Starla Perempuan Lugu Dan Pemalu

Starla Perempuan Lugu Dan Pemalu
Episode 87


__ADS_3

Starla terdiam. Diki datang ke dapur.


"Kenapa ibu masak sendiri?" tanya Diki.


"Eh nak Diki. Tidak apa-apa.. Ibu hanya ingin masak saja sudah lama ibu tidak masak." ucap Bu Irma tersenyum.


"Nak Diki jangan kemana-mana dulu, nih cicipi dulu Masakan ibu." ucap Bu Irma sambil memberikan makanan kepada Diki.


Diki mencicipi nya dia terdiam sejenak sambil menoleh ke arah Bu Irma dan juga Starla.


"Bagaimana nak? Kenapa?" tanya Bu Irma.


"kenapa rasanya sangat aneh yah, seperti sup biasa saja, tidak seperti sup buatan Bu Irma yang seperti Dulu." batin Diki.


Starla langsung mencoba nya. "Humm enak kok Bu, ini adalah sup terenak, Diki diam pasti karena dia kaget rasanya tambah enak, Iyah kan Diki?" ucap Starla.


Diki langsung mengangguk. "Kenapa aku merasa Bu Irma ada masalah?" ucap Diki dalam hati nya.


Diki cukup lama di sana berbincang-bincang banyak hal dengan Bu Irma, sementara Starla melayani semua Pembeli. Dia tidak mengijinkan ibu atau pun pacar nya membantu dia.


Diki berpamitan pulang karena sudah sangat sore.


"Starla..." Panggil Ibu nya. Starla tidak menjawab ibu nya ke dapur dia melihat Starla sedang membaca buku.


Ibu nya tersenyum melihat Starla membaca buku karena tidak biasa nya Starla rajin sekali sampai membawa buku ke dapur.


"Kamu belajar di kamar saja gih, biar ibu lanjut. Sebentar lagi juga akan Tutup." ucap Ibu nya.


"Ibu istirahat saja, biar aku lanjut kan." ucap Starla. "Kalau kamu belajar di sini kamu tidak akan konsentrasi." ucap Ibu nya.


"Konsentrasi kok Bu, lihat nih aku belajar ini." ucap Starla sambil menjelaskan kepada ibu nya.


Bu Irma tersenyum mendengar Starla menjelaskan semua nya kepada nya.


"Baiklah-baiklah ibu mengerti." ucap Ibu nya. Starla tersenyum. "Ibu dengar kata-kata ku, dari pagi ibu sudah sangat lelah, ayo bergantian." ucap Starla.


"Baiklah, ibu mandi dulu, kalau butuh bantuan ibu langsung panggil saja." ucap Ibu nya.


Starla mengangguk sambil tersenyum.


Hari sudah magrib.. Warung Waktu nya tutup.


Starla mau ke kamar ibu nya namun dia tidak sengaja mendengar ibu nya berdoa sambil menangis.

__ADS_1


Starla melihat ke dalam. Ibu nya sudah selesai.


"Bu." ucap Starla. "Kamu tidak sholat?"


"Sholat kok Bu, ini mau sholat." ucap Starla.


Dia meninggal kan kamar ibu nya dan masuk ke kamar.. Langsung mandi.


Seperti biasa dia selalu menyempat kan diri untuk sholat walaupun terkadang bolong-bolong.


Setelah selesai sholat dia pun berbaring di tempat tidur sambil memeriksa ponsel nya.


Ternyata sudah banyak panggilan dan pesan dari Pacarnya.


"Huff aku tidak mendengar nya sama sekali." ucap Starla. Dia menelpon lagi namun nomor Diki tidak bisa di hubungi.


Karena masih ada waktu dia pun lanjut belajar di meja belajar nya. Dia menghabis kan semua waktu yang tersisa untuk belajar terus menerus.


Keesokan harinya Setelah di kampus Starla mengabaikan Diki, dia fokus sekali belajar. Setelah kuliah selesai dia langsung pulang Tampa mengatakan apapun kepada Diki.


Hima mendekati Diki.


"Ada apa dengan kalian? Apa kalian bertengkar?" tanya Hima. Diki menggeleng kan kepala nya.


