SUSUK ANOMAN

SUSUK ANOMAN
CHAPTER 55 LARAS BUNUH DIRI


__ADS_3

Setelah mengetahui bahwa dirinya hamil, Laras sangatlah takut jika Biyung dan Abah mengetahuinya, akan menjadi aib untuk keluarga si Lurah.


Laras takut jika dia berkata bahwa dirinya hamil dengan Arya yang status masih suami Rindu.


Laras sangatlah bingung apa yang harus Laras lakukan,Laras sudah memberitahukan kepada Arya dan Arya menolaknya.


Laras merasa tidak berani tetapi Laras memberanikan diri untuk memberitahukan kepada Abag dan Biyung.


" Aku harus segera memberitahukan kepada Abah dan Biyung, sebelum nanti," Ucap Laras


Laras bergegas untuk menemui Biyung Zubaidah.


" Biyung ini Laras, ada yang ingin aku katakan kepada Biyung, " Ucap Laras sambil membuka pintu


" Apa yang ingin kau katakan, " Jawab Laras melihat Biyung sedang bersama teman arisannya di kamar Biyung Zubaidah


Laras tidak jadi berbicara kepada Biyung di karena ada Ibu arisan yang ada di kamarnya. Laras menuju ke Kamar Biyung Maryam.


" Biyung..., " Ucap Laras


" Ada apa Dengan Ayu, Biyung Maryam barusan keluar katanya ada sesuatu yang mendadak, " Jawab Mbok


" Semua sibuk dengan kepentingannya, aku harus bagaimana ini, " Ucap Laras


" Aku coba ke ruang Mas Trimoko saja lah agar aku bisa kasih tau ke Mas Trimoko," Ucap Laras


Laras bergegas menemui Mas Trimoko.


" Mas Trimoko, " Ucap Laras


" Ada apa Den Ayu, apakah Den Ayu mencari den Trimoko, " Ucap Acep


" Iya Cep, Mas Trimoko dimana, " Jawab Laras


" Acep tadi lihat Den Trimoko keluar dengan Den Ayu Wardani barusan Den, " Ucap Acep


" Oh Keluar, Terima kasih ya, " Jawab Laras


" Aduh semua pada keluar aku harus bagaimana ini, Jalan satu-satunya aku harus kasih tau kepada Abah, " Ucap Lurah


Laras menuju ke ruang Abahnya, Laras memberanikan diri untuk mengatakan kepadanya.


" Abah..., " Ucap Laras


" Siapa..., " Jawab Lurah


" Ini Laras Abah, ada yang Laras ingin sampaikan, " Ucap Laras


" Silahkan masuk, tapi Abah masih ada rapat dengan dengan orang lain dan Arya, " Jawab Lurah


" Tapi Abah, " Ucap Laras sambil kedalam dan lihat ada Arya di dalamnya


" Tapi ini penting Abah, " Ucap Laras

__ADS_1


" Tapi ini lebih penting, " Jawab Lurah


Arya yang hanya tersenyum. Laras hanya marah dan tidak Terima semua ini.


" Pasti kau akan mengatakan tentang kehamilanmu, " Batin Arya


" Kalau tidak ada waktu silahkan keluar dari ruang Abah, kami akan rapat lagi, " Ucap Lurah


Laras meninggalkan ruangan Abahnya. Dan Arya sebentar mengikuti untuk menutup pintu ruangannya.


" Kau mau katakan semua tentang kehamilanmu kepada Abah dan semua orang yang di rumah ini ya, silahkan, " Ucap Arya


" Aku akan katakan kelakuanmu dan kau akan di buang dari rumah ini, kau buat mbak Rindu menjadi gila, " Jawab Laras


" Silahkan aku tidak takut, permisi saya tutup, " Ucap Arya


" Awas kau aku akan aku adukan semua kepada Abah dan Biyung, agar mengetahui semua apa yang ka lakukan, " Ucap Laras


Laras mencari cara agar dia segera memberitahu kepada Abah dan Biyung, ia pulang dan selesai rapat.


Laras menunggu sampai malam, sambil menunggu Laras meminu air yang sudah di bawahkan oleh Mbok di kamarnya, dan stelah itu akhirnya semua sampai di rumah dan menjadi kesempatan Laras berkata di ruang makan.


" Biyung Ada yang Laras mau katakan kepada Biyung dan Semuanya, " Ucap Laras


" Laras pasti berusaha untuk mengatakan semuanta, " Batin Arya


Wardani hanya terdiam dan merasa takut.


