SUSUK ANOMAN

SUSUK ANOMAN
CHAPTER 64 KEBOHONGAN BIYUNG SUMI


__ADS_3

Setelah kejadian teror yang di alami oleh Wardani, Wardani merasa ketakutan, setiap detik menghampirinya. Sampai-sampai membuat Wardani binggung apa yang terjadi kepada tidak dilihat sekitarnya hanya Wardani yang merasakan.


" Aku sudah tau semua, aku akan mencoba datang ke rumah Biyung, " Ucap Wardani


" Tapi aku tunggu situasi yang baik dan aman, " Ucap Wardani


Renaldi yang selalu khawatir dengan keadaan Wardani, selalu melihat dan perhatian kepada Wardani.


"Bagaimana keadaan Wardani saat ini ya, aku kesana saja, " Ucap Renaldi


Tok... Tok... Ketuk pintu kamar Wardani


" Siapa..., " Ucap Wardani


" Aku Renaldi, " Jawab Renaldi


" Mengapa Mas Renaldi selalu datang ke kamarku, " Batin Wardani


" Iya Mas, silahkan masuk, " Jawab Wardani


" Bagaimana keadaanmu, baik-baik saja kah, " Ucap Renaldi


" Sudah mendingan Mas, ada perlu apa Mas, maaf Wardani belum bisa melayani apa yang di tugaskan oleh Biyung, " Jawab Wardani


" Tak usah kau pikirkan, aku hanya melihat keadaan mu, " Ucap Renaldi


" Iya Mas, " Jawab Wardani


" Syukurlah kalau Mas Renaldi sering-sering datang menemuiku, " Batin Wardani


" Jika Wardani berani main-main dengan ku, aku akan kirimkan lagi teror yang lebih sakit lagi, " Ucap Biyung Sumi


" Hahaha, " Ucap Biyung Sumi


" Biyung kau mengirimkan teror kepada Wardani, " Sahut Abah Warso


" Iya Abah kenapa, " Jawab Biyung Sumi


" Ternyata semua ini ulah Biyung, Biyung tolong mengerti Wardani menjalankan rencananya sendiri sampai sekarang berhasilkan, " Jawab Abah Warso


" Tidak aku ingin segera keluarga Lurah hancur secepatnya mungkin, " Ucap Biyung Sumi


" Tapi tidak semudah yang Biyung pikirkan, " Jawab Abah Warso


" Aku tidak rela melihat Keluarga Lurah masih ada yang menikmati hidup yang bahagia itu, " Ucap Biyung Sumi


" Yang Biyung lihat itu salah, malah kehidupan Lurah semakin sakit karena setiap hari ada masalah dan itu peristiwa yang tidak di inginkan oleh dirinya, " Jawab Abah Warso


" Terus aku harus sabar begitu, " Ucap Biyung Sumi


" Iya Biyung, percayalah kepada Mereka, keluarga Lurah didalam ambang kehancuran, " Jawab Abah warso

__ADS_1


Wardani yang ingin menyelidiki hal yang terjadi kepada dirinya itu, segera mungkin Wardani mencari informasi untuk kebenarannya.


" Ya sudah Wardani aku pamit, semoga kau tetap baik- baik, jaga dirimu, " Ucap Renaldi


" Iya Mas Terima kasih, " Jawab Wardani


" Syukurilah Mas Renaldi sudah keluar aku bisa pergi ke rumah Biyimung Sumi, " Batin Wardani


" Kenapa kau keluar dari kamar Wardani, " Ucap Trimoko dengan sinis


" Hanya melihat keadaan Wardani Mas, " Jawab Renaldi


" Bagaimana keadaannya, " Ucap Trimoko


" Aduh kenapa sih ada Mas Trimoko dan Mas Renaldi di depan kamarku, jadinya aku menunggu lagi dia pergi, " Batin Wardani


" Sudah baik, dan dia hanya istirahat, " Jawab Renaldi


" Oh, tapi awas jika kau ada niat tertentu dan kau mengambil miliki kau berurusan denganku, " Ucap Trimoko


" Kenapa Mas Trimoko bilang kepada seperti itu, seperti dia cemburu jika aku menemui Wardani, " Batin Renaldi


" Apa maksud Mas, Renaldi tidak tau apa yang Mas katakan, " Jawab Renaldi


" Tak usah kau berlagak tak tau, pasti kau tau,ingat jika kau berani membuat ku marah kau berhadapan denganku, camkan itu, " Ucap Trimoko sambil meninggalkan


" Biarlah aku juga suka kepadanya, sebelum janur kuning melengkung hati seseorang bisa berubah, " Ucap Renaldi


" Ya sudahlah kenapa akue mengurusi kehidupan mereka, aku kan mau ke rumah Biying Sumi, " Ucap Waktu


" Ya sudah aku persiapan untuk berangkat kesana," Ucap Wardani


" Aku tidak akan tinggal diam, siapa yang ingin mendekati Wardani dai akan berurusan denganku, " Ucap Trimoko


" Dia miliki, dia sayangku, dia kekasihku, kenapa kau belum suka kepadaku Wardani, " Ucap Trimoko


Perasaan sedih yang di rasakan oleh Trimoko karena cintanya verlum ada kepastian.