"Seperti nya Starla mau fokus belajar Tampa ada yang ganggu." ucap Diki.


"Oh iya Hima kamu mau nemenin aku ke warung Bu Irma?" tanya Diki.


Hima menggeleng kan kepala nya. "Kalau kita di sana kita akan mengganggu Starla belajar." ucap Hima.


"Kamu benar juga sih, tapi aku mengajak kamu ke sana hanya mau membantu Bu Irma. Sekarang beliau sudah tidak memakai jasa karyawan lagi." ucap Diki.


"Tapi hari ini aku ada janji dengan Rendi, bagaimana kalau besok saja?" tanya Hima.


"Ya udah deh kalau begitu gak apa-apa." ucap Diki.


"Ya udah aku pamit pulang duluan yah." ucap Hima langsung pulang dengan bersemangat dia menyusuri jalan pulang ke rumah nya.


Di rumah Starla diam saja fokus kepada Buku nya. Ibu nya memberikan minum dia tidak sadar.


Starla baru saja selesai belajar dia melihat ke arah Ibu nya yang diam memandangi dia.


"Ada apa Bu?" tanya Starla. "Justru ibu yang tanya ada apa dengan kamu?" tanya ibu nya.

__ADS_1


"Aku? Kenapa Bu dengan ku? Aku baik-baik saja." ucap Starla.


Ibu nya menggeleng kan kepala nya. "Tidak biasanya kamu seperti ini belajar, Apa sebentar lagi mau ujian?"


"Perasaan baru kemarin." ucap ibu nya.


"Enggak kok Bu, aku hanya ingin belajar agar nilai ku tinggi." ucap Starla.


"Maaf yah Bu aku tidak bisa jujur, aku takut ibu tidak setuju dengan aku ikut olimpiade itu." ucap Starla dalam hati.


"Huff tapi ibu khawatir kalau kamu terlalu gila belajar kamu jadi lupa semua nya." ucap Ibu nya. Starla tersenyum.


"Enggak kok Bu." ucap Starla.


Ibu nya mendekati Starla mengelus kepala nya.


"Kamu yakin baik-baik saja kan? Tidak ada yang kamu sembunyikan kepada ibu?" tanya Ibu nya. Starla tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


"Enggak kok Bu, aku tidak menyembunyikan apapun dari ibu." ucap Starla.


Ibu nya tersenyum. "Baiklah kalau begitu nak, warung sudah tutup ayo kita istirahat, ibu juga sudah lelah."


"Hari ini warung tidak begitu ramai seperti biasa nya." ucap Bu Irma. Starla terdiam.


"Ibu juga tidak tau," ucap Bu Irma lagi. "Mungkin karena hari libur menjelang puasa Bu." ucap Starla. "Humm bisa jadi. Ya udah ibu ke kamar dulu yah."


Starla merasakan perut nya lapar di berjalan ke dapur dan melihat sup dan yang lain nya masih banyak.


Starla mengambil satu porsi untuk dia Makan. Setelah dia Makan dia terdiam sejenak.


"Pantesan saja sangat sepi, sup ibu tidak pas rasanya. ibu pasti banyak pikiran sehingga tidak fokus memasak." ucap Starla.


Dia memasak yang baru dia mencoba mengikuti resep Ibu nya.


"Seperti nya aku harus membawa semua ini untuk di jual sarapan pagi di kampus. Semoga saja banyak yang mau." Starla baru selesai masak, dia mencicipi nya.


"Humm rasanya pas, sudah lebih baik dari sebelumnya karena buatan ibu tidak ada rasa sama sekali." batin Starla.


Dia merapikan semua nya setelah itu dia ke kamar. Dia menyempatkan diri membuka handphone nya.


Dia menelpon Diki.


"Jam segini Diki Kemana sih? Kok dia gak jawab telpon ku?" ucap Starla.

__ADS_1


Karena menunggu Diki dia jadi ketiduran. Ibu nya masuk ke kamar dia melihat Starla tidur sambil duduk.


"Ya ampun nak, kok kamu malah tidur seperti ini?" tanya Ibu nya.


__ADS_2