Skandal Cinta Sang Wanita Pendamping Bayaran

Skandal Cinta Sang Wanita Pendamping Bayaran
Seperti biasa


__ADS_3

Hari ini Aira merasa amat ngantuk dalam bekerja, karena kejadian semalam membuat ia kaget sekaligus susah tidur.


Semalam ia terus meyakinkan dirinya semua nyata atau hanya khayalan saja, David baru saja menciumnya. Bukan karena apa ia berfikir seperti itu hanya saja Freya pernah bilang padanya jika David itu gay, tapi sesaat ia berciuman dengannya David terlihat pria yang normal.


Aira menggelengkan kepalanya mengenyahkan segala pemikirannya. Toh setelah kejadian itu tidak ada yang berubah semua tetap sama, David tetap bersikap seperti biasanya.


"Sudahlah aku tidak perlu berfikir yang tidak-tidak, anggap saja semalam aku dan dia sedang khilaf"ucapnya pada diri sendiri. Lalu ia kembali bekerja.


πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹


Aira terduduk dengan lemah di sofa ruang tamu di rumah David, ia merasa lelah hari ini. Setelah pulang kerja tadi ia berkeliling mencari rumah bersama temannya yanh bernama Jhony itu, namun ternyata belum ada hasil, uangnya masih kurang. Biar bagaimanapun ia juga ingin memiliki rumah yang nyaman yang ingin ia tempati bersama papanya nanti.


Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, sesaat kemudian pintu rumah terbuka terlihat David dan Wira baru saja pulang. Ada rasa canggung saat David menatapnya pada diri Aira, namun David tetap bersikap biasa.


"Aira kau dari mana? sepertinya kau baru masuk rumah.."tanya Wira sambil mendudukam dirinya di sebelah Aira, sementara diam-diam David mendengarkan ia juga penasaran dari mana Aira,

__ADS_1


"Habis berjalan dengan teman.."sahut Aira dengan tenang.


"Oh ku pikir kau baru berkencan dengan pacarmu"sahut Wira setengah meledek.


"Tidak, aku sudah memiliki kontrak perjanjian dengan Tuan David, jadi aku akan menepati syarat yang sudah Tuan David ajukan Wira.."seru Aira.


David melirik ke arah Aira ia ingin melangkah pergi, namu ia mengurungkan niatnya kala Wira kembali bertanya pada Aira.


"Aira, jika nanti kontrak perjanjian kalian sudah berakhir, apa kau akan kembali bekerja menjadi wanita pendamping bayaran lagi?"tanya Wira


"Aku tidak tau bagaimana nanti Wira, lagian perjanjian itu baru berjalan sekitar dua bulan lebih kan, masih lama Wira untuk sampai ke empat bulan kemudian.."sahut Aira, Wira terlihat mengangguk mengerti.


πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹


"Aira..."ucap David kala melihat Aira baru keluar dari kamarnya.

__ADS_1


Aira menengok ke arah David, wanita dengan balutan piyama tidur berwarna cream polos itu terlihat cantik tanpa riasan apapun" iya tuan.."


"Besok kita akan datang ke makan malam di rumah utama"ucap David pada Aira.


"Baik Tuan.."sahutnya..


"Besok sekretarisku akan membelikanmu gaun"ucap David.


"Baik Tuan.."yah apa lagi yang ia bisa jawab, selain mengiyakan apa yang David ucapkan, sekalipun ia menolak David pasti akan melontarkan kata-kata yang seakan-akan membuat ia sadar akan status hubungan mereka.


David kembali masuk ke kamarnya, sementara Aira meneruskan langkahnya menuju dapur ia ingin mengambil air minum.


πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹


πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹Dear readers: Mungkin cerita ini akan sedikit membosankan karena alurnya memang lambat, Tapi aku harap kalian jangan bosan. Tetap beri dukungan padaku, Alur cerita ini masih panjang,..πŸŽ‹πŸŽ‹

__ADS_1


πŸŽ‹πŸŽ‹jangan lupa like, komen, vote pake hadiah bunga aja..hihi Selamat membacaπŸŽ‹πŸŽ‹


Bersambung...


__ADS_2