
Wardani yang di minta untuk membantu menyiapkan segala persiapan untuk penyambutan sepupu Biyung Maryam.
" Mbok sudah siap semua, kalau belum siapkan segala yang di butuhkan," Ucap Biyung Maryam
" Belum Tuan masih persiapan dan pencarian barang yang kurang, tapi tak usah khawatir kami akan menyiapkan segala sesuatu dengan baik," Jawab Mbok
" Tak apa di siapkan apa yang belum lengkap sebentar lagi Wardani akan segera kesini untuk membantu kalian, " Ucap Biyung Maryam
" Iya Tuan permisi, " Jawab Mbok
" Besok aku mulai tinggal di rumah Biyung Maryam, aku merasa bahagia bisa tinggal di rumah Biyung Maryam yang selama ini aku dambakan, " Ucap Renaldi
Wardani datang untuk bersiap membantu atas apa yang ditugaskan oleh Biyung Maryam. membantu untuk menyiapkan segala perlengkapan.
" aku merasakan bahagia bisa jadi bagian dari Lurah Darso, tetapi kebahagiaan ini akan menjadi petaka buat kalian, kenapa aku harus Capek-capek begini, " Batin Wardani
" Tapi aku ada janji untuk membantu Biyung Maryam untuk menyiapkan segala sesuatunya, aku segera kesana sebelum Biyung Maryam kesini untuk memanggilku, " Ucap Wardani
" Sepupumu jadi kesini kah aku juga ada perlu denganmu, " Ucap Lurah
" Iya Abah dan perlu apa, bahwa hari ini sudah menyiapkan penyambutan untuk nya, mengapa, " Jawab Biyung Maryam
" Kalau begitu, kebetulan barengan dengan ibu ku datang ke sini, dia tinggal di rumahku, apakah kau setuju, " Ucap Lurah
" Setuju Abah, ini kabar yang baik Abah,kalau begitu kita akan siapkan untuk ibu Abah, " Jawab Biyung Maryam
" Ya sudah kalau begitu Kau siapakan yang terbaik buat ibu kandungku jangan membuat dia kecewa apalagi di tidak suka dengan penyambutan mereka," Ucap Lurah
" Baik Abah, " Jawab Biyung Maryam
Ibu kandung Lurah Darso juga pindah ke rumah Lurah.
" Ibu Lurah tinggal di sini juga baguslah, " Batin Wardani
" Mbok ini taruh dimana, " Ucap Wardani
" Disitu Den Ayu, " Jawab Mbok
Wardani menemui Lurah di taman belakang.
" Mas apakah ibu mu pindah kesini juga bebarengan dengan Sepupu Biyung Maryam, " Ucap Wardani
" Iya sayang, kenapa, " Jawab Lurah
" Tidak kenapa, mau tanya aja karena kalau aku tau jadi aku siapkan juga buat ibu Sayang, " Ucap Lurah
" Kabar baik karena ibunya tinggal di rumah ini, " Batin Wardani
" Ya sudah kalau begitu aku pergi dulu, " Ucap Lurah
" Iya sayang, " Jawab Wardani
Persiapan telah selesai, semua rumah bersiap diri menyambut sepupu Biyung Maryam dan Ibu kandung Lurah.
__ADS_1
" Yah sudah semua sudah siap, kita harus bersiap di depan, sebentar lagi Sepupu Biyung Maryam dan Ibu Abah datang, " Ucap Biyung Maryam
" Iya Biyung, " Sahut Biyung Zubaidah
Sepupu Biyung yang berangkat dari kampung sebrang, serta Ibu Kandung yang berangkat dari kampung sebrang yang lebih jauh, telah tiba di rumah.