" Mas Trimoko marah kepadaku ketika Wardani aku dekati, Pasti Mas Trimoko cemburu dengan itu tetapi aku harus bagaimana, aku juga tidak bisa membatasi diriku ketika aku melihat Wardani seperti ada magnet yang ingin menarik mencintainya, aku harus berjuang demi Wardani, " Ucap Renaldi


" Ya sudahlah yang penting aku harus hati-hati jika ingin bertemu dengan Wardani jangan sampai aku ketahuan dengan Mas Trimoko, " Ucap Renaldi


Wardani berangkat untuk menuju ke rumah Biyung Sumi di tengah perjalanan bertemu dengan Ningsih dan Suwarni.


" Hey Wardani, lama kita tak jumpa kau, sekarang sulit ya bertemu denganmu, " Ucap Ningsih


" Tidak kok karena kalian tidak pernah main ke rumah Lurah untuk mengajak ku, aku sangat menunggu lho, " Jawab Wardani


" Bener itu Wardani, " Sahut Suwarni


" Benar, " Jawab Wardani

__ADS_1


" Maafkan aku Sahabatku, aku memang sangat sibuk sekali aku tak bisa bermain bersama tapi percayalah suatu hari kita akan bersama lagi, " Batin Wardani


" Ya sudah aku maunke rumah Biyung, mau menjengku dulu lama tidak main juga ek rumah Biyung, " Ucap Wardani


" Iya Wardani, Hati-hati ya, " Jawab Ningsih


" Salamkan Ke Biyung, " Sahut Suwarni


" Oke ya sudah aku pergi ya, " Ucap Wardani


" Pokoknya aku Terima apa yang di lakukannya tetapi aku juga harus memantau dari sini dan aku harus ikut adil juga abah, " Ucap Biyung Sumi


" Kenapa Biyung Sumi dan Abah berantem dan kayaknya aneh, dia membahas sesuatu, " Batin Wardani


" Iya terserah Biyung yang penting Biyung harus main manis, " Jawab Abah Warso


" Pagi Biyung, Abah," Ucap Wardani


" Pagi sayang, " Jawab Abah Warso


" Kenapa ada apa kok pada begini, " Ucap Wardani


" Tidak apa sayang, Biyung hanya marah Abah kamu pulang dari sawah telat saat Biyung membutuhkannya, bukan nya begitu Abah, " Jawab Biyung Sumi sambil berkedip mata


" Iya, gara-gara itu Biyung marah, oh iya ada apa sayang kemarin ada yang perlu, " Jawab Abah


" Aku curiga dan aku harus mencari tau tentang semuanya, " Batin Wardani


" Tidak Abah aku hanya ingin main dan menjenguk Biyung dan Abah saja, " Jawab Wardani


" Ya sudah Biyung dan Abah mau keluar dulu, Wardani tunggu di rumah sebentar ya tak akan lama, " Ucap Biyung Sumi


" Ini kesempatanku untuk mencari tau, " Batin Wardani


" Iya Biyung, " Jawab Wardani


Tas yang akan di bawa tertaruh di kursi.


Biyung Sumi dan Abah Warso berangkat.


" Aku harus mencari tau, sebelum Biyung dan Abah pulang aku sudah harus menemukan bukti bahwa Biyung yang melakukan ini semua, " Ucap Wardani


"Abah ada yang ketinggalan Tas Biyung, kalau begitu Abah tunggu sebentar disini, " Ucap Biyung Sumi


" Seperti ada seseorang yang mau masuk ke kamar ini, Biyung ternyata tasnya ketinggalan aduh gimana ini, " Batin Wardani panik


Biyung Sumi membuka pintunya dan Wardani langsung terjatuh untuk ke bawah kasur untuk bersembunyi.


" Ini dia tas aku yang ketinggalan aku harus segera berangkat Ab sudah nunggu di sana, " Ucap Biyung Sumi


" Aman, aku harus cepat mencari dimana aku harus cari," Ucap Wardani sambil keluar dari sembunyinya

__ADS_1


Wardani terus mencari dan mencari akhirnya Wardani tau bahwa semua benar yang di pikir dan di lihat dari ilmunya bahwa Biyung Sumi yang mengirimkan teror kepada Wardani.


__ADS_2