Skandal Cinta Sang Wanita Pendamping Bayaran

Skandal Cinta Sang Wanita Pendamping Bayaran
Lihatlah aku, David


__ADS_3

CAFE PELITA


Kini David sedang bersama Jelita di sebuah cafe, David sudah memesan ruang VIP ia tidak ingin pembicaraannya yang pribadi terdengar di telinga publik.


Jelita terlihat salah tingkah saat David terus menatapnya tajam. David terlihat kesal karena Jelita memaksanya untuk makan siang dengannya. Melihat ada celah waktu David pun tidak akan menyia-nyiakan waktu untuk berbicara mengenai hubungannya.


Tidak lama seorang pramusaji datang mengantarkan pesanan mereka.


"Makanlah, setelah ini ada hal yang ingin aku bicarakan padamu.."ujar David


"Iya David.." sahut Jelita


"Aku senang sekali akhirnya setelah sekian lama kau mau mengajakku makan siang bersama.."sambungnya dengan mata berbinar bahagia.


David menatap tajam Jelita, "Diamlah saat makan. Aku paling tidak suka ada yang berbicara saat sedang makan."


Jelita menghela nafasnya, "tapi..."


David kembali menatap tajam Jelita tanda ia tidak ingin di bantah.


"Baiklah, aku akan diam..."seru Jelita berusaha bersikap baik-baik saja. Meski dalam hati ia mendumel kesal tidak jelas. Tadinya ia sangat bahagia saat David menyetujui niatnya untuk makan siang bersama, Jelita fikir David sudah mau menerima kehadiran dirinya lalu David akan bersikap mesra padanya, nyatanya semua tak seindah yang ia bayangkan.

__ADS_1


Tidak ada yang berbicara hanya terdengar suara dentuman sendok dan garpu yang beradu dengan piring. Jelita makan penuh dengan hati-hati dan kelembutan, membuat David melihatnya kesal.


"Memangnya kau tidak bisa makan dengan cepat apa, apa kau takut lipstik mu rusak.. Aku tidak banyak waktu untuk menunggumu makan. Cepatlah sedikit aku perlu bicara denganmu.."ucap David dengan kesal. David memang sudah selesai makannya.


"iya sebentar, bicara saja sambil aku makan aku akan mendengarkannya..."sahut Jelita


"Kau yakin, tidak mau menyelesaikan makanmu lebih dulu.."tany David


Jelita mengangguk sambil tersenyum tipis


"Baiklah, aku ingin berbicara kejelasan mengenai hubungan kita Jelita..."ucap David


"Maksudmu, kau setuju untuk menikah..."sahut Jelita


David menggeleng, "Bukan...",


Jelita masih berusaha tenang, "lalu..."


"Maaf sebelumnya Jelita, aku ingin membatalkan pertunangan kita. Aku tidak bisa menikah denganmu."


Mata Jelita langsung membulat sempuran saat kata-kata itu dengan mudahnya meluncur dari bibir David, "Kenapa ?"

__ADS_1


"Kau tau dari awal bagaimana aku bisa mau bertunangan denganmu, semua aku lakukan karena terpaksa Jelita. Dan sampai detik ini semua perasaanku tidak ada yang berubah, kau juga pasti mengingat bagaimana selama ini perlakuanku padamu. Aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini"


"Apa ada sesuatu yang tidak kau sukai dariku David, aku akan merubahnya David"ucap Jelita mata berkaca-kaca.


"Tidak perlu merubah dirimu hanya demi diriku, masalah hati tidak bisa di paksa Jelita.."


"Apa ada wanita lain di hatimu David? siapa..? Aku tau kau sangat mencintai Laura dan ia sudah tiada. Lihatlah aku David bukankah aku begitu mirip dengan Laura kenapa kau tidak bersikap sama seperti kau bersikap lembut pada Laura.."tanya Jelita dengan air mata mengalir.


"Ini tidak ada hubungannya dengannya Jelita. Kau dan Laura adalah dua orang yang berbeda, meski wajah kalian mirip tapi kalian tetap berbeda."


"Aku harap kau menerima keputusanku, sekalipun kau mengadu pada kedua orang tuaku. Aku tetap akan teguh pada pendirianku Jelita.."sambungnya setelah itu ia bangkit berlalu pergi meninggalkan Jelita begitu saja.


Jelita mengepalkan kedua tangannya, matanya sudah memereh air matanya terus mengalir.


'*Ini tidak boleh di biarkan, jika dulu aku bisa membiarkan David bersama Laura, tapi sekarang tidak akan. Aku tidak akan membiarkan siapapun merebut David dariku. Dia hanya boleh menjadi milikku. Lihat saja apa yang akan aku lakukan..'


πŸŽ‹πŸŽ‹*aku cuma bisa mengetik dapat segini. Maaf ya belum bisa up panjang. Masiy sedikit sibukπŸŽ‹πŸŽ‹


πŸŽ‹πŸŽ‹jangan lupa beri like, komen, hadiahnya.. Next bab aku akan up tentang laporan dari Wira mengenai Aira untuk DavidπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸŽ‹πŸŽ‹


bersambung..

__ADS_1


__ADS_2