" Selamat datang di rumah Ku Ibu ku sayang, " Ucap Lurah
" Iya aku bahagia bisa tinggal di rumah ini, sekian lama aku ingin tinggal di rumah ini baru hari ini aku bisa menginjakkan kaki tinggal di rumah ini, " Jawab Ibu Narni
" Iya ibu, " Jawab Biyung Maryam
" Karena ini hari keberuntungan mu wahai nenek tua, " Batin Wardani
" Nek selamat datang di rumahku, " Sahut Trimoko
" Ini cucu nenek yang paling tampan sekali, bagaimana kabarmu sayang, " Ucap Nenek Narni
" Baik Nek, " Jawab Trimoko
" Biyung, " Ucap Renaldi
" Hay sayang ku, kau begitu besar dan tampan sekali, " Ucap Biyung Maryam
" Biasa saja Biyung, " Ucap Renaldi
" Wanita cantik itu siapa, begitu menawan , ah punyaku keluar sendiri, begitu bergairah, " Batin Renaldi
" Tidak Biyung, aku sangat senang bisa tinggal di rumah sini, " Jawab Renaldi
" Pasti kau tergoda dengan ku, Terima kasih, " Batin Wardani
" Aku jatuh hati padanya, " Batin Renaldi
" Kelihatannya ia menyukai Wardani, aku tidak akan membiarkan ini semua terjadi, " Batin Trimoko
" Pasti dia saling bersaling untukmu mendapatkan sayangku, Wardani tetap jadi milikku, " Batin Lurah
" Sudah ayo ibu kita masuk, mari sayang masuk, " Ucap Biyung Maryam
Mereka memasuki rumah besar Lurah dan menuju ke ruang makan besar untuk menikmati makan besar yang sudah di siapkan sebelum.
" Aku harus bisa kenal wanita itu, aku sangat suka kepadanya, " Batin Renaldi
" Ayo nikmati makanan dan minumannya, " Ucap Biyung Maryam
" Laki-laki dan wanita ini siapa kok bisa tinggal disini, " Ucap Nenek Narni
Wardani dan Arya berhenti makan.
" Oh laki-laki ini namanya Arya, Suami cucu Ibu yaitu Rindu, Dan Wanita ini Wardani kakak Arya Buk, " Jawab Biyung Maryam
" Ibu baru tau ya, maaf kami semua belum bercerita kepada Ibu, " Sahut Biyung Zubaida
__ADS_1
" Sekarang cucu ku dimana Tinggal Rindu, " Ucap Ibu Narni
" Bu maaf Aku tidak cerita, Bu kalau dengar tentang Rindu takutnya Ibu sedih, kalau Rindu tergoncang jiwanya dan saat ini Rindu aku pasung, " Ucap Lurah
" Apakah, cucuku sayang kenapa kau jadi begini, " Jawab Ibu Narni
" Sabar Ibu, setelah makan nanti aku ajak untuk melihatnya, " Jawab Biyung Maryam
" Tidak Sekarang, ayo kita kesana sebentar, " Ucap Ibu Narni
" Oh wanita itu Kakak Arya, " Batin Renaldi
Biyung Maryam mengantar Ibu Narni menuju ruang belakang untuk melihat Rindu yang di pasung oleh Lurah.
Rindu yang berbicara sendiri membuat hati Nenek Narni sedih dan merasa kasihan semua terjadi kepadanya.
" Kenapa bisa jadi begini sayang, aku sangat sedih melihatmu, " Ucap Nenek Narni sambil memeluknya
" Aku juga tidak tau kenapa bisa begini Bu, aku hanya binggung apa yang bisa membuat Rindu tergoncang seperti ini," Jawab Biyung Maryam dengan bersedih
" Semoga kau cepat sembuh, dan kau segera dilepaskan dari pasung ini, maaf Nenek Narni ini sudah menjadi adat keluarga kita, " Ucap Nenek Narni
" Renaldi sekarang sibuk apa, apakah sudah ada pujaan hati, " Ucap Lurah
" Sebenarnya aku sudah jatuh hati pada Wardani, " Batin Renaldi
" Ah belum, Abah masih mencari belum ada yang cocok dengan Renaldi, " Jawab Renaldi
" Ya sudah, semoga kau betah disini, " Ucap Lurah
" Iya Abah, Terima kasih sudah mengizinkan Renaldi tinggal disini, " Jawab Renaldi
" Sudahlah kamu juga ke keluarga Abah, " Ucap Lurah
" Sudah, Ibu mari kita kembali ke meja makan, " Ucap Biyung Maryam
" Sebentar, sayang Nenek Tinggal dulu, baik disini ya, " Jawab Nenek Narni
Mereka menuju ke ruang makan.
" Ya sudah aku mau ke kamar dahulu, " Ucap Wardani
" Iya aku juga, ada sesuatu yang harus aku kerjakan, " Jawab Arya
" Iya silahkan, " Sahut Lurah
" Aku juga, mau ke kamar aku, " Sahut Renaldi
" Oh iya silahkan, Kamar yang sudah di siapkan Mbok ya Sayang, " Sahut Biyung Maryam
" Iya Biyung, " Jawab Renaldi
Renaldi penasaran dan ingin tahu tentang Wardani, ingin segera mendapatkan cinta Wardani.
__ADS_1