya, "Dia kan Daddy nya Axel.."sambung Tia kemudian ia mengalihkan pandangannya ke Dino.


"iya."jawab Dino


Tia memandangi Dino lekat-lekat, "apa yang kau lihat.."sambung Dino


Tia gelagapan, "Ti.. tidak ada.."


"Apa Tuan baik-baik saja..."tanya Tia sengan cemas, Dino mengernyit heran.


"Memangnya aku kenapa.."


"Tuan tidak cemburu melihat Nona Aira dan Tuan David.."tanya Tia


Dino terkekeh, "Cemburu untuk apa?"tanya Dino


"Bukannya Tuan menyukai Nona Aira selama ini.."


Dino terdiam selama ini berarti Tia salah paham padanya, "Aku hanya menjaga titipan kakakku.."


Tia masih dia tidak mengerti, Dino mendekatkan wajahnya pada wajah Tia, membuat Tia gugup "memangnya kau tidak tau siapa sebenarnya yang ku sukai.."


Tia menggeleng, Dino memandang wajah Tia lekat-lekat mendekatkan wajahnya.

__ADS_1


Cup..


Dino mengecup bibir Tia sekilas, Tia terlonjak kaget.


"Bagaimana, cukup tidak untuk menjelaskan semuanya.."ucap Dino


"ehem..."suara deheman David membuyarkan Dino dan Tia


"Apa yang kau lakukan.."tanya David


Dino kebingungan harus menjawab, "Aku mau mengambil minum.."Dino berlalu pergi


Sementara Tia tersenyum canggung, sebelum kemudian ia memutuskan untuk kembali ke tempat Axel. Keduanya terlihat salah tingkah, semua itu tidak luput dari pandangan David.


"Kau kenapa Dino..."tanya Aira melihat Dino yang datang dengan nafas ngos-ngosan.


"Aku ketahuan habis mencuri ciuman Tia sama kak David.."ceplosnya, Aira memandang Dino, hingga akhirnya Dino menyadari ia sudah keceplosan.


"Aku keceplosan.."sambungnya.


"Dino, Tia gadis yang polos aku tidak suka jika kau hanya ingin bermain-main dengannya, jangan mengajarkan yang tidak-tidak padanya. Dia sudah seperti adik untukku.."tutur Aira


"habisnya aku gemas dengan pertanyaannya.."seru Dino


"memang apa yang dia tanyakan.."tanya Aira


"rahasia..."jawab Dino


"tenang saja aku tidak akan bermain-main dengannya kakak ipar..."Dino mengerlingkan matanya.


"Aku bukan kakak iparmu.."seru Aira


"Calon deh.."ucap Dino


πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹


πŸŽ‹πŸŽ‹jangan lupa like, komen, hadiahnyaπŸŽ‹πŸŽ‹

__ADS_1


πŸŽ‹πŸŽ‹Dua hari gak muncul aku kehabisan kuotaπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸŽ‹πŸŽ‹


bersambung..


__ADS_2