
Saat waktu itu Wardani dan Trimoko sedang bermesraan di belakang tamannya dengan sangat mesra tak merasa canggung kepada orang yang ada di rumah situ, dimana Lurah Darso pergi bertugas selama 3 hari sehingga Wardani dan Trimoko berani melakukannya.
Tak sengaja Paimin dan Paijo bahkan para Simbok lainnya kaget melihat bahwa mereka melakukan hal yang tidak baik saat Lurah Darso tidak ada yang sedang berselingkuh menghianatinya.
" Sayang, bagaimana kabarmu, aku sangat jangan denganmu," Ucap Trimoko Sambil memeluknya dari belakang
" Ah.., sayang baik banget,kamu bisa aja, ada apa kau datang kemari," Jawab Wardani dengan kaget
" Kamu ini ya aku kesini ingin berduan denganmulah, masak mau apa, kan Abah lagi pergi bertugas jadi aku berani semesra ini," Ucap Trimoko
" Oh aku kira ada apa, kamu pasti tau saja sih kalau Abah sedang pergi bertugas 3 hari," Jawab Wardani
" Iya tau lah, setelah tau pasti aku akan ada waktu denganmu," Ucap Trimoko
" Dasar anak muda yang sedang gila, tak apa ini memang yang aku harapkan tunggu saja nanti kau akan merasakan," Batin Wardani
" Iya sayang," Jawab Wardani
" Oh iya nanti setelah ini kita ke taman belakang mau, aku akan menyiapkan semua nya untuk kesenangan kita nanti," Ucap Trimoko
" Oh begitu ya itu harus," Jawab Wardani
" Iya untuk cinta kita berdua jadi kamu harus mau," Ucap Trimoko sambil mencium tangannya
__ADS_1
" Ini kesempatan aku untuk membuat dia makin tersisa kepadaku dan membuat Rina tau tentang perilaku suaminya bahkan aku ingin membuat dirinya kecewa dan marah kepadanya," Batin Wardani
" Kamu bisa aja sih sayang, ya sudah nanti kau jemput aku di sini jika sudah siap ya aku mau bersih-bersih kamar, diri dan baru nanti kita bisa berduaan," Jawab Wardani
" Iya, aku juga mau menyiapkan dulu jadi tunggu saja pasti aku akan menjemputmu disini nanti," Ucap Trimoko
" Iya sayang," Jawab Wardani
Trimoko keluar kamar Wardani dengengan melihat kanan kiri dan meaning mukanya bahagia dan sedikit sin is karena senang bisa bertemu dan bersama dengan ke kasih gelapnya ya itu Biyungnya sendiri.
" Ini yang aku mau, tanpa aku minta dia datang kepadaku dengan ssendirinya, bagus sekali tanpa sudah aku untuk memulai, dia yang memulainya, sungguh lugu dan budak cinta sekali kau hingga kau tak merasa bahwa cintaku kepadamu itu palsu," Ucap Wardani
" Sudahlah aku harus bersih-bersih dahulu, cintaku sekarang buat mas Hartono seseorang, semoga aku bisa menjadi pendampingnya," Ucap Wardani
" Mas, mas mau kemana kelihatannya seperti sibuk sendiri boleh Rani bantu," Ucap Rani menawarkan bantuan
" Tidak usah kamu disini atau mau apa terserah," Jawab sinis Trimoko
" Aku harus sabar menghadapi suamiku, dan dia tidak membutuhkanku, apa ada sesuatu dia tidak mau aku bantu, kelihatannya dia menyiapkan sesuatu yang begitu romantis, aku seneng walaupun mas Trimoko seperti masih memiliki sikap romantis, buktinya dia menyiapkan untuk bersama," Batin Rani Salah paham
" Ya sudah kalau begitu nanti Aku mau pergi sebentar ke rumah Biyung aku ya mas," Ucap Rani
" Iya tidak apa-apa, jika perlu tidur disana juga tidak apa-apa jika kau masih Rindu dengan keluargamu," Jawab Trimoko
__ADS_1
" Kenapa disaat aku katakan itu Mas Trimoko sangat tersenyum dan senang sekali, ah mungkin Mas Trimoko senang untuk menyambut kepulanganku dengan pesta yang dia siapkan, semoga, aku pasti cepat kembali," Batin Rani
" Iya mas, tidak lama kok hanya sebentar saja," Jawab Rani
" Ya sudah, diam kau jangan mengangguku," Ucap Trimoko
Trimoko sibuk dengan sendirinya, dan Trimoko meninggalkan Rani dari kamar dan segera ur number menyiapkan di taman belakang yang sudah Ia rabcang sendiri dengan sederhana untuk berduan dengan kekasih gelapnya.
" Den Trimoko seperti sedang bahagia," Ucap Simbok Darmi
" Iya Mbok aku bahagia sekali, Mbok nanti aku buatkan kue yang aku mau, dan harus dibuat sekarang juga biar segera matang," Ucap Trimoko
" Oh tentu Simbok Darmi akan membuatkan dengan selera kesukaan Aden, kalau begitu Simbok siap-siap dulu dan menyiapkan semuanya ya Den, " Ucap Simbok Darmi
" Iya Mbok sana siapkan, yang enak," Jawab Trimoko
" Tentu Den buat Aden," Ucap Simbok Darmi
Trimoko menyiapkan makanan dan minuman untuk berduan nanti di taman belakang. Simbok Darmi yang sudah lama tau selera Trimoko karena dari kecil Simbok Darmi sering membuatkan makanan yang di minta oleh Trimoko, Simbok Darmi yang sedang sibuk sendirinya untuk menyiapkan permintaan Trimoko.
" Kalau begitu aku ke taman untuk menata untuk nanti, ya sudah aku mau kesana," Ucap Trimoko
" Kenapa Mas Trimoko sangat senang sekali, dia kelihatannya menyiapkan sesuatu pasti buat istrinya ya sudah lah, aku harus kembali lagi kesana sebelum ada yang tau biar aku dan Simbok Darmi saja," Ucap Lirih Rindu di balik selah kembali ke ruangnya
__ADS_1