SUSUK ANOMAN

SUSUK ANOMAN
CHAPTER 47 TUMBAL ZAINAB


__ADS_3

Semakin hari rumah Lurah samakin aneh, yang banyak masalah yang terjadi dirumah itu, tak sadar bahwa semua berubah dengan kasat.


Hanya Zainab yang mempunyai rasa aneh yang membuat ia bertanya-tanya dan ingin tahu, sehingga ia ingin mencari kebenarannya apa yang terjadi di rumah.


Rasa penasaran Biyung Zainab sangat mengebu-gebu sehingga ia ingin mencari sesuatu untuk mengetahui apa yang telah terjadi.


Sebelum ia bertindak, Wardani sudah mengetahui apa yang di rencanakan Biyung Zainab, sehingga Wardani hanya berdiam diri dan melihat dari kejauhan.


" Aku harus mencari tau tentang semua ini, akun tidak akan membiarkan semua masalah semakin banyak, " Ucap Zainab


Zainab begitu semangat untuk mengetahui semuanya, ia melihat dan menyelidiki satu persatu.


Ketika itu Arya sedang menyiksa Rindu dikamar, Biyung Zainab melihat untuk membuktikan bahwa Arya menyiksa anaknya, sehingga ia memasuki kamarnya.


" Berhenti kau jangan sakiti puteriku, " Ucap Biyung Zainab


" Diam kau Biyung, aku lakukan ini karena ini urusan ku sama istri ku, jangan ikut campur, " Jawab Arya


" Berhenti atau kau akan ku aduhkan kepada Abah atas semua perilakumu terhadap puteriku, " Ucap Biyung Zainab


" Kau katakan sebenarnya dan kau cepat melawan ibumu, kalau kau berani katakan jika aku menyiksa makan aib kamu selingkuh aku bubarkan di rumah ini, " Ucap lirih Arya di dekat telinga Rindu


" Ibu kau jangan ikut campur urusan keluarga ku, karena ini yang salah aku, wajar jika suamiku marah, sudah ibu kembali ke kamar ibu, " Ucap Rindu


" Puteriku apa yang kau katakan, aku tau kau berbohong, ibu kasihan melihatmu, " Jawab Biyung Zainab


" Tidak ini benar adanya, silakan ibu tinggalkan kamar Rindu, " Jawab Rindu dengan terus menangis


" Sudah jelas Biyung, itu kata puteri sendiri, jadi dengan hormat Silahkan Biyung keluar dari kamar kami, " Sahut Arya


Biyung Zainab keluar kamar dengan menangis dan marah atas perlakuannya, membuat Biyung Zainab ingin membeberkan kelakuan Arya yang sebenarnya.


" Terima kasih sayangmu, kau membela suamu, " Jawab Arya dengan meninggalkan


Rindu terjatuh menangis lemas tak berdaya merasakan sakit yang di alami setalah menikah, ia kira hidup bahagia setelah menikah ternyata semua perlakuan sakit yang dirasakan.


" Arya hati-hati Biyung Zainab sekarang sudah mulai mencari tahu tentang kita, " Ucap Wardani


" Aku sudah tau itu, tadi dia melihat aku menyiksa Rindu puterinya, dan aku bisa mengatasinya," Jawab Arya


" Iya, aku akan menimbulkan Zainab untuk sesembahan, " Ucap Wardani


" Itu rencana yang bagus, agar dia tidak memberitahukan segala rencana kita, " Jawab Arya


" Secepatnya saja kalau tidak ia keburu membongkar semua, " Ucap Arya


" Bagaimana kita bisa melakukannya Arya," Jawab Wardani

__ADS_1


" Aku belum punya rencana, " Ucap Arya


" Ahh aku punya, ayo buruan, kau lihat apa yang di lakukan oleh Biyung Zainab, " Jawab Wardani


"Oke aku akan mengikutinya, " Ucap Arya


Arya mengikuti dan menyelidiki Biyung Zainab, mereka mengumpulkan semua di ruang musyawarah untuk membongkar semua perilaku Arya dan Wardani yang selama ini ia ketahui.


Semua bergegas untuk berkumpul, Biyung Zainab meminta makanan dan minuman untuk sarapan sebentar agar ia punya tenaga untuk nanti.


" Wardani Biyung Zainab sudah mengumpulkan semua di ruang Musyawarah, ini bagaimana, " Ucap Arya


" Apa sudah dikumpulkan, " Jawab Wardani


" Ya sudah kita ke sana seolah-olah kita tidak ada masalah, " Ucap Wardani


Biyung Zainab terasa ini ke belakang, dan Wardani memasuki kamar Biyung Zainab dan memberikan sesuatu dimakannya.


Biyung Zainab kembali dan menikmati makanan dan minuman, tiba-tiba Mbok memanggil Biyung Zainab.