" Apa yang mau kau katakan Sayang, " Jawab Biyung Zubaidah


" Begini Biyung, aku..., " Ucap Laras


Ketika Laras mau mengatakan sesuatu Tenggorokannya terasa sakit dan susah untuk berbicara.


" Ahh sakit...," Ucap Laras


" Sayang ada apa dengan mu, " Jawab Zubaidah sambil menuju ke Laras


" Ayo bawa ke kamar Laras, " Sahut Biyung Maryam


" Trimoko tolong angkat Laras bawa ke kamar, " Ucap Biyung Maryam


" Iya Biyung, " Jawab Trimoko


Suasana makan terganggu dengan kejadian tadi. Semua ikut ke kamar Laras,Biyung menyuruh Acep untuk memanggil Mantri.


" Apa yang terjadi terhadap Laras, " Ucap Mantri


" Tak tau, dia ingin menyampaikan sesuatu ditengah berbincang Laras merasakan sakit di tenggorokannya, hingga pingsan seperti ini, " Jawab Biyung Zubaidah


" Kalau begitu aku periksa dulu," Ucap Mantri


" Silahkan, " Biyung zubaidah

__ADS_1


" Bagaimana apa yang terjadi kepada Laras, " Sahut Biyung Maryam


" Laras tidak kenapa, kenapa cuma ada sedikit radang, " Jawab Mantri


" Aku kasih vitamin untuk Laras untuk meringankan Rasa sakit," Ucap Mantri


" Saya permisi dulu, " Ucap Mantri


" Terima kasih, saya antar, " Sahut Wardani


Akhirnya Mantri pamit untuk undur diri. Semua meninggalkan kamar Laras agar istirahat.


" Ya sudah ayo kita tinggalkan Laras agar istirahat sebentar, " Ucap Biyung Maryam


" Ayo kita tinggalkan, " Sahut Biyung Zubaidah


Setelah meninggalkan kamar, Mbon di suruh memberi makan dan minuman dan Wardani meminta agar dia yang mengantarkannya serta Arya membawa barang yang berat ke kamar Laras.


" Mbok jangan lupa makanan dan minuman ini antar ke kamar Laras, " Ucap Biyung Zubaidah


" Mbok biar Wardani sama Arya saja, Mbok lakukan pekerjaan yang lain, kalau begitu permisi, " Sahut Wardani


" Terima kasih ya sudah membantu," Sahut Biyung Maryam


" Sama-sama Biyung, " Jawab Wardani


Wardani dan Arya memasuki kamar Laras, dan Laras bangun dan ingin berbicara tak bisa.


" Maaf menganggu waktunya, Aku mengantarkan ini karena ada sesuatu, karena aku rela mengambil kerjaannya Mbok," Ucap Wardani


" Hay sayang, gimana mau berbicara tak bisa ya, kasihan, " Sahut Arya


" Pergi kau jangan di sini, " Batin Laras sambil berdiri


" Kau mau mengusir kami berdua tak akan sebelumnya aku sampaikan kepadamu, " Ucap Wardani


Laras mau berlari keluar dan Arya cepat menutup pintu dan mengunci dan kunci di bawah di dalam sakunya.


" Suara kamu hilang ya, itu ulah aku ketika kau minum yang di siapkan oleh Mbok, aku masukan sebuah ramuan untuk membuat suara hilang," Ucap Arya


" Dan semua kepentingan Biyung dan di rumah sini juga aku yang menjalankan rencana, ini balasan keluarga yang pernah buat kita sakit sesakitnya, " Sahut Wardani


" Apa semuanya kau sudah rencanakan, dasar jahat kau, " Batin Laras dengan marah memukuli Arya


" Dan kehamilan kamu hahaha, " Jawab Arya


" Nikmati kehidupanmu, aku pamit ya..., " Ucap Wardani


" Dada sayang bodoh, " Sahut Arya


" Telah tertipu oleh penghancur hidupku, aku tidak kuat aku ingin bunuh diri, maafkan diriku, " Batin Laras


Akhirnya Laras berusaha untuk bunuh diri akhirnya Laras bunuh diri di kamar dengan mengirimkan pisau ke tangannya darah yang mengalir membuat Laras kehilangan darah sehingga Laras meninggal dunia.

__ADS_1


Semua pada bingung Laras melakukan hal yang tidak habis pikir mengapa melakukan hal seperti ini, kesedihan Lurah dan keluarga semakin sedih dan banyak masalah yang muncul.


__ADS_2