" Tuan semua sudah kumpul di ruang musyawarah, segera Tuan, " Ucap Mbok


" Iya sebentar lagi aku kesana, " Jawab Biyung Zainab dari dalam kamar


Biyung Zainab menuju ruang musyawarah,ruangan yang sudah terkumpul banyak orang itu.


" Kenapa kalian mengumpulkan kita disini, apa ada yang perlu di sampaikan secara penting, " Ucap Lurah


" Apa itu, " Sahut Biyung yang lainnya


Rindu yang sangat khawatir jika ia memberitahukan semua ia akan menerima balasan bahwa telah memasukan laki-laki di kamarnya.


" Begini Abah, Biyung mau mengatakan bahwa Rindu hamil, " Ucap Rindu


" Apa kau hamil, " Sahut Biyung Maryam


" Sungguh bahgiannya kau Puteriku, tapi tidak itu, tapi ini tentang... , " Jawab Zainab


" Tentang apa, " Sahut Lurah


Tiba-tiba Biyung Zainab terjatuh dan membuat suasana berubah, semua panik dan bubar membawa Biyung Zainab kekamarnya.


" Semua sudah jelas ternyata mau berbicara tentang kehamilan Rindu, jadi silakahkan bubar, " Ucap Lurah


" Ayo bawa ke kamar Biyung Zainab, " Sahut Biyung Zubaidah


" Wardani Biyung Zainab jadi pingsan, apa yang kau lakukan kepadanya, " Ucap Arya

__ADS_1


" Aku telah memberikan obat untuk menghabiskan, efeknya ia akan pingsan dan lama kelamaan ia akan sakit dan meninggal, " Jawab Wardani


" Memang pintar kau, ya sudah ayo kita ikut kedalam kamar Biyung Zainab, " Jawab Arya


Didalam kamar Biyung Zainab.


" Biyung apa yang terjadi denganmu, bangun Biyung, " Ucap Rindu sambil menangis


" Sudah biarkan Biyung musyawarah istirahat mari kita keluar, " Sahut Biyung Maryam


Akhirnya mereka meninggalkan kamar Biyung Zainab,Arya dan Wardani datang untuk menemui Biyung Zainab. Saat itu juga ia berbincang dengan Biyung Zainab yang agak pucat dan melawan sakitnya.


" Selamat menikmati Biyung Zainab, bagaimana keadaanmu, " Ucap Arya


" Baik-baik saja kan, ada yang sakit, " Jawab Wardani


" Oh iya Biyung Zainab mau bicara tentang apa tadi di ruang musyawarah, oh Arya baru tau mau membongkar kelakuan Arya, " Ucap Arya


" Ternyata Biyung sudah terkapar dahulu," Sahut Wardani


" Ya Tuhan bantu aku, aku ternyata sudah di buat oleh nya tak berdaya, berikan aku kekuatan, jaga diriku, " Batin Biyung Zainab


" Aku telah memberikan mu obat yang akan membuat mu mati,ketika kau ke belakang aku masuk ke kamarmu memberikan obat kedalam makanan dan minumanmu, " Ucap Wardani


" Ya Tuhan, aku akan mati, karena racun yang mereka berikan, " Batin Biyung Zainab


" Ini hukuman bagi keluarga Lurah, balas dendam ini akan berjalan dengan lancar, aku yang membunuh Marno, Aziz si pacar gelas Rindu, memfitnah Biyung Aisyah dan terakhir akan menjadikan kamu sebagai tumbal ku, " Ucap Wardani


" Siap-siap untuk itu ya Biyung, dah, " Sahut Arya


" Jangan, ketahuan, " Batin Biyung Zainab


Akhirnya setan pun datang untuk mengambil Biyung Zainab, Biyung Zainab pun bergerak keras dan sampai terjatuh dan akhirnya meninggalkan.


" Abah, dan para yang lainnya ayo lihat, dikamar Biyung Zainab ada apa cepat, " Biyung Maryam


" Biyung, " Sahut Rindu melihat Biyung Zainab dibawa


" Apa yang terjadi kepadamu, " Jawab Maryam


" Abah tidak bergerak sama sekali apa yang terjadi pada Biyung Zainab, " Ucap Rindu


" Biyung Zainab sudah tidak ada, " Jawab Abah


" Tidak jangan tinggalkan aku, Biyung, " Teriak Rindu


" Sudah ikhlaskan, " Jawab Zubaidah

__ADS_1


Wardani dan Arya memasang beribu muka, ia mampu mencuri dan membuat suasana istri untuk menerima atas kepergian Biyung Zainab.


Biyung Zainab ternyata menjadi tumbah sesembahan oleh Wardani dan Arya untuk ilmu dan auranya.


__ADS_2